Bagaimana Supaya Anda Terus Terus Termotivasi dan Menekuni Pekerjaan yang Anda Lakukan? | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Bagaimana Supaya Anda Terus Termotivasi dan Menekuni Pekerjaan yang Anda Lakukan?

Posted by & filed under Motivation & Inspiration.

Bagaimana Anda Terus Menekuni Pekerjaan yang Anda Lakukan

Anda mengetok pintu orang lain untuk memperkenalkan produk Anda, tetapi tidak banyak yang peduli. That’s life as startup. Artikel ini saya rasa begitu penting untuk Anda dalam mengarungi kehidupan startup Anda dan menjalani visi Anda. (Rhein)

Nathan Kontny menjawab pertanyaan yang diajukan oleh queuebit di video Youtube terbarunya dalam medium.com:

Bagaimana Anda tetap bersemangat dengan pekerjaan yang Anda lakukan?

Sulit. Saya tidak akan berbohong. Kemampuan untuk tetap membuat diri Anda semangat merupakan salah satu hal yang terpenting dan tersulit ketika kita membuat produk. Mengapa? Alasan utamanya adalah ketika Anda membuat sesuatu yang baru, pada awalnya, tidak ada orang yang peduli kecuali Anda sendiri. Meskipun Anda sudah menghasilkan ratusan keberhasilan sebelumnya. Yang selanjutnya akan selalu sama, mulai dari awal.

Tentu saja, kita punya teman, fans dan tim yang bisa menjadi tempat untuk kita memperkenalkan produk baru kita. Tapi tidak ada jaminan bahwa mereka akan peduli. Dan rasanya sangat menakutkan. Kadangkala kita merasa keberuntungan kita sudah habis, semuanya mustahil, Tidak akan ada yang peduli.

Jadi jika Anda suka menciptakan sesuatu Anda akan terus menghadapi masalah yang mungkin muncul. Anda bisa menghindarinya, tapi mau sampai kapan?

Berikut ini hal yang saya camkan dalam pikiran saya untuk mengontrol psikologi saya :

1. Bekerja Dengan Orang yang Bisa Memberi Anda Ilmu

Jika Anda bisa menemukan partner, lakukan. Inilah mengapa Y Combinator sangat menekankan investasi mereka dialirkan ke perusahaan dengan 2-3 founder. Single founder tentu juga bisa. Tapi sangat sulit jika Anda dihadapkan dengan beberapa masalah dan Anda hanya sendirian. Ditambah lagi, bekerja dengan orang pintar yang bisa memberi Anda ilmu selalu menjadi keuntungan: jika proyeknya tidak berhasil, setidaknya Anda sudah menjadi teman yang baik dan saling belajar satu sama lain. Jangan hentikan pertemanan Anda ketika proyeknya gagal. Gunakan sebagai alasan untuk lebih akrab.

2. Kerjakan Sesuatu yang Bisa Anda Gunakan, Meskipun Orang Lain Tidak

Sebenarnya ini sangat bagus. Saya menggunakannya setiap hari

Mungkin ini yang terpenting. Jika Anda terus mengerjakan hal yang menurut Anda akan disukai orang lain, sangat sulit untuk Anda tetap bertahan ketika bertemu dengan orang-orang yang tidak menginginkannya. Jika Anda menggunakannya, setidaknya Anda punya perspektif lain: “Sebenarnya ini sangat bagus. Saya menggunakannya setiap hari”. Selain itu, jika semuanya gagal, setidaknya Anda sudah membuat hidup lebih baik.

Penulis artikel ini adalah founder Draft, software untuk menulis. Tidak ada orang yang menggunakan Draft. Dan Draft masih patut digunakan, karena saya menggunakannya setiap hari. Saya menggunakannya setiap saat ketika menulis.

motivasi dan inspirasi entrepreneur

Highrise juga sama. Saya pastikan ketika mengakuisisi Highrise, akan membuat hidup saya dan timnya lebih baik setiap harinya. Jika customer base saya meledak karena akuisisi ini ….  – nyatanya tidak – tapi setidaknya kita punya produk luar biasa ini untuk melakukan customer support, bulk email, melakukan recruitmen untuk proyek lain dan banyak lagi.

motivasi dan inspirasi entrepreneur

Ada perasaan lega saat Anda tahu setidaknya melakukan sesuatu untuk dunia yang akan berguna meskipun dunia belum memahami pesan tersebut.

