4 Hal Yang DIbutuhkan Startup Anda Untuk Menarik Perhatian Venture Capital | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

4 Hal Yang DIbutuhkan Startup Anda Untuk Menarik Perhatian Venture Capital

Posted by & filed under Fundraising / Investment.

cash money

Anggap saja anda baru saja menyelesaikan pengembangan produk atau layanan anda, membuat bisnis model, dan anda siap untuk mengarungi perjalanan bisnis anda – tapi bagaimana anda mendapatkan pendanaan yang cukup untuk mulai membangun bisnis anda?

Mendekati Venture Capital adalah salah satu cara untuk mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis anda. Walaupun venture capital menawarkan potensi yang besar, penting bagi anda untuk memastikan bahwa bekerja sama dengan venture capital adalah jalan yang benar bagi startup anda.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa venture capital akan mengambil sebagian saham anda sebagai ganti uang dan network yang bisa mereka berikan kepada anda. Jika mereka menganggap bisnis anda adalah suatu bisnis dengan resiko yang tinggi, kemungkinan mereka akan mengambil porsi yang cukup besar dimana mereka bisa ikut campur pada pengambilan keputusan dalam perusahaan anda.

Tapi walau bagaimanapun juga, VC sangat menarik bagi suatu startup yang tidak bisa mendapatkan bantuan baik dari pinjaman bank maupun keluarga atau teman. Jadi, jika bekerja sama dengan venture capital adalah jalan yang paling benar yang akan anda ambil saat ini, maka sebaiknya anda harus mempelajari ciri khas bisnis yang menarik di mata VC. Seperti yang dilansir di Mashable, berikut ini adalah empat hal yang dibutuhkan startup untuk menarik perhatian venture capital:

1. Memiliki ide yang unik yang sulit ditiru atau duplikat orang lain

Agar venture capital mau berinvestasi pada bisnis anda yang memiliki resiko tinggi ini, anda harus bisa menawarkan mereka model bisnis yang segar yang menjanjikan bahwa bisnis anda bisa diterima pasar. Charley Polachi, partner di Polachi Access Executive Search, mengatakan pentingnya untuk memiliki ide yang sulit ditiru oleh orang lain.

“Venture capital mencari projek pendanaan yang unik dan tidak bisa duplikat dengan mudah. Teknologi atau layanan yang ditawarkan ini bisa dipatenkan untuk memberikan ruang bernapas yang cukup besar bagi startup tersebut agar startup bisa fokus untuk menunjukkan bahwa mereka bisa mendapatkan traction dan marketshare.”

Siapapun bisa menjual sesuatu secara online, tapi ada produk tertentu yang belum dikembangkan – seperti baterai yang memiliki daya tahan selamanya, atau sumber energi dengan biaya rendah yang inovatif dan accessible.

2. Ciptakan value proposition yang menarik

Venture capital sangat memahami dunia startup, jadi anda harus bisa menunjukkan kepada mereka kenapa bisnis anda berbeda dan lebih baik dari setiap pesaing anda. Menunjukkan value proposition kepada venture capital adalah hal yang sangat penting dan seringkali diabaikan oleh first time entrepreneur.

Michael Goldstein, founder Exhilarator, berargumen tentang pentingnya menentukan apakah suatu customer merasa tertarik atau tidak dengan produk anda.

“Ukuran secara pribadi saya ketika mengevaluasi suatu startup adalah apakah calon customer mau menunggu selama lima menit untuk mendapatkan akses dari produk atau layanan? Atau mereka akan meninggalkannya? Jika membutuhkan waktu lima menit untuk men-download aplikasi atau untuk mengakses situs anda, apakah mereka mau menunggunya?”

Faktor penting lainnya dalam menciptakan value proposition adalah scalability. Apakah ada cukup orang yang tertarik pada bisnis anda? Apakah bisnis anda scalable? Walaupun anda memiliki ide yang keren dan unik, jika tidak scalable, ide anda tidak akan mendapatkan pendanaan dari venture capital.

Pasar apa yang akan anda layani, dan seberapa besar pasar itu? Investor perlu percaya bahwa peluang di pasar itu besar, dan perusahaan anda bisa menghasilkan revenue dalam jumlah yang besar. Prahar Shah, CEO Mobee, mengungkapkan pentingnya memahami peluang di pasar yang anda layani. “Pastikan bahwa anda bisa menjelaskan besarnya pasar dengan benar dan jelaskan kepada investor bahwa pasar anda tidak hanya besar, namun juga sudah matang. Ketika saya ditanyai oleh salah satu investor Mobee kenapa mereka mau mendukung kami, dia dengan cepat menjawab: ‘Anda masuk ke salah satu dari industri yang bernilai milyaran dollar!’ ”

Jadi kesimpulannya adalah jika bisnis anda adalah produk, tunjukkan bahwa orang-orang mau membayarnya kepada anda dan penuhi kebutuhan pada produk anda. Jika bisnis anda adalah marketplace, bersiaplah untuk menunjukkan traction pada kedua sisi penawaran dan permintaan.

3. Tunjukkan traction pasar

Di ekonomi yang kompetitif dimana hanya 2.5% perusahaan yang dibantu oleh angel yang berhasil mendapatkan dana dari venture capital, penting bagi startup untuk menunjukkan traction dan relevan di pasar. VC yang fokus mendanai startup di tahap awal ingin melihat besarnya peluang di pasar sebelum berinvestasi, dan startup bisa menunjukkan ini melalui produk beta.

Lebih penting lagi, startup seharusnya menunjukkan keahlian bahwa produk beta mereka bisa menghasilkan customer yang berbayar. Nina Nashif, founder dan CEO Healthbox, percaya bahwa dengan menunjukkan traction pasar adalah hal yang penting, dan startup seharusnya bisa melakukan hal ini berulang kali. “Semakin besar jumlah dan kualitas customer awal menunjukkan bahwa startup itu berhasil menarik perhatian para early adopters.”

4. Bangun tim yang sempurna

Beberapa orang berpikir bahwa memiliki tim yang tepat adalah faktor terpenting untuk menarik perhatian venture capital. Biasanya, startup jarang langsung berhasil membangun produk yang sempurna dan sesuai dengan kebutuhan pasar, dan mereka mungkin akan melakukan pivot berdasarkan kebutuhan dari para customer, faktor yang kompetitif, dan perubahan pada industri.

Ryan Feit, CEO SeedInvest, platform crowfunding yang menghubungkan investor ke startup berkualitas tinggi mengatakan betapa pentingnya menemukan tim yang tepat.

“Melihat tingginya ketidakpastian saat berinvestasi pada startup yang masih berada di tahap awal, VC mau bertaruh pada startup karena mereka membutuhkan tingkat keyakinan yang tinggi bahwa tim tersebut memiliki semua keahlian yang dibutuhkan dan keragaman untuk berubah dalam menyesuaikan diri dengan industri.”

Jadi apakah tim anda terdiri dari entrepreneur yang berpengalaman, atau orang yang baru saja lulus kuliah – sepanjang anggota tim anda memiliki keahlian yang mendukung dengan track record yang bagus, anda seharusnya bisa menarik perhatian untuk meraih pendanaan dari VC.

Sumber: Mashable.com

Baca juga:

Bagaimana Membangun Startup Yang Bisa Menarik Hati Investor ? Sharing Oleh @AndyZain

Tingkatkan Valuasi Startup Anda Dengan Mengikuti Enam Cara Berikut Ini

Apa Yang Saya Pelajari Dalam Mengembangkan Suatu Produk Digital Oleh @Nouvrizky10

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.