Bagaimana Meningkatkan CTR AdWords dengan A/B Testing
Masih ingat dengan artikel StartupBisnis yang membahas A/B Testing untuk iklan Facebook di sini ?
Berikut ini kita akan membahas hasil A/B Testing untuk AdWords yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan tingkat CTR (Click Through Rate) dari AdWords Anda.
Pelajaran #1: Jangan Gunakan Kata-kata yang aneh
Jangan menggunakan bahasa yang tidak dimengerti oleh audiens Anda, mereka mungkin tidak akan mengerti konteks dan tujuan dari iklan Anda. Sebagai contoh, lihatlah iklan yang ada di bawah ini:
Versi kedua meningkatkan CTR sebesar 70%. Iklan yang pertama (kiri) menggunakan terminologi yang membingungkan: “No XP reqd.” yang artinya, “No Experience Required (tidak perlu pengalaman)”, tapi ini sulit dimengerti, saat saya membaca “XP” yang saya ingat adalah “Windows”, dan ini mungkin juga terjadi pada sebagian besar orang awam.
Agar iklan Anda lebih mudah dibaca dan di-klik, gunakan kata-kata yang sederhana dan tidak bertele-tele. Jika Anda belum yakin iklan Anda sudah mudah dibaca atau belum, cobalah uji berkali-kali.
Pelajaran #2: Targetkan target pasar Anda yang sebenarnya
Hal ini berhubungan dengan pelajaran #1. Anda harus memperhatikan kosakata yang biasa digunakan target pasar Anda, pastikan iklan Anda menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan tujuan dan kebutuhkan mereka. Lihatlah kedua iklan dibawah ini, (ADA artinya “Americans with Disablities Act”, di Amerika, jika pengelola gedung tidak memiliki penanda fasilitas untuk orang cacat akan terkena denda, sehingga pengelola gedung harus aktif membeli signage penanda fasilitas tsb)

Iklan yang pertama (kiri) berfokus pada keuntungan yang akan didapat orang-orang yang mungkin akan membaca papan tanda tersebut (“Bold & Clear” – Tebal dan Jelas) – tapi iklan tersebut seharusnya menargetkan orang yang mungkin ingin membeli papan tanda seperti itu.
Iklan kedua berfokus pada keuntungan orang yang akan membeli papan tanda tersebut, dengan peningkatan CTR sebesar 164%! Karena bisnis-bisnis yang perlu membeli papan tanda ADA itu mendapat alasan kenapa mereka harus membeli dari perusahaan itu dari kata-kata ini “Avoid Hefty Fines”.
Pelajaran #3: Gunakan kata kerja
Mungkin terdengar wajar, tapi jika Anda ingin orang-orang yang melihat iklan Anda melakukan sesuatu, maka adalah hal yang penting untuk menggunakan kata kerja yang ‘kuat’ untuk mengajak mereka melakukan sesuatu. Lihatlah hasil tes dibawah ini:
Iklan kedua (kanan) tidak menggunakan kata kerja. Sedangkan iklan pertama mendapat CTR 89% lebih tinggi karena menggunakan kata kerja yang menjadi alasan orang-orang untuk meng-klik iklan tersebut – “Watch Online CRM Demo Instantly!” (Tontonlah Demo CRM secara Online!) Pembaca menyukai jika diberitahu langkah yang harus diambil selanjutnya. Pastikan iklan Anda mengandung kata-kata yang mengkomando sekaligus menjelaskan.
Pelajaran #4: Cocokkan Iklan dengan Produknya
Gunakan dengan jelas dan tepat nama brand, produk, atau jasa yang Anda jual dalam iklan tersebut. Jika kata-kata Anda 100% cocok, rangking Anda di Google akan naik, begitu juga dengan orang-orang yang sedang melakukan searching, mereka akan lebih ingin untuk mengunjungi iklan Anda.
Perhatikan perbedaan dari kedua iklan dibawah ini:

“Vibram FiveFinger” adalah brand sepatu unik yang cukup terkenal di USA. Iklan pertama yang mendapat CTR 65% lebih tinggi, karena menggunakan kata ‘Five’ dibandingkan menggunakan angka ‘5’. Kata itu lebih mirip dengan brand asli produk tersebut. Bahkan mereka juga bisa meningkatkan C TR lebih jauh lagi dengan nama brand aslinya, “Fivefinger” dalam satu kata.
Pelajaran #5: Gunakan tanda seru
Apakah Anda menyadari bahwa semua iklan yang menang diatas menggunakan tanda seru? Tanda ini menunjukkan antusiasme dan seringkali bisa meningkatkan CTR Anda. Lihatlah AdWords yang sudah Anda miliki, dan perhatikan dimana Anda bisa menggunakan tanda seru ini untuk mendapat hasil yang lebih baik.






