Baidu, BEKRAF & IDA luncurkan riset "Studi Konsumsi Media Online" | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Baidu, BEKRAF & IDA luncurkan riset “Studi Konsumsi Media Online”

Posted by & filed under Digital.

Tingkat Konsumsi Berita melalui Telepon Genggam Tertinggi di Perkotaan Indonesia

 

 

Masyarakat perkotaan Indonesia sangat menggemari konsumsi berita melalui telepon genggam. Persentasenya mencapai 96% yang merupakan angka tertinggi dibandingkan media lain seperti televisi (91%), surat kabar (31%), radio (15%), dan lainnya. Hal ini merupakan temuan dari riset Indonesian Digital Association (IDA) yang didukung oleh Baidu Indonesia, dan dilaksanakan oleh lembaga riset global GfK. Riset yang dilakukan di 5 kota besar di Indonesia selama penghujung tahun 2015 ini mencakup 1521 panelis yang ditanam melalui perangkat mereka dan 775 responden yang dilakukan interview langsung.

Dari responden tersebut, didapatkan bahwa pembaca berita online cenderung didominasi oleh kelompok usia 33 s/d 42 tahun, dan sedikit lebih banyak pria dibanding wanita. Dari segi status sosial ekonomi ternyata lebih banyak SES A dan B. Yang juga menarik, kebanyakan dari mereka (60%) mengkonsumsi berita secara rutin setiap minggu, bahkan ada pula (24%) yang membaca berita online setiap hari.

Waktu yang menjadi pilihan favorit konsumsi juga bervariasi. Di hari Senin s/d Jumat, puncak konsumsi terjadi pada pukul 12.00 s/d 15.00, yang ditengarai bertepatan dengan jam istirahat makan siang. Pada hari Sabtu, puncaknya sedikit bertambah panjang dari pukul 12.00 s/d 18.00, dan pada hari Minggu menjadi kian panjang lagi, atau cenderung merata dari pukul 12.00 s/d 21.00

Dari 11 kategori berita yang diteliti, didapati bahwa konten hiburan dan isu sosial adalah yang paling populer, sehingga menempati dua posisi tertinggi, dengan angka persentase masing-masing mencapai 73% dan 70%. Di luar kedua topik tersebut, konten politik/pemerintahan juga cukup digemari dengan persentase 49%, olah raga (48%), agama (32%), sains/teknologi (30%), dan selebihnya topik kecantikan/fesyen, edukasi, bisnis/ekonomi, liburan, dan hobi. Masing-masing menempati angka di bawah 30%.

Tren proliferasi konsumen juga tercermin dari kategorisasi konten yang bervariasi terhadap profil pembacanya. Kelompok usia yang lebih muda cenderung lebih menyukai konten yang bersifat ringan, terutama hiburan. Sementara di usia yang lebih mapan, pembaca mulai menyukai konten yang lebih serius, seperti politik, isu sosial, dan agama. Dari sisi gender, pembaca wanita cenderung menyukai konten hiburan, kecantikan, dan fesyen, sementara responden pria paling lebih sering mengkonsumsi isu sosial, politik, dan olah raga.

Pembaca Indonesia lebih menyukai berkunjung ke situs yang menyuguhkan berbagai tipe konten (sebanyak 83%) dibandingkan dengan situs yang spesifik membahas kategori konten tertentu (17%). Hal ini juga kemungkinan berhubungan dengan landskap pemain lokal yang didominasi oleh situs berita umum. Untuk menuju ke situs tersebut, cara yang dilakukan juga beragam, mulai dari mesin pencari (31%), kanal di situs itu sendiri (28%), media sosial (24%), langsung ke halaman muka (10%), dan lainnya.

“Kami selaku praktisi industri sangat antusias terhadap hasil temuan ini. Kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengkonsumsi informasi, yang tentunya kami lihat sebagai opportunity untuk menyuguhkan konten yang tepat di saat yang tepat, dengan cara yang tepat. Hal ini juga perlu disikapi oleh para praktisi marketing dan merek agar dapat berkomunikasi dengan target pasarnya melalui moda yang relevan. Semoga semakin banyak riset terkait industri yang dapat kami hasilkan di waktu mendatang,” ungkap Edi Taslim selaku Ketua IDA.

“Baidu sepenuhnya mendukung pengembangan ekosistem digital di Indonesia. Pengadaan riset menjadi penting, karena industri digital perlu didukung data industri untuk bisa berkembang. Kami berharap riset ini bisa menjadi salah satu acuan bagi pemain digital di Indonesia dalam mempelajari kebiasaan netizen di Indonesia. Serta dengan adanya asosiasi digital IDA dan BEKRAF sebagai badan yang menaungi industri konten dan digital di Indonesia, saya percaya dengan didukung data riset yang akurat,  industri digital Indonesia dapat lbh berkontribusi bagi percepatan pertumbuhan ekonomi Negara”, ungkap Bao Jianlei selaku Country Director PT. Baidu Digital Indonesia.

“Badan Ekonomi Kreatif menyambut baik inisiatif para pelaku usaha untuk memajukan industri konten lokal. Konsumsi konten online terus meningkat seiring perkembangan teknologi. Kami mengajak para kreator untuk terus berkreasi dan pintar dalam memanfaatkan teknologi. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebagai kekuatan baru ekonomi digital di Asia,“ papar Triawan Munaf selaku Ketua Badan Ekonomi Kreatif.

 

Mengenai IDA (Indonesian Digital Association)

Asosiasi Digital Indonesia didirikan pada Desember 2013, bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan industri periklanan digital di Indonesia. IDA dibentuk agar pelaku media digital dapat mengatasi kompleksitas, tantangan, dan memberikan solusi bagi periklanan digital. IDA akan melaksanakan misi antara lain, mengedukasi pengiklan, agensi, dan masyarakat mengenai periklanan digital, membuat dan menyepakati kode etik professional dalam periklanan digital, membangun dan memperkuat kredibilitas media online, serta mengatur dan menerapkan standarisasi measurement & tracking. Saat ini anggota IDA mencakup puluhan perusahaan, yang terdiri dari media online, ad network, dan agensi digital. Info: www.ida.or.id

Mengenai Baidu :

Baidu, Inc. adalah perusahaan pengembang teknologi asal Tiongkok yang didirikan oleh Robin Li pada tahun 2000. Sebagai perusahaan berbasis teknologi, Baidu bertujuan untuk memberikan teknologi terbaik bagi para pengguna digital, termasuk mereka yang ingin melakukan pencarian informasi apapun melalui Internet. Baidu juga menyediakan platform yang efektif untuk bisnis dalam menjangkau calon pelanggan. Baidu ADS diperdagangkan di NASDAQ dan pasar Global dengan simbol “BIDU”. Baidu melakukan ekspansi ke pasar Indonesia pada bulan Juli 2013, dengan memperkenalkan layanan serta produk-produk teknologi unggulan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.