<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Practical Help and Advice for Startups &#124; StartupBisnis.com</title>
	<atom:link href="http://startupbisnis.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://startupbisnis.com</link>
	<description>Practical Help and Advice for Startups</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 17:55:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Mitos Lean Startup :  &#8220;Lean&#8221; dan &#8220;Bootstrap&#8221; adalah Dua Hal Berbeda</title>
		<link>http://startupbisnis.com/mitos-lean-startup-lean-dan-bootstrap-adalah-dua-hal-berbeda/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/mitos-lean-startup-lean-dan-bootstrap-adalah-dua-hal-berbeda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 14:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>StartupBisnis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lean Startup]]></category>
		<category><![CDATA[lean startup Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7757</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang berpikir bahwa Lean Startup Movement berarti menjalankan perusahaan dengan ramping dan mengeluarkan uang sesedikit mungkin. Dan jika Anda membandingkan Lean Startup dan "bootstrap" itu merupakan konsep yang sama sekali berbeda. <a href="http://startupbisnis.com/mitos-lean-startup-lean-dan-bootstrap-adalah-dua-hal-berbeda/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Banyak orang berpikir bahwa Lean Startup Movement berarti menjalankan perusahaan dengan ramping dan mengeluarkan uang sesedikit mungkin. Dan jika Anda membandingkan <span style="font-size: 13px;">Lean Startup dan &#8220;bootstrap&#8221; itu merupakan konsep yang sama sekali berbeda. </span></p>
<p><span style="font-size: 13px;">Masalahnya adalah ketika kebanyakan orang berpikir &#8220;Lean&#8221;  </span><span style="font-size: 13px;">mereka pasti berpikir startup tersebut menghabiskan uang sesedikit mungkin atau berjalan pada anggaran yang ketat. Itu adalah hal yang kurang tepat.</span></p>
<p><span style="font-size: 13px;">Berikut ini adalah pembahasannya agar tidak terjadi istilah yang tumpang tindih.</span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/lean-startup_book-cover.jpg"><img class=" wp-image-7758 aligncenter" alt="lean-startup_book-cover" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/lean-startup_book-cover.jpg" width="292" height="440" /></a></p>
<p>Jadi mari kita mulai dengan definisi Lean Startup :</p>
<blockquote><p>Sebuah Lean Startup adalah sebuah perusahaan yang berfokus pada cepatnya penciptaan prototipe dengan tujuan asumsi pengujian. Feedback Pelanggan digunakan untuk menggerakkan setiap iterasi yang memungkinkan untuk evolusi lebih cepat daripada proses tradisional.</p></blockquote>
<p>Perhatikan tidak ada dalam definisi ini yang berbicara tentang menghabiskan sedikit uang atau makan Mi instan terus dan menggunakan kotak kardus sebagai meja. Metodologi Lean Startup adalah proses, tidak harus dilakukan dengan menghabiskan banyak atau sedikit uang , itu ada hubungannya dengan cepat atau tidaknya membangun prototipe untuk menguji asumsi Anda dengan pelanggan nyata.</p>
<p>Sekarang mari kita lihat definisi Bootstrap:</p>
<blockquote><p><em>To finance your company’s startup and growth with the assistance of or input from others. (<a href="http://www.entrepreneur.com/encyclopedia/term/82236.html">Entrepreneur.com</a>)</em></p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Anda akan melihat bahwa definisi ini tidak terkait dengan proses &#8220;rapid iteration&#8221; atau menggunakan metode market testing. Bootsrap adalah tentang pembiayaan startup Anda dengan bantuan dan uang orang lain atau tidak. Ini berarti melakukan apa saja untuk memotong biaya dan menjalankannya dengan biaya rendah (finansially lean). Di sinilah kebingungan datang &#8211; ketika seseorang mengatakan mereka menjalankan dengan budget yang &#8220;Lean &#8221; ini berarti &#8220;Lean&#8221; dalam definisi kamus umum dalam menjalankan dengan biaya rendah.</p>
<p>Bila Anda menggunakan &#8220;Lean&#8221; untuk membahas startups Anda bisa berbicara tentang sebuah perusahaan dengan ribuan karyawan dan jutaan dolar dalam pendanaan. Dalam <a href="http://theleanstartup.com/book">buku Eric</a> ia berbicara tentang Lean Startup dengan 7.000 orang, sebuah perusahaan kecil yang Anda mungkin pernah mendenganya, Intuit. Memang Intuit tidak bootstrap, pada kenyataannya mereka memiliki banyak pendanaan, tetapi mereka mengikuti prinsip-prinsip Lean Startup untuk rapid iteration (iterasi cepat) dan membuat produk dan jasa yang pelanggan sukai.</p>
<p>Perhatikan mitos tentang Lean Startup sebagai berikut ini yang ditulis di <a href="http://www.startuplessonslearned.com/2010/04/five-myths-about-lean-startup.html" target="_blank">blognya</a> Eric Ries:</p>
<p><strong>Myth</strong>: Lean (ramping) berarti cheap (murah). Konsep lean startups berarti membakar uang sekecil mungkin.</p>
