Anatomi VC Investment : Memahami Tahapan Proses Fundraising | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Anatomi VC Investment : Memahami Tahapan Proses Fundraising

Posted by & filed under Fundraising / Investment.

mencari modal usaha

Fundraising atau mendapatkan dana dari investor adalah bagian penting dari perjalanan bisnis (meskipun tidak selalu harus fundraising)  Jika Anda adalah entrepreneur, proses standar yang dijalankan oleh banyak venture capital mungkin sudah anda tahu, sedangkan kadang-kadang setiap case punya keunikan masing-masing. Mengetahui key stagesnya berarti Anda memiliki sense Anda  sudah ada di mana, apa yang sudah Anda raih dan apa yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan pendanaan.

Berikut ini adalah 8 tahap yang biasanya dihadapi oleh startup dalam proses fundraising.

Pertama : Pre-Raise 

Investor yang baik akan tahu tentang kamu, perusahaanmu dan marketmu sebelum Anda berbicara dengan mereka pertama kalinya.

VC yang baik biasanya memonitor AppAnnie, Alexa, Similarweb, Linkedin, GitHub, Producthunt dan website sejenis lainnya untuk menemukan perusahaan yang menarik dan memonitor trend. Mereka juga terus terkoneksi dengan para angel investor, sindikasi investor, seed funds dan inkubator untuk memastikan mereka mendengar tentang perusahaan ini dan founder-founder yang membuat venture lain terkesan dengan bisnisnya.

Sedangkan dari sisi entrepreneur, Anda bisa memulai hubungan dengan investor lebih awal. Di saat Anda membangun produk dan perusahaan, cukup bijak untuk meluangkan waktu berbicara dengan investor sebelum Anda benar-benar membutuhkan pendanaan.

 

Dua: Inisiasi Proses

Tergantung situasinya, yang memulai proses fundraising bisa startupnya atau investornya.

Jika Anda ingin melakukan first move, Anda disarankan mengirimkan personal note kepada investor yang sudah memiliki hubungan dengan Anda, memberikan signal bahwa Anda berpikir untuk melakukan fundraising. Untuk Anda yang tidak kenal dengan VC, hindarilah cold email, coba lakukan quick relationship – misalnya berkenalan secara langsung di sebuah event – atau gunakan network Anda (angel investor, karyawan VC, teman) untuk mendapatkan introduction yang hangat. Disarankan tidak memberikan banyak informasi lewat email – selalu lebih powerful memberikan “pitch” Anda secara langsung atau bahkan mungkin lewat telpon juga bisa.

Kadang kala investor yang sudah melakukan tracking startup akan menginisiasi proses fundraising, karena mereka excited dengan product Anda dan ingin menjadi bagian dari startupmya (baca:memiliki saham) sebelum menjadi besar dan dikenal orang. Anda perlu memutuskan apakah hal ini sejalan dengan kebutuhanmu juga.

Tiga : Proses Awal

Jika ada VC yang tertarik, beberapa orang dari VC tersebut akan memperkenalkan diri mereka, bersiaplah untuk melakukan pitching dua atau tiga kali saat Anda bertemu beberapa kombinasi dari partner, principals, associate dan analyst. Pahamilah apa perbedaan jobdesc mereka masing-masing dan apa pengaruhnya pada proses pengambilan keputusan VC.

Dalam meeting ini Anda akan menjawab banyak pertanyaan tentang background Anda, team Anda, perusahaan Anda dan apa yang dilakukan produk Anda. Bersiaplah untuk pertanyaan terkait dengan tantangan spesifik yang dihadapi oleh sektor industri Anda. Jika Anda membangun marketplace jasa delivery, Anda akan ditanyakan tentang unit economics, jika Anda membangun perusahaan advertising technology, Anda perlu tahu tentang apa yang dikerjakan oleh Facebook dan Google, jika Anda adalah CEO dari software company Anda akan ditanyakan tentang conversion rate ke premium software.

Setelah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, jawaban Anda akan dilaporkan ke internal VC lalu mereka melakukan diskusi internal, kadangkala diperkuat oleh opini expert external. Ujung dari diskusi ini adalah apakah mereka ingin memperdalam pendekatan ke startup Anda.

Empat : Proses Mendalam

Biasanya lebih dari satu partner yang terlibat di stage ini. Biasanya dua, tetapi kadang di perusahaan yang lebih kecil, semua partner ikut berpartisipasi, Anda bisa membayangkan akan banyak ditanya detil-detil, pastikan Anda memahami banyak hal-hal kecil dari perusahaan dan market Anda.

Tujuan dari tahap ini adalah untuk saling mengenal satu sama lain, jika memang investment terjadi, maka Anda dan VC akan bekerja bersama sampai tahun-tahun berikutnya, untuk kedua belah pihak, penting untuk saling memahami akan seperti apa jika saling bekerja sama.

Di tahap ini Anda bersama VC akan sama-sama memahami goal atau tujuan dan juga concern masing-masing pihak, jauh lebih baik untuk saling memahami dan menyetujuinya di tahap ini ketimbang mengetahuinya belakangan dalam relationship Anda.

Biasanya akan ada due dilligence pihak ketiga, investor akan meminta referensi tentang Anda (sebagai founder dan individual) dan dari customer atau partner dari perusahaan Anda.

Partner dari VC yang banyak meluangkan waktu dengan Anda akan mempersiapkan investment memo yang lebih panjang yang berisi semua informasi yang ia dapat termasuk opini dia tentang banyak aspek dari Anda dan bisnis Anda.

 

Lima : Partner Meeting

Anda akan diundang untuk bertemu seluruh tim, bisa lewat videoconfrence, tetapi biasanya face-to-face, dan, bisa saja Anda akan melakukan pitching lagi. Mereka akan banyak bertanya tentang produk dan perusahaan Anda, mereka bertanya untuk lebih memahami Anda, tim Anda dan personality Anda. Cara Anda menjawab pertanyaan juga sama penting dengan jawaban pertanyaan itu sendiri.

Anda bebas bertanya juga pada mereka. Di tahap ini Anda biasanya sudah kenal baik dengan partner dari VC.

Hubungan yang  saling menghargai sangat penting, termasuk dialog dua arah. Hari ini adalah saat untuk membangunnya.

Enam : Term sheet

Asumsikan Anda membuat team VC terkesan dengan Anda dan memutuskan untuk melakukan investasi, Anda akan menerima term sheet.

Term sheet adalah high level document yang menentukan term investasi, valuasi perusahaan Anda, juga ekspektasi VC terhadap pendanaan ini. Kadangkala hanya satu atau dua halaman.  Jika semua pihak setuju, akan menandatangani term sheet.

Tujuh : Post Term Sheet Diligence

Ini proses yang sangat detil. Proses diligence akan melibatkan lawyers, akuntan, technology expert yang akan memastikan semua yang Anda presentasikan di awal proses adalah akurat. Apabila Anda tidak berbohong, Anda tidak perlu kuatir tentang apapun. Kesalahpahaman yang kecil sering terjadi dan biasanya cepat beres.

Bersamaan dengan itu, dokumen yang panjang akan di draft untuk mendetilkan basic terms di dalam term sheet. Tahap ini dipimpin oleh lawyer.

Delapan : Closing

Jika dilligence telah diselesaikan dan tidak ada pertanyaan major, dokumen akan ditandatangani dan cash dikirimkan.

 

Sumber : Techstars blog

Baca Juga

Cara mencari ide bisnis online

Cara Mencari Modal Usaha : “The Three Asses Rule” : People, Products, Markets

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.