Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

3 Strategi yang Diadopsi dari Apple

Posted by & filed under Running a Business.

Bukan kejutan lagi jika Apple bisa menaklukan 2012 dengan mudah. Profit mereka melesat, harga saham naik lebih dari 80%, dan new iPad telah menjadi salah satu produk tersukses yang diluncurkan perusahaan dalam sejarah.

Apa yang membuat produk Apple bisa semaju dan sesukses ini? apa yang bisa Anda pelajari dari Apple, dan mengaplikasikannya ke perusahaan Anda? Berikut ini ada 3 pelajaran penting yang bisa Anda pelajari dari Apple.

1.  Berikan harga yang pas untuk produk Anda sesuai segmentasi pelanggan

Saat Apple meluncurkan produk iPhone terbarunya setahun belakangan, harga dari iPhone 3G yang saat itu booming turun sebanyak $99. Dan saat Apple meluncurkan iPad terbarunya yang kita kenal dengan nama iPad 3, harga iPad terakhirnya turun sebanyak $100. Dalam kedua kasus ini, Apple menciptakan sebuah pasar baru untuk menambah segementasi pelanggan. Strategi ini membuat Apple bisa mengetahui margin yang tinggi dan dapat mengetahui sesadar dan sepeduli apa masyarakat terhadap harga pasar dewasa ini. Tidak semua perusahaan dapat meluncurkan produk dan menjalankan strategi ini, tapi akan selalu ada kesempatan untuk berkembang dan berevolusi serta melakukan penentuan harga baru untuk memenuhi keinginan dari segmen pelanggan yang baru.

2. Teruslah melihat kedepan

Kesukseesan dan pertumbuhan menghasilkan ekspektasi. Sebagaimana Apple terus berinovasi meluncurkan produk, ekspektasi meningkat. Segala event yang diadakan Apple tampaknya memenuhi antisipasi dan keinginan sebelumnya, dan orang-orang terus bertanya dan penasaran dengan hal besar dan mengejutkan lain yang akan dilakukan oleh Apple. Sebagai gantinya, Apple tidak pernah berhenti berinovasi. Penjualan iPad pada fiskal pertama Apple meningkat menjadi 111% selama lebih dari 3 tahun pada quarter, dan perusahaan tetap terus memelihara 74% market share untuk penjualan produk tablet. Amazon, Blackberry, Samsung, dan perusahaan lain juga meluncurkan tablet setengah tahun terakhir dengan fitur yang dipercaya memiliki kelebihan yang melebihi Apple. Tapi inovasi Apple yang terus berlanjut dan fokus kedepan telah membuat perusahaan raksasa itu tetap berada di baris terdepan dari kompetitor.

3. Dengarkan pelanggan Anda

Dengan hadirnya media sosial, pelanggan memiliki banyak cara untuk mengekspresikan opini mereka untuk produk-produk perusahaan. Tapi walaupun produk Anda tidak berada dalam topik utama perbincangan, ada beberapa cara ‘kuno’ untuk dapat mendengarkan pelanggan Anda. Yang unik dari 2 produk Apple yang baru-baru ini diluncurkan yaitu iPhone 4s dan iPad adalah perubahan kecil yang dilakukan perusahaan terhadap kedua produk tersebut untuk memenuhi keinginan pasar yang besar. Tampak sia-sia? Tidak sama sekali.

iPad yang terbaru sebagai contohnya, tidak begitu banyak berbeda dibandingkan iPad 2. Dengan layar yang baru, 4G, prosesor yang lebih cepat, dan pengembangan kualitas kamera yang lebih baik. Tapi hal itu bukanlah hal baru bagi desain sebelumnya. iPad terbaru dibuat untuk menanggapi permintaan pelanggan yang telah mengekspresikan keinginan mereka semenjak diluncurkannya iPad 2 di tahun 2010. Dengan mengarahkan pengembangan produk sesuai dengan keinginan pelanggan, Apple telah berhasil meraih keuntungan dengan membuat sejarah peluncuran terhebat. Mendengarkan pelanggan Anda dapat dilakukan oleh perusahaan apapun tidak pediuli besar atau kecilnya.