<p><strong>Truth</strong>: Metode lean startup bukan tentang cost, tetapi tentang speed. Konsep lean startup membuang uang lebih sedikit karena mereka disiplin dalam menggunakan pendekatan testing dari ide dan produk baru. &#8220;Lean&#8221; ketika digunakan dalam konteks lean startup me-refer kepada proses membangun perusahaan dan produk menggunakan konsep <a href="http://www.amazon.com/Lean-Thinking-Banish-Create-Corporation/dp/0743231643?ie=UTF8&amp;tag=lessolearn01-20&amp;link_code=btl&amp;camp=213689&amp;creative=392969" target="_blank">lean manufacturing</a> yang melibatkan pengujian hipotesis secara berulang dan cepat, pembelajaran mengenai customer dan pendekatan product development yang disiplin.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/mitos-lean-startup-lean-dan-bootstrap-adalah-dua-hal-berbeda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Magic of Thinking Big &#8211; Formula Untuk Mencapai Mimpi Wirausaha Sukses</title>
		<link>http://startupbisnis.com/the-magic-of-thinking-big-formula-untuk-mencapai-mimpi-wirausaha-sukses/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/the-magic-of-thinking-big-formula-untuk-mencapai-mimpi-wirausaha-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 06:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guest Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation & Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[berpikiran besar]]></category>
		<category><![CDATA[thinking big]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha modal kecil]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7760</guid>
		<description><![CDATA[Dia membuktikan bahwa seseorang tidak perlu memiliki intelektual tinggi atau level talent yang sangat tinggi untuk mencapai sukses dan kepuasan hidup tetapi kita perlu belajar dan memahami kebiasaan berpikir dan berperilaku dengan cara-cara yang akan membawa kita ke sana. <a href="http://startupbisnis.com/the-magic-of-thinking-big-formula-untuk-mencapai-mimpi-wirausaha-sukses/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ffffff;">Wirausaha sukses harus berpikiran besar, wirausaha muda mandiri</span></p>
<p><a href="http://www.facebook.com/wilsonbeh" target="_blank"><strong>Editor&#8217;s note</strong></a> : Wilson Beh adalah mahasiswa jurusan Finance di Washington D.C. dan intern di World Bank. Menulis blog di <a href="http://wilsonbeh.com/" target="_blank">wilsonbeh.com</a>.</p>
<blockquote><p>&nbsp;</p>
<p>We live everyday with the hope that tomorrow will be a better one.</p>
<p>We want to achieve wonderful things no matter it is in business, relationship or personal aspiration.</p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jutaan orang di seluruh dunia telah mencapai kehidupan yang lebih baik dengan menggunakan konsep <strong>The Magic of Thinking Big</strong> oleh Dr David J. Schwartz. Beliau telah lama dianggap sebagai salah satu ahli terkemuka dalam bidang motivasi. Dalam buku ini, ia membuat satu set pertanyaan dan rumus yang akan membantu Anda merancang dan bekerja untuk mencapai Impian Anda.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/the-magic.jpg"><img class="size-full wp-image-7770 aligncenter" alt="the magic" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/the-magic.jpg" width="531" height="513" /></a></p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p><b>The Magic of Thinking Big – 10 years from now, who do you want to be?</b></p>
<p>Dr. Schwartz mempresentasikan program yang bertujuan membantu Anda mencapai yang terbaik dari diri Anda, dari pernikahan Anda dan komunitas Anda. Dia membuktikan bahwa seseorang tidak perlu memiliki intelektual tinggi atau level talent yang sangat tinggi untuk mencapai sukses dan kepuasan hidup tetapi kita perlu belajar dan memahami kebiasaan berpikir dan berperilaku dengan cara-cara yang akan membawa kita ke sana.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang bisa saya bagi kepada Anda. Tidak  masalah apakah Anda karyawan, businessman, entrepreneur atau mahasiswa, Anda perlu menanyakan diri sendiri beberapa pertanyaan berikut :</p>
<p><span style="color: #ffffff;">wirausaha modal kecil , wirausaha sukses, wirausaha adalah</span></p>
<h2>Tentang Pekerjaan / Bisnis : 10 Tahun dari Sekarang</h2>
<p>Apa tingkat pendapatan yang ingin saya capai?<br />
Apa tingkat tanggung jawab yang saya cari?<br />
Berapa banyak otoritas yang ingin saya perintah?<br />
Apa prestise yang saya harapkan untuk didapat dari pekerjaan saya?</p>
<h2>Tentang Keluarga : 10 Tahun dari Sekarang</h2>
<p>Apa jenis standar hidup yang ingin saya berikan untuk keluarga saya dan saya sendiri?<br />
Apa jenis rumah yang saya ingin tinggali?<br />
Apa jenis liburan yang ingin saya ambil?<br />
Dukungan keuangan apa yang saya bisa berikan pada anak-anak saya di masa awal mereka?</p>
<p><strong><span style="font-size: 1.5em;">Tentang Kehidupan Sosial : 10 Tahun dari Sekarang</span></strong></p>
<p>Apa jenis teman yang ingin saya miliki?<br />
Kelompok sosial apa yang akan saya ikuti?<br />
Komunitas posisi kepemimpinan yang ingin saya pegang?<br />
Dalam bidang apa saya bisa menjadi juara ?</p>
<p><a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/think-big.jpg"><img class="aligncenter" alt="think-big" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/think-big.jpg" width="400" height="303" /></a><br />
Tulis dan gambarkan jawaban Anda untuk semua pertanyaan di atas. Siapa Anda hari ini adalah hasil dari apa yang Anda lakukan beberapa tahun yang lalu.<br />
<strong>You have to <i>think anyway, so why not think big</i>? &#8211; Donald Trump</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/the-magic-of-thinking-big-formula-untuk-mencapai-mimpi-wirausaha-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Event Announcement : Startup Visa Canada Webinar, 24 Mei Jam 23 Malam WIB by @Hambalia</title>
		<link>http://startupbisnis.com/event-announcement-startup-visa-canada-webinar-24-mei-jam-23-malam/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/event-announcement-startup-visa-canada-webinar-24-mei-jam-23-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 08:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guest Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Anastasia Hambali]]></category>
		<category><![CDATA[Growlabs]]></category>
		<category><![CDATA[Startup visa Kanada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7752</guid>
		<description><![CDATA[Anastasia Hambali adalah seorang asli Indonesia yang  terdampar di startup scene Vancouver, Kanada karena bosan terkungkung di kubikel kecil di sebuah perusahaan besar. Sekarang Community Manager di GrowLab, working alongside crazy entrepreneurs making amazing things happen! Saat ga lagi tweeting, blogging, curating, bikin event, nulis press release, promosi GrowLab dan startups kanan kiri depan belakang, Anastasia bakal hunting ide ato speaker buat TEDx events sambil ngopi di cafe terdekat. Tweet her @hambalia. <a href="http://startupbisnis.com/event-announcement-startup-visa-canada-webinar-24-mei-jam-23-malam/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/anastasia-Hambali.jpg"><br />
<img class="alignleft  wp-image-7764" style="margin: 5px;" alt="anastasia Hambali" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/anastasia-Hambali.jpg" width="180" height="180" /></a><strong>Editor&#8217;s note :</strong> Anastasia Hambali adalah seorang asli Indonesia yang  terdampar di startup scene Vancouver, Kanada karena bosan terkungkung di kubikel kecil di sebuah perusahaan besar. Sekarang Community Manager di GrowLab, working alongside crazy entrepreneurs making amazing things happen! Saat ga lagi tweeting, blogging, curating, bikin event, nulis press release, promosi GrowLab dan startups kanan kiri depan belakang, Anastasia bakal hunting ide ato speaker buat TEDx events sambil ngopi di cafe terdekat. Tweet her <a href="http://www.twitter.com/hambalia" target="_blank">@hambalia</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak bisa dipungkiri, Mekah dari dunia Startup masih terletak di Silicon Valley. Pemain kawakan di bidang teknologi masih berpusat di sana, baik dari segi investor maupun partner bisnis atau perusahaan yang banyak <i>acquiring </i>startup.</p>
<p>Namun, hal ini mulai berubah, terutama karena negeri Paman Sam memang tidak terkenal ramah pada kaum imigran yang banyak berperan dalam teknologi startup. Brad Feld, co-founder dari <a href="http://www.foundrygroup.com/wp/">Foundry Group</a> dan <a href="http://www.techstars.com/">TechStars</a>, dan pengarang buku Startup Communities sering curhat di <a href="http://www.feld.com/wp/archives/2013/01/canadas-start-up-visa-program.html">blog</a> nya tentang kesulitan mereka menggalangkan Startup Visa. Menurut Feld, ini sangat menghambat perkembangan teknologi dan ekonomi Amerika.</p>
<p>Maka dari itu, banyak entrepreneurs yang memilih untuk tinggal di Kanada yang terletak di utara Amerika.  3 kota Kanada baru saja dinamakan sebagai Top 10 Startup Ekosistem di Dunia oleh Startup Genome. Kota-kota ini adalah Toronto, Vancouver dan Waterloo.</p>
<p><b>Kenapa membangun bisnis di Kanada?</b></p>
<p>Ada miskonsepsi kalau di luar Silicon Valley tidak ada investor yang mau menanamkan modal di startups. Hal ini tidak benar.</p>
<p>Toronto, Vancouver dan Waterloo terletak tidak jauh dari pusat startup di kota-kota besar di Amerika. Investor dari Negara Paman Sam tidak jarang berkunjung dan menanamkan modal kepada startup di sana . Investor di Kanada pun tidak kalah sibuk menulis cek dan membantu startup untuk berkembang.</p>
<p>Ryan Holmes, founder dan CEO dari HootSuite, juga memilih untuk membangun HQ di Vancouver, Kanada daripada pindah ke San Fransisco. Baca artikel lengkapnya <a href="http://www.canadianbusiness.com/technology-news/is-hootsuite-canadas-next-tech-titan/">di sini</a>.</p>
<p>Negara Kanada juga sangat ramah terhadap kaum pendatang. GrowLab sendiri membantu startup dari Rumania untuk pindah ke Kanada. Tapi bukti terbesar dari keramah-tamahan dari negara yang melahirkan HootSuite dan Flickr adalah program terbaru pemerintah Kanada: Startup Visa.</p>
<p><b>Latar belakang Startup Visa Kanada dan cara mendapatkannya</b></p>
<p>Startup Visa Kanada adalah hasil jerih parah Boris Wertz (salah satu founder GrowLab), Danny Robinson (veteran entrepreneur, CEO – Perch) dan Maura Rodgers (entrepreneur dan CEO – Strutta).</p>
<p>Di tahun 2011, tiga entrepreneur kawakan ini <a href="http://versiononeventures.com/startup-visa-canada-is-here/">melobi pemerintah Kanada untuk menggagaskan program Startup Visa</a>. Kenapa? Summify (acquired oleh Twitter tahun 2012).</p>
<p>Founders dari Summify, Christian Strat dan Mircea Pașoi datang ke Vancouver pada tahun 2010. Namun, bukannya sibuk membangun startup, mereka malah disibukkan dengan birokrasi pemerintah untuk tinggal dan menetap di Kanada. Wertz, Robinson dan Rodgers merasa bahwa Kanada harusnya membuka pintu lebar-lebar bagi entrepreneurs dengan skill dan ide bisnis seperti ini.</p>
<p>Dua tahun berlalu, dan sekarang pemerintah Kanada mengalokasikan 2750 visa per tahun bagi entrepreneurs yang mau membangun bisnis di sini. Program Startup Visa memungkinkan entrepreneur tidak hanya untuk mendapatkan ijin usaha dan investasi di Kanada, tapi juga untuk menetap secara permanen.</p>