3. Sadari Bahwa Anda Selalu Menjadi Lebih Baik

Berapa pun umurnya. Anda bisa terus jadi lebih baik

Ingat kembali ketika Anda berumur 5 tahun dan tidak bisa melakukan apa-apa dengan baik. Mungkin Anda tidak begitu ingat. Lihatlah anak saya yang berumur 2 tahun. Dia sangat pintar dan mengagumkan. Tapi akui saja, dia tidak sehebat saya. Ok, mungkin fleksibilitas tubuhnya. Tapi selain itu saya bisa mengalahkan dia dalam adu panco, mengeja nama, menggunakan sendok untuk menaruh oatmeal di dalam mulut dan tidak mengenai rambut, dan banyak lagi. 🙂

Tapi tentu saja, dia akan mempelajari hal ini dan menjadi lebih baik. Jadi kapan dia akan berhenti berkembang. Tidak pernah, ya bukan? Ketika Anda memikirkan hal ini, kita tidak pernah berhenti menjadi lebih baik. Tidak pernah ada jalan pintas di mana kita menyadari: “Ok, saya sudah cukup baik. Saya tidak bisa mendesain produk lebih baik lagi. Saya tidak bisa belajar menjadi marketer yang lebih baik lagi dari sekarang.”

Itu tidak benar ketika kita umur 5 atau 10 atau 20 atau 50 atau berapa pun umurnya. Anda bisa terus jadi lebih baik, Anda selalu jadi lebih baik, Anda akan selalu jadi lebih baik.

Ambil saja Youtube channel saya sebagai contohnya. Saya jarang membuat video sebelumnya. Saya tidak tahu bagaimana caranya membuat konten video yang bagus. Ternyata, menyedihkan ketika melihat ke list subscriber yang cuma 1, saya sendiri. Tentu saja saya punya follower di Twitter atau blog, tapi apakah ada orang yang penduli dengan hal baru yang saya lakukan ini. Mungkin tidak?

Tapi saya banyak mengerjakan konten ini dengan istri saya. Kami berbicara tentang cerita yang menarik. Sangat menguntungkan untuk berbicara dengannya. Meskipun channelnya tidak seberapa berhasil, setidaknya dia dan saya sudah menjalin pembicaraan yang sangat baik.

Saya suka meriset dan mempelajari tentang psikologi, marketing, membangun bisnis, science, sejarah dll. Meskipun tidak ada orang yang menonton video tersebut, setidaknya saya sudah menambah pengetahuan bagi diri saya sendiri.

Dan akhirnya, saya pikir video yang pertama memiliki konten yang sangat baik, tapi jelas saja bisa jauh lebih baik lagi. Video selanjutnya lebih baik. Selanjutnya lebih baik lagi. Semuanya bisa jadi lebih baik. Dan memang lebih baik. Memang luar biasa video selanjutnya jauh lebih baik dari yang pertama. Jadi saya tahu saya bisa terus meningkatkan kualitas hal-hal yang saya lakukan. Saya tahu saya bisa menjadi storyteller yang baik. Saya sudah berusaha sejauh ini, dan semua hasilnya menunjukkan bahwa saya bisa menjadi lebih baik.

Jadi saya tetap melanjutkan video dan Youtube channel semakin berkembang meskipun tentu saja saya tetap khawatir.

Saya harap cerita ini bisa membantu Anda tetap mencintai pekerjaan yang Anda lakukan.

Baca Juga

6 Tips Membangun Perusahaan Yang Saya Pelajari Dari Pengalaman Nge-Band Selama Tujuh Tahun

Mengapa Founder Market Fit Sangat Penting ?

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games