Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

Bagaimana Alibaba yang Dipimpin Jack Ma Mengalahkan Ebay di China

Posted by & filed under Ecommerce, Featured, Startup.

 

crocodile-in-the-yangtze-300x444

 

 “EBay may be a shark in the ocean, but I am a crocodile in the Yangzi river. If we fight in the ocean, we lose; but if we fight in the river, we win.” – Jack Ma

 

Baru-baru ini saya diundang oleh Founder Institute Jakarta untuk mengikuti Mig33 movie screening “Crocodile in the YangTze” yang dihadiri oleh Porter Erisman (pembuat film ini, yang bergabung di Alibaba sejak 2000) dan juga Steven Goh, founder Mig 33.

http://www.youtube.com/watch?v=FHlT3QxMqCs&feature=player_embedded

 

Mig33 Movie Screening Event

Mig33 “social entertainment platform” yang memiliki 35 juta user di Indonesia, mengadakan event Movie Screening “Crocodile in the YangTze” bertujuan untuk menginspirasi praktisi e-commerce Indonesia.

Menekankan pada “Global vision, Local win”, Mig33 menunjukkan fokus dan komitmen pada market Indonesia, Mig33 ingin memenangkan market lokal dengan konten lokal dengan local perspective dan act locally.

Event movie screening ini menunjukkan potret Jack Ma dan Alibaba.com, merupakan langkah dari Mig33 untuk berbagi inspirasi kepada praktisi lokal tentang bagaimana meng-influence dunia dan global market dengan visi lokal.

Tentang Crocodile in the YangTze

Crocodile in the YangTze bercerita tentang internet entrepreneur pertama China dan mantan guru bahasa Inggris, Jack Ma, tentang bagaimana ia berperang melawan raksasa dari US, eBay dan bagaimana ia membangun perusahaan internet global pertama dari China, Alibaba group.

Dibuat oleh Porter Erisman, seorang berkebangsaan Amerika yang bekerja untuk Jack Ma selama 8 tahun yang menyaksikan bagaimana Alibaba tumbuh dari apartemen kecil menjadi perusahaan global dengan lebih dari 16,000 staf.

Artikel ini terinspirasi dari film “Crocodile in the YangTze” dari acara Mig33 movie screening, tetapi artikel ini sudah ditambahkan banyak input dari sumber-sumber lain selain film ini. Bagian paling menarik dalam artikel ini adalah bagaimana Taobao bisa mengalahkan eBay, bagaimana seorang lulusan universitas terburuk di kotanya mengalahkan CEO lulusan Harvard dengan filosofi kung fu ? apa strateginya ?

 

Jack Ma sedang bernyanyi di panggung sebuah stadion dalam sebuah perayaan Alibaba

Jack Ma sedang bernyanyi di panggung sebuah stadion dalam sebuah perayaan Alibaba

 

Masa kecil Jack Ma

Ketika Jack Ma berusia 12 tahun, ia sangat tertarik belajar bahasa Inggris, setiap pagi ia naik sepeda selama 40 menit, entah itu hujan atau turun salju, menuju hotel di Hangzhou, 100 mil dari Shanghai. Ia melakukannya selama 8 tahun !

China saat itu baru membuka diri terhadap dunia luar, banyak turis asing datang, Jack memberikan free guide di kota tersebut sambil berlatih Inggris. Pengalaman 8 tahun ini benar-benar mengubah dirinya, ia menjadi “lebih global” dari kebanyakan orang China. “Apa yang saya pelajari dari guru dan buku di sekolah, sangat berbeda dari kata orang-orang asing” kata Jack.

Jack muda gagal masuk universitas dua kali sebelum diterima di universitas terjelek di kotanya,  Hangzhou Teachers University. Jack belajar untuk menjadi guru SMA. di universitasnya ia terpilih menjadi student chairman dan kemudian menjadi ketua federasi mahasiswa di kotanya.

Ketika Jack lulus kuliah, ia menjadi satu-satunya mahasiswa dari 500 mahasiswa yang ditugaskan mengajar di universitas. Ia punya impian setelah ia menyelesaikan masa baktinya selama 5 tahun, ia akan bergabung bekerja dengan sebuah bisnis seperti perhotelan, atau apapun.

Tahun 1992, iklim bisnis mulai tumbuh, Jack melamar ke banyak pekerjaan, tetapi ia tidak diterima di manapun, ia juga ditolak menjadi sekretaris manager KFC.