<p>Kanada sangat ideal karena stabilitas ekonomi dan lingkungan yang ramah imigran. Dari segi lokasi, Vancouver (ranking 9 di Top 10 Startup Ekosistem di dunia) terletak sangat strategis dari pusat-pusat teknologi di Amerika, termasuk Silicon Valley.</p>
<p>Berminat untuk mengetahui lebih lanjut tentang program ini? RSVP untuk online information session pada hari Jumat, 24 Mei jam 9:00-11:00 AM PDT (Sabtu, jam 11:00 PM – 1:00 AM WIB).</p>
<p>Maura Rodgers, salah satu pelobi utama Startup Visa, dan Mike Edwards, Eksekutif Direktur GrowLab dan CEO dari LX Ventures, akan membahas program Startup Visa dan menjawab pertanyaan seputar mendapatkan modal dan hal-hal yang di cari oleh investor Kanada.</p>
<p>Link RSVP: <a href="https://plus.google.com/events/c4c25ikmro241ouuognh6nik66s">https://plus.google.com/events/c4c25ikmro241ouuognh6nik66s</a></p>
<p>More information: <a href="https://startupvisa.ca/">https://startupvisa.ca</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=zq4_Uf1jQE8">http://www.youtube.com/watch?v=zq4_Uf1jQE8</a></p>
<p></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/event-announcement-startup-visa-canada-webinar-24-mei-jam-23-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Perlu Menggunakan Bisnis Model Kanvas ?</title>
		<link>http://startupbisnis.com/kenapa-perlu-menggunakan-model-bisnis-kanvas/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/kenapa-perlu-menggunakan-model-bisnis-kanvas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 13:59:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>StartupBisnis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Model Kanvas]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis model kanvas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7629</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini adalah tentang manfaat menggunakan bisnis model kanvas, sebuah tools yang dirancang  untuk membangun dan menggali ide bisnis. <a href="http://startupbisnis.com/kenapa-perlu-menggunakan-model-bisnis-kanvas/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/Business-Model-Canvas.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-7744" alt="bisnis model generation" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/Business-Model-Canvas.png" width="629" height="293" /></a>
<p>Sebelumnya postingan saya adalah tentang menggunakan proses <a href="http://startupbisnis.com/mempelajari-konsep-lean-startup-customer-development-script/" target="_blank">Customer Development</a>  untuk memulai pengujian asumsi startup dan model bisnis.</p>
<p>Posting ini adalah tentang manfaat menggunakan bisnis model kanvas, sebuah tools yang dirancang  untuk membangun dan menggali ide bisnis.</p>
<h3>Melaunch Product dengan Model Bisnis Pertama Anda</h3>
<p>Banyak entrepreneurs meng-overestimate value dari sebuah ide, berpikir ide itu benar-benar cukup untuk membangun bisnis yang sukses dan berkelanjutan. Karena mereka pikir ide mereka lebih baik dari kompetitor, mereka jadi lupa meluangkan waktu untuk mengeksplorasi model bisnis alternatif.</p>
<p>Para founder sering ngotot dengan model bisnis pertama mereka dan tidak menguji model lain, mereka malah terlalu cepat fokus pada fitur produk (sering terlalu dini). Namun, sejarah dipenuhi dengan konsep-konsep besar yang telah gagal dalam tahap konsep mereka dengan berbagai alasan.</p>
<p>Sebagian besar perusahaan sukses melakukan tweaking produk mereka / penawaran mereka berkali-kali sebelum menemukan pendekatan yang benar untuk membangun bisnis.</p>
<p>Setiap startup dapat dibawa ke market dengan beberapa model bisnis alternatif. Kunci kesuksesan adalah untuk menemukan model terbaik dengan cepat.</p>
<h3>Dokumen business plan 40 Halaman &#8211; pendekatan tradisional untuk mendokumentasikan bisnis Anda</h3>
<p>Jika Anda pernah berbicara kepada siapapun yang menghadiri sekolah bisnis, pendekatan tradisional untuk mendokumentasikan bisnis Anda adalah business plan 40-halaman.</p>
<blockquote><p>Pengertian &#8220;business plan&#8221; dari <a href="http://www.sba.gov/category/navigation-structure/starting-managing-business/starting-business/how-write-business-plan" target="_blank">SBA.gov</a> (semacam kementrian UKM di USA) &#8220;A business plan is an essential roadmap for business success. This living, breathing document generally projects 3-5 years ahead and outlines the route a company intends to take to reach, maintain and grow revenues. A well thought out plan also helps you to step-back and think objectively about the key elements of your business venture and informs your decision-making.”</p></blockquote>
<p>Pendekatan dokumen &#8220;business plan&#8221; seringkali terlalu formal untuk entrepreneur, biasanya dokumen ini menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan dan membutuhkan banyak informasi yang tak seorang pun mau membacanya. Selain itu,</p>
<p>Setengah jalan dalam penulisan business plan, biasanya akan terjadi perubahan dan entrepreneur harus memodifikasi secara signifikan business plan-nya, yang menyebabkan banyak waktu terbuang.</p>
<p>Terakhir, kemampuan untuk mendapatkan feedback dari market atau pelanggan atau mitra potensial sangat terbatas karena entrepreneur perlu untuk menyelesaikan semua business plan 40 halaman dulu.</p>
