Contoh Growth Hack Viral Contest di Startup Indonesia | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Contoh Growth Hack Viral Contest di Startup Indonesia

Posted by & filed under Email Marketing, Growth Hack.

 

Growth hack indonesia

Beberapa hari lalu saya baru saja menyelesaikan series article tentang bisnis model online media yang terbagi menjadi 3 bagian. Bisnis model online media part 1part 2 dan part 3.

Lalu saya mikir nulis series apa lagi ya sampai tiba-tiba Amal dari Bukalapak me-mention saya di Twitter meminta pendapat saya tentang growth hack di Indonesia.

Kemudian saya buka arsip-arsip lama saya dan menemukan email saya kepada rekan-rekan mahasiswa yang saya tulis sehari setelah Peter Kohar (cofounder TDWclub.com dan Theconversion.net) memberikan sharing di kelas sekitar awal tahun 2012.

Growth hack sendiri memiliki beberapa definisi, definisi yang populer ialah strategi marketing yang digunakan startup teknologi dengan menggabungkan marketing dan teknologi, dan pertama kali disampaikan oleh Sean Ellis.

Sebelum istilah growth hack populer mulai pertengahan 2012, saya menyebutnya “traction strategy”.

Sedangkan definisi viral marketing, menurut saya sendiri adalah “bagaimana kamu membuat situasi customer/user yang datang sekarang adalah hasil action dari customer/user yang datang sebelumnya”.

Ini mungkin bukan strategi growth hack terbaik, tetapi setahu saya strategi viral contest adalah sebuah strategi yang bisa memberikan hasil luar biasa dengan effort minimal.

 

Berikut ini email saya ke rekan-rekan mahasiswa.

Kemarin Peter Kohar menceritakan tentang bisnis model yang di “finance customer” yang dijalankan dalam rangka peluncuran website TDWclub.com, tetapi mungkin penjelasan Peter kemarin kurang jelas. Jadi berikut ini saya sampaikan kembali :

Kompetisinya adalah mengkombinasikan konten yang bagus (konten motivational Tung Desem) dan insentif.

Konsep kompetisi viral ini audience harus meng-invite teman sebanyak banyaknya untuk dapat hadiah.

Periode kompetisinya diadakan 1 bln sebelum launch website TDWclub.

Awalnya tetapkan dulu cost per acquisition per 1 user misalnya sebesar 10 ribu.

Apabila berhasil meng-invite 10 member utk isi email : gratis 1 download video TDW senilai Rp 100 ribu (angka 100 ribu didapat dari : 10 member x 10 ribu cost acquisition per user)

Apabila berhasil invite 20 member untuk isi email : 2 download video Rp 200 ribu.

Apabila berhasil invite 30 member untuk isi email : Usb senilai Rp 300 ribu.

Apabila berhasil invite 100 member untuk isi email : Hadiah something (apapun) senilai 1,000,000.

Hadiah diberikan 2 minggu setelah launch.

Di dalam invitation tersebut terdapat link affiliate dari user yang menginvite. Sehingga siapa mengundang siapa bisa tercatat.

Dalam periode hari H-30 hari s/d H+2 minggu pasti terjadi konversi sales dari email yang terkumpul dan Peter Kohar sudah punya data history konversi sales dari email marketing ini. Peter juga mengetahui bahwa email marketing adalah strategi yang sustain untuk mendapatkan sales retention (Baca : Perbandingan 7 cara mendatangkan traffic untuk toko online)

Misalnya secara historis saat itu adalah 5%.

Dari 10,000 email yg terkumpul ini sampai dengan H+2 minggu, jika 5% nya membeli maka ia akan mendapatkan sejumlah profit.

Profit ini digunakan untuk membayar hadiah yang dijanjikan di atas, pada H+2 minggu.

Bisnis model ini disebut dengan bisnis model campaign yang di-finance (dibiayai) oleh customer.

TDWclub.com melakukan hal ini di tahun 2008 saat melakukan launch.

Dengan cara yang agak mirip, jajalindo.com,  startup travel yang didirikan oleh beberapa mahasiswa Binus tetapi telah ditutup, melakukannya akhir tahun 2011 sebagai berikut : (click to enlarge)

growth hack in startup  indonesia
Mereka melakukan campaign “Say hello to Jajalindo”

Perhatikan kalimat ini : “Langkah terakhir, sebar deh link kamu itu. Semakin banyak yang klik dan registrasi di www.jajalindo.com, maka kesempatan kamu buat dapat iPad 2 dan hadiah yang lain makin dekat!”

Dengan memberikan hadiah sekitar 10-15 juta rupiah, kompetisi ini menghasilkan 30 ribuan likes, akun di website (+email) di website Jajalindo.com dalam 3 bulan. Pada saat itu Facebook belum memiliki algoritma edge rank jadi 30 ribu likes bisa dibilang memiliki result traffic generation yang bagus.

Viral contest ini sebelumnya pernah saya bahas di artikel @BramantyaFP Juara Dunia SEO Membuka Rahasia Facebook Viral Contest untuk Meledakkan Omzet Toko Online.

Tahu strategi ini dan menjalankannya benar-benar berbeda langit dan bumi, karena meng-administrasikan point yang dikumpulkan user lewat berbagai channel (FB,Twitter,Youtube dll) kadang bukan hal mudah, beberapa kali saya menanyakan kepada Bram apakah ia mau bantu startup/brand meng-handle viral contest ia selalu menjawab “saya tidak ingin melakukannya lagi, karena terlalu melelahkan”.

Bisa jadi saat itu Bram menggunakan aplikasi yang kurang mudah digunakan, saat ini di market sebenarnya ada beberapa pilihan, misalnya Wishpond atau Prizle.

Have a nice day.

 

Baca Juga

Startup Talk Tentang E-Commerce Indonesia Oleh Fung Fuk Lestario, (@GepIndonesia)

Sudahkah Biaya Distribusi Konten Anda Lebih Besar dari Biaya Produksi Konten ? Didistribusikan Ke Mana ?

 

Belajar Marketing di Media Sosial : Rahasia di Balik Empat Kontes Instagram Yang Sukses

Lean Startup Lesson : Jika Saya Punya Budget Marketing 1 $, Saya Harus Spend Ke Mana ?

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.