Tahun 1995, Jack pergi ke Seattle menjadi interpreter dari delegasi perdagangan China, “Seorang teman menunjukkan pada saya internet untuk pertama kalinya, kami melakukan search keyword beer di Yahoo dan tidak menemukan data apapun tentang China. Kemudian kami memutuskan melaunch sebuah website dengan nama China Pages.”

JM – In 1995, I went to Seattle and I … My friend said Jack, ‘This is internet.’ And I have never heard about the internet and never used the computer before that day. My first time in my life I used the internet, I touched on the keyboard and I find well — this is something I believe; it is something that is going to change the world and change China. - CNN interview script

Jack meminjam $2,000 dari saudara dan orang tuanya untuk men-set up perusahaan “China Pages”. Ia tidak mengerti apapun tentang personal computers atau email. Ia belum pernah memegang keyboard sebelumnya. Jack menyebut dirinya  ”blind man riding on the back of a blind tiger.”

Jack berkompetisi dengan China Telecom selama setahun, General Manager dari China Telecom menawarkan untuk menginvestasikan $185,000 untuk melakukan joint venture. Itu adalah uang terbanyak yang pernah ia lihat. Tetapi sayangnya China Telecom memiliki 5 board seats, Jack memiliki 2. Apapun yang ia sarankan, semuanya ditolak. Rasanya seperti gajah melawan semut. Jack pun resign, kemudian ia bergabung dengan group dari pemerintah yang mempromosikan ecommerce.

Impiannya adalah membangun perusahaan ecommerce sendiri. Di tahun 1999, ia mengumpulkan 18 orang di apartemennya dan berbicara pada mereka selama 2 jam tentang visinya, Jack Ma menjelaskan : “Ada lebih dari 40 juta UKM di Cina. Banyak dari mereka beroperasi di pasar yang terfragmentasi, dengan akses terbatas pada saluran komunikasi dan sumber informasi yang akan membantu memasarkan dan mempromosikan produk mereka. Kesulitan kritis adalah bahwa banyak UKM tidak memiliki cara untuk mengevaluasi kepercayaan para mitra dagang mereka. ”

Kemudian Jack mengajak orang-orang untuk menaruh uang yang ada di dompet mereka di meja, kemudian terkumpul $60,000 untuk memulai perusahaan. Jack ingin memiliki perusahaan global sehingga memilih nama global yang mudah dieja, Alibaba.

Awalnya ia mengira uang itu akan habis sekitar 10 bulan, tetapi hanya dalam 6 bulan uang itu sudah habis, mereka sangat beruntung di bulan ke-7 mereka mendapatkan investasi dari VC (Goldman Sachs di 1999 dan Softbank di 2000).

http://www.youtube.com/watch?v=i4564CkhbM0

Softbank dimiliki oleh Masayoshi Son dari Jepang yang mengalahkan eBay di Jepang dengan mengambil posisi nomor 1 dalam market auction lebih dulu lewat Yahoo Japan joint venture, eBay menutup cabang Jepangnya di awal 2002.

Softbank adalah induk dari Softbank Ventures Korea yang memberikan investasi kepada Tokopedia di bulan Juni 2013,

Alibaba

Porter Erisman – pembuat film Crocodile in the YangTze – telah bergabung dengan Alibaba sejak 2000, ia di hire setelah Alibaba raising fund sebesar $25 million dari beberapa VC dan 18 foundersnya yang dipimpin oleh Jack Ma.

Alibaba memutuskan meng-hire expert asing untuk datang membantu Alibaba mentarget global, hal ini penting karena pada saat itu, orang China memiliki sedikit management experience.

Pada tahun 2000 penetrasi internet di China mulai signifikan dan volume ekspor tumbuh cepat, produsen dan supplier low cost di China tumbuh pesat, di sisi lainnya, buyers dari seluruh dunia ingin mencari profit dari produsen-produsen berbiaya rendah dari China.

Pada internet crash 2000-2001 Alibaba sempat terguncang dan Jack harus me-layoff karyawan dan terpaksa harus dapat meng-generate revenue.

Kemudian Alibaba menawarkan basic service tanpa biaya, tetapi mendapatkan revenue dari membernya yang membayar biaya tahunan untuk extra services seperti personalized web pages dan akreditasi. Alibaba mulai mendapatkan profit pada Desember 2001.

 

Baca Juga : Bagaimana Alibaba yang Dipimpin Jack Ma Mengalahkan Ebay di China ( Page 2 )