<h3>Pendekatan Lean Startup untuk Mendokumentasikan Model Bisnis</h3>
<p>Jika Anda adalah founder startup di tahap awal hal, hal  terakhir yang Anda ingin lakukan adalah menulis business plan sebanyak 40 halaman. Bukankah lebih bagus jika Anda bisa mendokumentasikan model bisnis Anda pada satu halaman, dan menghabiskan sisa waktu Anda untuk fokus pada sesuatu yang benar-benar membangun bisnis Anda ?</p>
<p>Berkat Alexander Osterwalder, kita sekarang memiliki alat visual satu halaman yang memungkinkan startup untuk tetap fokus pada value creation (penciptaan nilai) dan tidak membuang-buang kertas dan waktu. Tools ini disebut Business Model Canvas dan digunakan oleh banyak startups yang telah mengadopsi pemikiran Lean Startup. Buku Osterwalder itu, Business Model Generation adalah resource yang penting.</p>
<blockquote><p>Dari Wikipedia, “The <b>Business Model Canvas</b> is a strategic management template for developing new or documenting existing business models. It is a visual chart with elements describing a firm&#8217;s value proposition, infrastructure, customers, and finances. It assists firms in aligning their activities by illustrating potential trade-offs.</p></blockquote>
<p>Business Model Canvas memungkinkan startup untuk mendokumentasikan 9 area dari model bisnis. Beberapa di antaranya adalah:</p>
<p>Value Propositions<br />
Channels<br />
Customer Relationship<br />
Customer Segments<br />
Key Resources<br />
Key Partners<br />
Key Activities<br />
Cost Structure<br />
Revenue Streams</p>
<p>Daripada menulis paragraf panjang, setiap kotak diisi dengan catatan singkat untuk mendokumentasikan hipotesis terkait dengan bagian tertentu dari model bisnis. Pendekatan ini memungkinkan rencana bisnis awal bisa didokumentasikan dalam beberapa jam daripada bulan (seperti pada pendekatan business plan 40 halaman).</p>
<p><strong><span style="font-size: 1.17em;">Mengapa menggunakan Model Bisnis Kanvas ?</span></strong></p>
<ul>
<li>Visual Thinking :</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Cara terbaik untuk menggunakan BMC adalah untuk mencetak versi berukuran poster besar dan menempelkannya ke dinding. Setelah itu, founder kemudian menggunakan sticky notes seperti post-it untuk mengisi 9 bagian. Sticky notes memungkinkan <em>grup thinking</em> karena setiap orang dalam tim dapat berpartisipasi aktif.</p>
<ul>
<li>Iterasi dengan cepat :</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">&#8220;Iterasi&#8221; adalah proses di mana founder &#8220;keluar dari kantor atau labnya&#8221; dan mencoba memvalidasi idenya, kemudian kembali lagi ke kantor untuk memperbaiki model bisnis dan produknya berdasarkan feedback yang didapat dari market. Dengan sifat ringkas dan menyeluruh dari bisnis model kanvas, founder bisa dengan cepat melakukan iterasi ini.</p>
<ul>
<li>Dengan cepat melihat kaitan dari 9 komponen bisnis :</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Bisnis Model Kanvas memungkinkan entrepreneur untuk secara visual menggambarkan kaitan dari masing-masing komponen bisnis tersebut. Seringkali founder menggambar garis dan ilustrasi di poster untuk mewakili potongan-potongan teka-teki dan bagaimana mereka bekerja sama. Dengan cara ini, tim dapat menemukan hubungan dari  peluang pasar dan / atau proposisi nilai yang unik. Selanjutnya, tim kemudian dapat mendokumentasikan ide-ide baru sebagai hipotesis baru untuk menguji BMC sebagai iterasi baru.</p>
<ul>
<li>Memaksa tim untuk dengan ringkas menyampaikan pikirannya :</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Karena informasi dicatat dengan pendek pada post-it notes, tim dipaksa untuk menjelaskan dengan tepat dan ringkas apa yang mereka mau untuk menguji atau menindaklanjuti pada iterasi berikutnya.</p>
<ul>
<li>Bentuk visual dari bisnis model kanvas memudahkan startup untuk membaginya dengan partner, rekan kerja :</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Karena bisnis model kanvas disajikan dalam bentuk poster besar dan visual, mudah untuk berbagi melalui foto atau mengambil poster dari dinding untuk  bertemu dengan pihak lain yang berkepentingan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/kenapa-perlu-menggunakan-model-bisnis-kanvas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menjual di Internet : Meningkatkan Profit ? Jangan Hanya di Facebook !</title>
		<link>http://startupbisnis.com/cara-menjual-di-internet-meningkatkan-profit-jangan-hanya-di-facebook/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/cara-menjual-di-internet-meningkatkan-profit-jangan-hanya-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 May 2013 06:44:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guest Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjual di internet]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjual di media sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7727</guid>
		<description><![CDATA[Media sosial memang mampu membawa setiap individu yang bergabung kedalamnya menjadi sebuah zona nyaman yang dimana mampu curhat dengan leluasa tanpa harus bertatapan langsung, mendapatkan informasi lebih cepat tanpa harus membuka media televisi terlebih dahulu bahkan mampu memberikan penghasilan yang menggiurkan, jika teroptimasi dengan baik. <a href="http://startupbisnis.com/cara-menjual-di-internet-meningkatkan-profit-jangan-hanya-di-facebook/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/facebook_2434008b.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7729" alt="cara menjual di internet media sosial " src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/facebook_2434008b.jpg" width="620" height="387" /></a>
