Airbnb, dilaunch Lima Kali, Memakan Sereal Bekas, Hingga Ekspansi Seluruh Dunia

Posted by & filed under Featured, Running a Business.

Apa yang diperlukan untuk membangun produk yang berpengaruh di pasar? sebuah masalah yang menimbulkan ide bagi foundernya, kemampuan untuk bermimpi besar, sebuah tim yang luar biasa pekerja keras terdiri dari dua designer dan satu engineer dan sikap pantang menyerah.

Marc Andreeesem dan koleganya Ben Horowitz adalah dua investor yang paling blak-blakan melawan gagasan yang mengatakan bahwa terdapat bubble di dunia investasi startup. Taruhan terakhir mereka yang bernilai 60 juta dollar untuk sebuah startup online “home sharing” bernama airbnb yang berusia 3 tahun akan menentukan apakah pendapat mereka benar atau salah.

Sekitar tengah malam, Airbnb mengumumkan bahwa nilai perusahaan yang mereka dirikan berkembang hingga 112 juta dollar, dan perusahaan itu berkembang sejak diasuh oleh program Y Combinator dalam programnya “Y Combinator Accelerator” di tahun 2009.

3 musim panas yang lalu, CEO Brian Chesky dan temannya seorang orang co-founders yang berusia 20 tahunan, Jo Gebbia dan Nathan Blecharczyk masuk di program Y Combinator setelah banyak venture capital menolak idenya untuk menyewakan tempat tidurnya ke orang lain. Mereka membuat website bersama pertama-tama untuk mendapatkan uang sewa dengan menyewakan apartemen mereka di San Fransisco pada Oktober 2007 ke orang-orang yang menghadiri konferensi lokal.

Kebanyakan investor percaya bahwa pasarnya terlalu kecil, dan start-upnya, yang awalnya dinamakan Airbed & Breakfast, hanya membanggakan sebuah daftar pendek listings yang yang mengiklankan airbed.

Chesky mendeskripsikan sejarah awal Airbed sebagai berikut,

Airbnb didirikan tahun 2007, dan sudah dilaunching sampai lima kali sebelum mencapai kesuksesan, kami terus berusaha keras agar ide penyewaan ruang kamar ini bisa berjalan, dan kami pun menghabiskan limit credit card kami sampai 4 buah kartu.

Airbnb sudah mencoba menghampiri banyak investor di 2008. Kebanyakan berkata ‘pasarnya terlalu kecil’. Beberapa khawatir bahwa 2 dari 3 founder adalah desainer, yang mana memiliki pola berbeda dari sejarah founder sukses menurut sepengetahuan mereka..

 

 

Karena kehabisan uang. Airbnb mulai menjual sereal Obama dan Mccann dan mengumpulkan $30,000 dalam prosesnya.

Karena website mereka memiliki traffic rendah, mereka tidak memiliki apapun di dapur untuk dimakan. Airbnb mulai memakan sendiri sereal sisa penjualan mereka, hal ini berlangsung selama 2 bulan, ini adalah titik terendah mereka.

Dalam sebuah makan malam dengan founder Justin.tv di November 2008, di mana saat itu tim mereka sudah “mendekati kiamat”, Airbnb diyakinkan untuk mendaftar di Y-Combinator. Paul Graham, partner Ycombinator berpikir bahwa idenya buruk, tetapi menyukai pendirinya karena mereka tidak pernah mati dan sangat imajinatif. Dia memutuskan untuk menerima mereka. Airbnb akhirnya mendapatkan pendanaan $20.000.

Saat Demo Day di April 2009, Airbnb mulai menghasilkan profit kecil-kecilan (Paul Graham menyebutnya “ramen profitable”, dimana profit yang dihasilkan minimal bisa digunakan untuk membeli makan foundernya) dan mereka mulai berhenti memakan sereal mereka sendiri. Tak lama kemudian, Sequoia Capital mengamati perkembangan mereka dan memberikan seed funding sebesar $600.000,-, dipimpin oleh Greg McAdoo. Keith Rabois, Kevin Hartz dan Jawed Karim dari Youniversity Ventures ikut bergabung.

Setelah melalui 700.000 pemesanan di website mereka, Airbnb mengumumkan masuknya Series A Round sebesar $7,200,000 yang dipimpin oleh Seqoia Capital dan Greylock Partners untuk berekspansi ke 8,000 kota untuk semua kota yang diketahui oleh manusia. Reid Hoffman memimpin pendanaan dari Greylock Partners, termasuk di dalamnya Ron Conway, Jeremy Stoppelman dan Elad Gil.

Fred Wilson, seorang partner di perusahaan New York Venture Union Square Ventures, menjelaskan bagaimana perusahaannya membuat kesalahan di awal tahun 2009 ketika melewatkan kesempatan berinvestasi di Airbnb, Anda bisa dengan keras menyalahkan Wilson, atau venture yang lain di saat itu, karena Airbnb hanyalah sebuah perusahaan yang belum terpercaya dengan ide menempatkan kasur di rumah orang tak dikenal.

“Kami membuat kesalahan klasik yang dilakukan oleh semua investor,” tulis Wilson. “Kami terlalu fokus pada apa yang mereka lakukan pada saat itu, dan bukan pada apa yang dapat mereka lakukan, akan lakukan, dan telah lakukan.” Wilson menambahkan: “Airbnb sedang membangun jalan menjadi “ebay untuk ruangan kamar”. Saya cukup yakin bahwa bisnis itu akan berkembang menjadi bisnis jutaan dollar.”

Dan tentu saja, Airbnb sekarang berharga lebih dari 1.3 milliar dollar, menurut The Financial Times. Salah satu selebritas yang turut bergabung dalam perusahaan tersebut adalah Ashton Kutcher, yang bergabung dengan Airbnb pada bulan Maret yang lalu dan sekarang merupakan investor dan penasehat setrategi perusahaan tersebut.

Airbnb tidak membuka pendapatannya, tapi pertumbuhannya terlihat berkembang dari semua indikator yang ada. Airbnb mengatakan bahwa sekarang transaksi sewa yang ada sekarang lebih dari 2 juta, sebuah angka yang telah berkembang dua kali lipat dalam 4 bulan terakhir, dan menerima lebih dari 30 juta page view perbulannya. Airbnb mengambil biaya host sebesar 3% dari daftar harga dan 6-12% untuk harga host.

Situs ini sekarang telah tersedia di 186 negara dan lebih dari 16.000 kota diseluruh dunia. Di U.S sendiri, perusahaan menghadapi persaingan dari sebuah website liburan sejenis yaitu HomeAway Inc yang baru-baru ini mengadakan sebuah penawaran publik dengan harga yang murah.

SociaBuzz

Tags: