Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

4 Cara Menciptakan Konten yang Menjual

Posted by & filed under Running a Business, Sales & Marketing.

Ketika kita berbicara tentang business blogging, akan ada konten, dan tentu akan ada konten yang menjual dan tidak menjual.

Faktanya adalah, semua blog bisnis di dunia ini tidak akan berguna jika tidak meningkatkan penjualan. Sebuah bisnis adalah bisnis dan bisnis itu perlu menghasilkan uang.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari 4 cara bagi perusahaan untuk dapat menciptakan konten blog yang dapat meningkatkan penjualan. Lihatlah tips-tips yang kami berikan dan cocokan dengan industri yang sedang Anda jalankan.

1. Ajarkan dengan cerita dan gunakanlah soft Selling

Untuk semua hal yang akan Saya bicarakan dalam artikel ini, mengajarkan dengan cerita dan menjual dengan soft selling merupakan hal yang paling penting. Ini sangat kurang dimanfaatkan oleh banyak bisnis yang ada.

Berikut ini adalah bagaimana cara ini bekerja. Ketika sebuah bisnis membagikan cerita kesuksesan mereka, mereka biasanya tidak mengadaptasi mental “teach first” Mereka menjelaskan apa yang telah mereka lakukan untuk klien, tapi tidak memberikan pelajaran dibalik pengalaman tersebut.

Tapi ingatlah bahwa pelanggan ingin jawaban yang jelas tentang what’s in it for me ? “Apa untungnya untuk Saya?” Jika konten kita hanya berbicara tentang seberapa hebat pekerjaan yang kita lakukan tapi tidak memberikan pengajaran apa-apa, kita tidak akan mendapatkan hasil yang terbaik.

Berikut ini adalah contoh bagaimana kita dapat melakukannya. Berikut ini adalah contoh yang bagus “What Does the Face of the Blogger of Tomorrow Trully Look Like?”

Pesan dalam pengajaran Saya itu adalah : perusahaan perlu menyetujui gagasan bahwa sebagian besar dari karyawan mereka, terutama yang di bagian penjualan, dapat menjadi penghasil konten dan penulis blog.

Dan saya membagikan cerita tentang sebuah perusahaan yang melakukannya. US Waterproofing, sebuah perusahaan waterproofing basement yang berada di Chicago, mengubah karyawan di bagian penjualan mereka menjadi seorang penghasil konten, dimana hal itu mengarahkan pada peningkatan yang signifikan dalam traffic, yang mengarah juga pada peningkatan penjualan dalam website.

Gambar di atas adalah segmen “mengajar” dalam artikel.

Bagian “soft selling” telah saya praktekan ketika saya membicarakan, dengan sangat halus, bahwa Saya telah pergi ke perusahaan ini dan berbicara dengan staf mereka. Saya menyampaikan pada mereka kebutuhan saya, dan setelah mereka menerimanya, mereka mendapatkan hasil yang diinginkan.

Dalam kata lain, ada dua pesan dalam artikel ini, dalam urutan yang benar dan sesuai:

  • Memungkinkan karyawan Anda untuk menjadi penghasil konten.
  • Bagaimana bisnis yang menjalankan konsep “Karyawan sebagai penyedia konten” dapat membantu customer.

Anda sudah lihat bagaimana ini terjadi? Meskipun saya meluangkan waktu yang sangat sedikit dalam artikel ini tentang diri Saya atau bahkan Saya hanya sedikit membahas tentang klien Saya, si US Waterproofing, saya menerima banyak pertanyaan sejak itu dari perusahaan lain yang ingin mencapai kesuksesan yang sama dengan karyawan mereka.

Tapi ingat, hal ini harus dilakukan bertahap di mana Anda harus mengajarkan customer hal-hal dasar terlebih dahulu, baru berusaha menjual kemudian.

 

2. Ajari mereka dengan video (dan sentuhan pribadi)

Mari kita lihat pada sebuah contoh yang sangat berbeda dalam bidang bisnis yang Saya kuasai, kolam renang. Sebagaimana Anda tahu, saya memiliki perusahaan kolam renang yang bekerja menginstalasi kolam renang sepanjang Virginia dan Maryland.

Salah satu masalah yang dihadapi bagian penjualan Saya dengan pelanggan adalah bahwa kolam renang itu terlalu sulit, susah dibersihkan dan tidak sebanding dengan kerumitan yang timbul. Dengan rasa hormat akan kekhawatiran mereka tentang masalah kebersihan, selama bertahun-tahun para pelanggan terus menyuarakan pada Saya bahwa mereka mendengar isu bahwa membersihkan dan merawat kolam itu sulit, dan hanya bisa dilakukan oleh dua orang.

Mengetahui hal ini, Saya memutuskan untuk membuat sebuah video yang akan menghancurkan mitos tersebut, memperlihatkan pada pelanggan dan penonton Saya bahwa membersihkan kolam merupakan hal yang mudah. Dalam video unik saya ini, putra Saya yang berusia 6 tahun menjadi pemeran dalam video tersebut.

http://www.youtube.com/watch?v=Ok0Hv75AMMs

Jika Anda melihat video itu, Anda akan melihat bagaimana membersihkan kolam merupakan perkara yang mudah. Tapi di balik itu, satu hal lain akan terjadi, Anda bisa mengenal putra Saya, yang berarti Anda akan bisa mengenal saya sedikit lebih banyak.

Ketika orang-orang mengenal Anda dan percaya kepada Anda, kesempatan Anda untuk berbisnis dengan mereka menjadi lebih besar.

Video merupakan alat yang luar biasa untuk melakukan ini. hal ini memungkinkan bisnis untuk terintegrasi dengan masyarakat, dan mengajarkan kekuatan di balik konten.

Dan karena kami mengirimkan video ini ke semua orang yang datang dalam sistem kami, seketika itu mereka mendapatkan perspektif yang berbeda, tidak hanya dengan kepemilikan akan kolam renang, tapi juga tentang pemilik perusahaan yang kemungkinan akan melakukan transaksi dengan mereka.

Dalam banyak cara, ini adalah cara menciptakan konten yang Saya bicarakan.