<p><strong><br />
</strong><span style="color: #ffffff;">Cara menjual di internet media sosial</span></p>
<p><strong>Editor’s note</strong> :  <a href="http://www.twitter.com/AndhikaWijaya">Andhika Wijaya Kurniawan</a> adalah Internet Business Coach<b>™, </b>Digital Strategist dan Konsultan Bisnis yang berpengalaman lebih dari 8 tahun dalam dunia Bisnis Internet. Saat ini ia menjabat sebagai Managing Director <a href="http://www.andhikawijayakurniawan.com/">AWK Education &amp; Consulting</a> dan CEO of <a href="http://www.indodigitalagency.com/">Indonesia Digital Agency</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Media sosial memang mampu membawa setiap individu yang bergabung kedalamnya menjadi sebuah zona nyaman yang dimana mampu curhat dengan leluasa tanpa harus bertatapan langsung, mendapatkan informasi lebih cepat tanpa harus membuka media televisi terlebih dahulu bahkan mampu memberikan penghasilan yang menggiurkan, jika teroptimasi dengan baik.</p>
<p>Jangan heran jika saya mengatakan “<b>mampu memberikan penghasilan yang menggiurkan</b>”, karena pada kenyataannya emang benar adanya.</p>
<p>Salah satu klien saya adalah seorang ibu rumah tangga yang mampu meraup income Rp. 20.000.000,-/hari <em>(dua puluh juta per hari)</em> hanya memanfaatkan social media facebook. Kendala pertama kali beliau datang kepada saya adalah bingung karena income awal hanya berputar-putar dan beliau datang untuk konsultasi serta meminta bantuan saya untuk melakukan optimasi pada facebook.</p>
<p>Seperti yang sering saya share dalam twitter, bahwa jika ingin berjualan di facebook, jangan menggunakan facebook profile atau buat akun baru untuk profile jualan. Tapi manfaatkan facebook page untuk berjualan.</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah cukup hanya dengan menggunakan facebook?. Jika di facebook mampu memberikan penghasilan, katakan saja Rp. 500.000,-/hari <em>(lima ratus ribu per hari)</em> maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana jika diluar dari facebook?. Berapa income yang mampu Anda dapatkan dalam per hari?.</p>
<p>Facebook adalah salah satu social media yang dimana untuk masuk kedalam jaringan facebook, harus memiliki akun terlebih dahulu. Bagaimana jika ada orang yang tidak memiliki akun facebook?. Apakah harus membuat terlebih dahulu dan baru memesan produk?. Jika pemikiran Anda seperti itu, maka telah kehilangan ratusan juta calon konsumen yang haus akan informasi.</p>
<p>Yang ingin saya katakan dalam artikel ini adalah bahwa facebook dapat Anda gunakan sebagai media perantara yang dimana Anda tetap harus memiliki “<b>pusat</b>” yang tidak tergantung oleh facebook yang dimana semua orang dapat mengakses “<b>pusat</b>” ini. Kata “<b>pusat</b>” yang dimaksud adalah situs atau toko online yang siap bekerjasama 24 jam 7 hari dengan search engine (Google/Bing/Yahoo).</p>
<p>Dalam menjalankan bisnis di internet dan melakukan kegiatan internet marketing, Anda <span style="text-decoration: underline;">tidak dapat meningkatkan PROFIT</span> jika hanya menggunakan satu arah jalan, sedangkan diluar masih banyak jalan lain yang dapat mendongkrak income/penghasilan Anda. Jadi, Integrasikan semuanya untuk meningkatkan penghasilan Anda.</p>
<p>Dalam seminar saya bertopik <a title="Education Services" href="http://www.andhikawijayakurniawan.com/web/education-services" target="_blank">Internet Marketing For Online Shop</a>, saya pernah menjawab salah satu peserta yang bertanya tentang cara memasarkan produknya. Kemudian saya tanyakan kembali cara apa saja yang sudah digunakan, kemudian peserta tersebut menjawab kalau dia hanya menggunakan facebook. Jawaban saya pada saat itu adalah “<em>Keluar dari facebook dan bangun web toko online sendiri</em>”. Alasannya adalah orang mencari informasi di search engine, bukan di facebook. Kalau di facebook, orang mencari teman atau mencari partner serta bersosialisasi. It’s Social Media.</p>
<p>Karena faktanya, dunia internet itu adalah dunia yang sangat luas. Jadi, sebagai pelaku bisnis yang menjalankan bisnisnya dengan media internet, Anda harus memiliki pandangan yang luas dan strategy yang luas juga.</p>
<p>Semoga artikel saya tentang “<strong>Cara Menjual di internet : Meningkatkan Profit?, Jangan Hanya Di Facebook!</strong>” yang dimana merupakan request dari salah satu followers twitter saya, dapat memberikan manfaat dan memberikan sedikit pandangan lain dalam menjalankan bisnis Anda dengan media internet.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/cara-menjual-di-internet-meningkatkan-profit-jangan-hanya-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebebasan Adalah Jantungnya Pengusaha by @JakaWira</title>
		<link>http://startupbisnis.com/kebebasan-adalah-jantungnya-pengusaha-by-jakawira/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/kebebasan-adalah-jantungnya-pengusaha-by-jakawira/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 13:57:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guest Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation & Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjadi pengusaha sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Jaka Wiradisuria]]></category>
