Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

Apa yang Saya Pelajari dari Event Jakarta Startup Weekend ? (Part 1) Oleh Steven Berry

Posted by & filed under Idea Generation, Startup.

Jakarta Startup Weekend

 

Editor’s note : Di acara Jakarta Startupweekend, awal bulan lalu, kami mengirim beberapa rekan sebagai partisipan. Salah satunya adalah Steven Berry, ex writer Startupbisnis.com (yang kadang-kadang masih bantu-bantu di SB), ia kembali dari acara dan membagikan lesson-learned yang ia dapatkan. Steven Berry adalah mahasiswa semester 6 jurusan Sistem Informasi Binus yang menjabat sebagai Chief Brand Officer dari Bina Nusantara Computer Club.

 

Pertama – tama sebelum memulai artikel ini saya ingin mengucapkan big thanks for the opportunity from Startupbisnis.com so I can get free tickets entry.

Ide tim kami BILLe yaitu aplikasi untuk menghilangkan paper receipt dan financial plan management.BILLe menggunakan teknologi OCR untuk men-scan receipt yang kemudian masuk ke dalam mobile handphone Anda. BILLe juga bisa melakukan budget management dan menjadi asisten personal keuangan Anda.

 

Dalam artikel ini saya akan membagikan beberapa poin yang saya pelajari selama 3 hari saya mengikuti Jakarta Startupweekend :

 

1. Doing startup is not easy, You need persistence

Pada hari pertama CMO Kaskus Danny Wirianto membagikan insight membuat startup. Dia berkata pada tahun pertama Anda memulai startup, Anda akan menderita, tahun kedua lebih menderita lagi, tahun ke 3 sangat – sangat menderita, tahun ke 4 Anda akan mulai berpikir mengapa Anda memulai startup, dan tahun kelima mungkin Anda akan mulai mendapatkan income sampai tahun ke 7 BOOM dan startup Anda menjadi Billionaire company. Dia bercerita Twitter membutuhkan waktu 6 tahun, Facebook 7 tahun, dan Pinterest 5 tahun untuk menjadi billion company. So doing startup is not easy but a lot of fun. Doing startup need Persistence.

Baca juga : Belajar Bisnis Online Dari @Dwirianto di Stage Wirausaha Mandiri

2. Startup Change the World

Mengapa saya mengatakan startup change the world ? Sebenarnya pilihan menjadi seorang entrepreneur adalah sebuah pilihan untuk mengubah dunia karena dengan menjadi entrepreneur baik itu di tech company ataupun tidak, Anda telah mengubah dan membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Misalnya coba Anda bayangkan ketika dunia ini tidak ada Steve Jobs maka mungkin tidak akan ada Iphone, Ipad and another Apple product yang mengubah kehidupan manusia. Seorang entrepreneur bisa mengubah dan membuat hidup manusia menjadi lebih baik.

3. Nice Idea need nice execution

Pada saat Jakarta Startup Weekend saya ikut dalam tim BILLe karena saya sangat tertarik dengan ide dari Krisa yaitu paperless receipt. Dia mendefinisikan masalah dengan sangat jelas. Tentu saja sebuah ide yang sangat luar biasa dan ide tersebut telah berhasil menarik 13 orang termasuk saya. Setelah tim terbentuk lalu kami memikirkan mengenai produknya, di sanalah masalah mulai timbul karena kami cukup bingung untuk mengeksekusi ide tersebut yang tentu saja sangat bagus. So nice idea membutuhkan eksekusi yang baik juga sehingga ide tersebut dapat menjadi sebuah bisnis nantinya.

4. Don’t wait Just Do It

Apabila Anda membuat sebuah startup, Anda perlu lebih banyak bertindak dibandingkan banyak membuat perencanaan. Anda sebagai co-founder atau bagian tim harus langsung melakukan hal apapun itu yang Anda bisa lakukan untuk membantu teman Anda walaupun mungkin itu bukan keahlian Anda tetapi saya yakin Anda bisa belajar untuk itu. Jadi, jangan saling menunggu ayo langsung lakukan apa yang Anda bisa semampunya.

5. A lot of mentors help you

Satu hal yang paling saya sukai di dunia startup adalah banyak sekali mentor yang akan membantu Anda untuk membuat sebuah startup. Mereka akan membantu Anda dengan memberikan saran – saran bermanfaat yang mereka bisa berikan berdasarkan pengalaman mereka. Itulah yang membedakan startup tech company dengan bidang bisnis lainnya.

6. Filter your mentor advice

Banyak mentor yang akan memberikan Anda saran, Anda harus menjadi orang yang open minded untuk menerima saran – saran tersebut. Tetapi ingat ! Jangan menerima semua saran dari para mentor. Anda perlu mempunyai keyakinan akan ide Anda dan saringlah beberapa saran yang bisa membantu dan membangun startup Anda menjadi lebih baik.

7. Believe in your team

Anda harus percaya dengan tim Anda. Setiap orang mempunyai spesialisasi masing – masing dan percayalah tim Anda akan memberikan kontribusi maksimal dalam membangun startup Anda. Dengan kepercayaan maka teamwork akan berjalan lebih lancar dan kesuksesan akan cepat menghampiri Anda.

8. Make it fun and Celebrate it

Anda perlu untuk bersenang – senang dalam proses pembuatan startup karena startup Anda akan Anda jalani selama puluhan tahun. So Anda harus menikmatinya dan rayakanlah kemenangan – kemenangan kecil Anda.

 

Baca Juga : Dave Morin (Co Founder Path) : Lakukan hard conversation sedini mungkin