Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

10 Tips untuk Marketing Startup yang Lebih Baik

Posted by & filed under Running a Business, Sales & Marketing.


Banyak entrepreneur baru yang dengan polosnya percaya bahwa hal yang perlu mereka lakukan hanya membuat akun Twitter, membuat posting blog untuk penawaran-penawaran spesial, dan membuat brosur yang bagus untuk mendapatkan calon pelanggan. Padahal, cara-cara tersebut sangat tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Hal-hal tersebut adalah angan-angan seputar pemasaran (marketing) gratis melalui social media dan media lain. Keberadaan pasar yang cocok untuk produk Anda tidak akan memberi garansi bahwa mereka akan peduli dengan brand Anda. Orang-orang tersebut sudah dibombardir dengan ribuan pesan marketing setiap hari, yang tentunya membuat pemilik bisnis, seperti Anda, sulit untuk mendapatkan perhatian lebih dan mengubah perhatian tersebut menjadi keuntungan perusahaan.

Agar perusahaan Anda tidak tenggelam dalam lautan strategi pemasaran yang sekarang sudah membanjiri pasar, strategi dan taktik promosi Anda harus sangat kreatif dan Anda harus bisa mengirimkan pesan yang berkualitas dan cocok dengan audiens yang Anda targetkan.
Berikut ini adalah daftar cara entrepreneur-entrepenur muda yang sukses memasarkan perusahaan mereka:

1. Bekerjasamalah dengan Orang Lain yang memiliki bisnis sejenis

Di Blank Label, karena kami membuat baju dan gaun yang bisa dikostumisasi, maka kami melakukan promosi bersama dengan perusahaan lain yang menyediakan produk yang bisa dikostumisasi juga, dari cokelat sampat perhiasan atau sepatu wanita. Kami membuat kegiatan marketing untuk menyebarkan informasi tentang bisnis kami dan memberikan penjelasan tentang beberapa perusahaan yang sukses dalam bidang yang sama.


 – Danny Wong, Blank Label Group, Inc.

2. Hal lain apa yang dibutuhkan pelanggan Anda?

Dengan menyediakan pelatihan karir untuk orang-orang yang suka dengan kata-kata, saya menyediakan pelatihan satu per satu kepada penulis freelance dan profesional dalam bidang penerbitan lain. Tapi saya juga menyadari bahwa klien saya akan senang jika mendapat kesempatan untuk menjalin relasi dengan ahli-ahli yang ada dalam industri tersebut, jadi saya membuat sebuah event networking yang berhasil menarik 75 orang. Sekarang setiap sebulan sekali event virtual tersebut dijalankan, bahkan kami memiliki rencana untuk mengadakan event fisik tambahan.


– Steph Auteri, Word Nerd Pro

3. Manfaatkan Topik Hangat yang sedang dibicarakan

Cara terbaik untuk menyebarkan info tentang bisnis Anda adalah dengan memanfaatkan topik yang sedang hangat dibicarakan. Contohnya, saat GAP meluncurkan logo yang didesain oleh Laird & Partners dan mendapat banyak kritik, 99designs mengambil kesempatan tersebut dengan mengadakan kompetisi massal untuk menunjukkan bahwa komunitas kami bisa menawarkan desain yang jauh lebih baik.

– Matt Mickiewicz, 99designs

4. Pahami Kekuatan Penggunaan Video

Kebanyakan orang melupakan penggunaan video. Saya sudah mempelajari bahwa saat membicarakan tingkat engagement yang tinggi, bintang-bintang di Youtube memilikinya dengan sangat kuat. Sevenly.org meluncurkan video kampanye yang berhubungan dengan 10 bintang Youtube (masing-masing memiliki lebih dari 100.000 subsciber) dan hal ini menciptakan 40.000 unique visitor dalam kurang dari 30 hari. Jika Anda ingin mencari sesuatu yang powerful beralihlah ke video.

– Dale Partridge, Sevenly.org

5. Buatlah daftar “Top 10″ Anda Sendiri

Di GiftCardRescue.com, kami menyadari bahwa kami memiliki informasi eksklusif tentang kartu ucapa mana yang paling populer diantara pelanggan kami. Maka setelah itu kamu memulai list tahunan tentang “Top 20 Gift Cards”. Daftar tahun lalu digunakan oleh banyak outlet dan blogs, termasuk Mashable. Walmart, yang berada di nomor 1 di daftar itu, meluncurkan press release untuk mempublikasikannya, yang tentunya lebih mengesahkan daftar tersebut.

– Kwame Kuadey, GiftCardRescue.com

6. Manfaatkan Kekuatan “Crowd”

Tim marketing di HootSuite sangat pandai dalam melakukan publikasi online. Proyek crowdsourcing penerjemahan online secara internasional sangat membantu kami menciptakan kesadaran masyarakat tentang kami. Sebisa dan sebanyak mungkin kami mencari kesempatan untuk bekerja bersama pengguna (user) kami, dan ini adalah cara yang bagus untuk menggapai dan berinteraksi dengan fans kami di seluruh dunia secara online, satu hal lagi, nama “Hootsuite” dan karakter burung hantu kami sendiri berasal dari proses crowdsourcing yang ternyata juga membantu kami dalam proses engagement dan meningkatkan sense of belonging dari user.


– Ryan Holmes, HootSuite

7. Buatlah Kontes dan Kompetisi

Gunakan social media, terutama Twitter, untuk mengadakan kontes untuk bisnis Anda. Tanyakan pertanyaan, bermain hangman, atau potongan kalimat untuk disusun. Pemenang akan mendapat hadiah atau diskon jika membeli produk Anda. Dengan cara ini, Anda akan memancing ratusan orang untuk berbicara tentang produk Anda di hadapan public, tapi Anda hanya harus menghadiahi satu orang pemenang. Mengadakan kontes mingguan atau bulanan adalah cara yang bagus untuk mempublikasikan produk Anda dan menjaga hubungan secara konsisten.

– Lucas Sommer, Audimated

8. Dekati mereka secara personal

Temukan influencer di pasar Anda dan jangkau mereka satu per satu. Buatlah kontak pertama Anda dengan mereka secara kreatif dan mengejutkan. Contohnya, daripada menggunakan email, rekamlah sebuah video yang ditujukan kepada mereka secara langsung. Adalah hal yang baik saat Anda menunjukkan bahwa Anda menyisihkan waktu untuk membuat pesan Anda secara personal.

– Logan Lenz, Endagon

9. Lakukan secara ‘offline’

Anda akan terkejut bahwa Anda bisa menyebarkan bisnis Anda secara online tanpa terhubung dengan internet, seperti mengirimkan kartu terima kasih atau hadiah kepada klien Anda akan membuat mereka membicarakan Anda secara online. Atau kirimkan produk kepada klien, tapi tambahkan sesuatu yang berbeda. Contohnya, jika Anda menjual peralatan dapur, kirimkan sebuah pemanggang roti bersama dengan roti panggang yang masih hangat didalamnya!

– Natalie Sisson, The Suitcase Entrepreneur

10. Beriklanlah dengan diri Anda sendiri

Coba hitunglah seberapa banyak Anda menyetir mobil dalam satu minggu dan seberapa banyak orang yang melihat kendaraan Anda selama berjalan dan berhenti di lampu merah. Letakkan sesuatu yang bisa dilihat oleh orang lain di mobil Anda. Walaupun hanya alamat situs Anda, orang-orang akan mengingatnya.

– Ashley Bodi, Business Beware