		<category><![CDATA[Valadoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7668</guid>
		<description><![CDATA[Jadi, jangan berpikir mau jadi pengusaha kalau Anda tidak bisa bebas merdeka, sesederhana itu! … Kebebasan adalah jantungnya sang wiraswasta; the heart of the entrepreneur – Bob Sadino, Mereka Bilang Saya Gila! <a href="http://startupbisnis.com/kebebasan-adalah-jantungnya-pengusaha-by-jakawira/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/Jaka-Wira.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7714" alt="Cara menjadi pengusaha sukses Jaka Wira" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/Jaka-Wira.jpg" width="648" height="432" /></a>
<p><span style="color: #ffffff;">cara menjadi pengusaha sukses</span></p>
<p><strong>Editor’s note</strong> : <a href="http://www.twitter.com/jakawira" target="_blank">Jaka Wiradisuria</a> adalah Founder &amp; CEO <a href="http://www.valadoo.com/" target="_blank">Valadoo.com</a>, sebuah startup di bidang pariwisata yang <a href="http://dailysocial.net/post/wego-dikabarkan-membeli-saham-valadoo" target="_blank">pada pertengahan tahun 2012 diakuisisi</a> oleh <a href="http://www.crunchbase.com/company/wego-com" target="_blank">Wego</a> ( Travel tech company dari Aussie yang didirikan tahun 2006 dan saat ini menjadi salah satu search engine travel paling lengkap di dunia yang beroperasi di lebih dari 50 market di dunia). Artikel lain tentang Jaka Wira bisa dibaca di  <a href="http://startupbisnis.com/jakawira-mendirikan-vldoo-mengubah-konsep-diakuisisi-salah-1-portal-travel-search-terbesar-dunia/" target="_blank">@Jakawira : Mendirikan @VLDOO , Mengubah Konsep , Diakuisisi Salah 1 Portal Travel Search Terbesar Dunia !</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>Jadi, jangan berpikir mau jadi pengusaha kalau Anda tidak bisa bebas merdeka, sesederhana itu! … Kebebasan adalah jantungnya sang wiraswasta; the heart of the entrepreneur – Bob Sadino, Mereka Bilang Saya Gila!</p></blockquote>
<p>Ir. Ciputra menyebutkan bahwa secara umum ada 3 jenis pengusaha, pengusaha oleh alam (latar belakang keluarga), pengusaha oleh-kecelakaan, dan pengusaha dengan learning.</p>
<p>Tulisan ini akan memusatkan perhatian pada jenis terakhir karena banyak orang di sekitar kita dikelompokkan menjadi golongan yang terakhir karena banyak dari kita yang dididik dalam budaya yang kuat dari latar belakang akademis konservatif (yaitu ITB, UI, ITS , dll) namun memiliki semangat yang sangat kuat untuk memulai usaha sendiri. Kebanyakan dari kita adalah tipe orang yang berusaha mengubah atau memperkuat DNA kita yang bersifat ‘opportunity-seeking-value creating-DNA’ dengan mengekspose diri kita secara langsung kepada dunia entrepreneurial.</p>
<p>Sudah sejak lama saya mencari jawaban apa saja hal yang benar-benar menggagalkan keinginan kebanyakan orang untuk mulai mewujudkan impian kewirausahaan mereka. Banyak juga alasan yang kuat yang telah disampaikan oleh banyak entrepreneur Indonesia yang sukses, ada juga batasan-batasan dari dalam diri sendiri.</p>
<p>Mengambil pelajaran dari kutipan di atas, setiap orang yang ingin memulai perjalanan mereka di dunia kewirausahaan perlu menjadi orang bebas, karena kemerdekaan adalah jantung dari entrepreneur. Anda harus menyingkirkan batasan yang menghalangi, dari awal hingga akhir, untuk mewujudkan mimpi Anda dan memperluas zona kenyamanan Anda, sehingga Anda benar-benar bisa melakukan hal yang Anda sukai.</p>
<p><strong>Ketakutan yang Berlebihan</strong><br />
Yang pertama, dan yang merupakan hal paling umum, adalah batas yang berasal dari rasa takut akan kegagalan. Ini akan menyebabkan rasa takut untuk melakukan tindakan tegas yang memiliki risiko yang tinggi. Jika ketakutan itu tidak diurus secara menyeluruh dari sekarang, saya pasti hanya akan mengucapkan selamat tinggal kepada semangat memulai usaha Anda. Tujuan memperluas zona kenyamanan kita untuk dunia wirausaha akan menjadi utopia belaka.</p>
<p>Ketakutan yang berlebihan juga terkait dengan harapan yang dirasakan dari masyarakat / lingkungan untuk lulusan perguruan tinggi untuk dianggap sebagai alumnus sukses jika memiliki karir yang stabil, bekerja di Perusahaan Multi Nasional besar, dll, meskipun mungkin tidak 100 % benar.</p>
<p><strong>Harapan Yang berlebihan</strong><br />
Memiliki harapan adalah hal yang mendasar ketika kita dituntut untuk mencapai sesuatu yang jauh melampaui zona kenyamanan Anda saat ini. Harapan sangat dibutuhkan karena tanpa harapan tidak akan ada passion yang mendorong Anda lebih jauh untuk mencapai end-in-mind. Namun, harapan bukanlah segalanya, terutama ketika harapan terlau berlebihan atau terlalu tinggi.</p>
<p>Harapan yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap kekecewaan yang bisa membuat seluruh impian kewirausahaan Anda lenyap sebelum waktunya. <span style="color: #ffffff;">cara menjadi pengusaha sukses</span></p>
<p>Pelajaran utama dari hal ini adalah dengan menghapus harapan berlebihan dari pikiran Anda. Anda bisa membuat setiap langkah menjadi lebih ringan dan penuh kesenangan dan kebahagiaan.</p>
<p><strong>Pertimbangan teoritis Yang berlebihan</strong><br />
Batas terakhir adalah salah satu yang paling menarik, terutama bagi mereka yang mendapatkan gelar mereka di bidang teknik. Keindahan memiliki latar belakang teknik adalah bahwa Anda sudah dilengkapi dengan keterampilan analitis yang kuat dan cara yang logis dalam berpikir.</p>
<p>Di sisi lain, pada keindahan ini, sebenarnya juga bisa menjadi pisau bermata dua karena memiliki pikiran logis yang terlalu kuat membuat kebanyakan engineer menjadi seorang yang &#8220;“Mr. Know-it-all-narrow-minded person&#8221; dengan banyaknya asumsi teoritis dan risiko yang diperhitungkan menjadi berlebihan.</p>
<p>Pada akhirnya, keindahan akan memudar dan semua yang kita lihat adalah hal rusak karena pengetahuan kita yang terbatas untuk melakukan kemajuan dan membuat perubahan signifikan dalam hidup kita. Sementara orang lain yang beruntung memiliki pikiran terbuka menyadari apa yang benar-benar penting untuk membuat kemajuan dalam hidup mereka.</p>
<p>Dengan cara berpikir yang sempit, Anda tentu menyadari bahwa Anda tidak akan mampu membuat kemajuan apapun karena semua langkah selanjutnya akan terhambat oleh kekhawatiran Anda yang berlebihan. Oleh karena itu, pendekatan &#8220;just-do-it&#8221; mungkin satu-satunya cara untuk membuat Anda benar-benar maju untuk melakukan mimpi Anda&#8230; <strong>AND IT WORKED  :D</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“He who can not change the very fabric of his thought will never be able to change reality, and will never, therefore, make any progress.”</em><br />
– Anwar El-Sadat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/kebebasan-adalah-jantungnya-pengusaha-by-jakawira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegagalan Awal Para Pengusaha Terkenal (Dan Apa yang Mereka Pelajari)</title>
		<link>http://startupbisnis.com/kegagalan-awal-para-pengusaha-terkenal-dan-apa-yang-mereka-pelajari/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/kegagalan-awal-para-pengusaha-terkenal-dan-apa-yang-mereka-pelajari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 02:32:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>StartupBisnis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation & Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata mutiara motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan pengusaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7675</guid>
		<description><![CDATA[kita sering berpikir, orang-orang yang menghasilkan kekayaan multi-billion dollar adalah jenis makhluk langka. Dan jarang gagal pada sesuatu. Namun ketika Anda melihat kembali pada sejarah kehidupan nyata para Entrepreneurs ini, ada banyak kegagalan yang mereka hadapi sebelum sukses. <a href="http://startupbisnis.com/kegagalan-awal-para-pengusaha-terkenal-dan-apa-yang-mereka-pelajari/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h2>Every failure contains the seeds of your next success &#8211; Paul Allen</h2>
</blockquote>
<p><span style="color: #ffffff;">kata kata mutiara motivasi</span></p>
<p>Ketika kita berpikir tentang legenda sejati dunia bisnis, sangat mudah untuk menempatkan mereka sebagai role model. Tentunya, kita sering berpikir, orang-orang yang menghasilkan kekayaan multi-billion dollar adalah jenis makhluk langka. Dan jarang gagal pada sesuatu. Namun ketika Anda melihat kembali pada sejarah kehidupan nyata para pengusaha ini, ada banyak kegagalan yang mereka hadapi sebelum sukses.</p>
<p>&nbsp;</p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/kata-kata-mutiara-bill-gates.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7681" alt="kata kata mutiara bill gates" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/kata-kata-mutiara-bill-gates.jpg" width="599" height="396" /></a>
<h2><strong>Bill Gates &amp; Paul Allen, Founder Microsoft</strong></h2>
<p>Bill Gates selamanya akan diingat sebagai founder Microsoft, tapi ini sebenarnya bukan bisnis pertamanya. Sebelum mendirikan raksasa perangkat lunak di belakang Windows, Gates memimpin sebuah perusahaan yang disebut Traf-O-Data. Tujuannya? membuat laporan yang terkomputerisasi dari data mentah dari traffic jalan di Amerika. Mereka kemudian berencana untuk menjual data komputerisasi ini kepada pemerintah negara bagian dan lokal, namun gagal karena produk tersebut tidak dapat diterima.</p>
<p>Menurut Paul Allen, mereka tidak memiliki customer, Traf-O-Data adalah ide bagus tanpa sebuah bisnis model. Mereka tidak melakukan riset pasar dan tidak tahu bahwa ternyata sangat sulit untuk mendapatkan komitmen pendanaan. Antara tahun 1974 dan 1980, Traf-O-Data membukukan krugian  $3,494 kemudian mereka menutupnya.</p>
<blockquote><p>Traf-O-Data remains my favorite mistake because it confirmed to me that every failure contains the seeds of your next success &#8211; Paul Allen  (<a href="http://www.thedailybeast.com/newsweek/2011/04/24/my-favorite-mistake.html" target="_blank">Newsweek</a>)</p></blockquote>
<p>Kegagalan di Traf-O-Data justru memberikan mereka informasi bahwa komputer kecil bisa menjalankan program yang sama dengan komputer besar dengan beberapa perubahan, tetapi dengan biaya yang jauh lebih kecil. Hal ini menjadi langkah penting menuju personal computer yang bisa digunakan semua orang dan mengilhami kelahiran microsoft.</p>
<p>Jika ada sesuatu yang bisa dipelajari dari Traf-O-Data, itu adalah <strong>gagasan pertama seorang Entrepreneurs jarang merupakan ide yang terbaik</strong>. Untungnya bagi mereka, mereka tidak berkecil hati dengan penutupan Traf-O-Data dan membuat salah satu perusahaan paling sukses dalam sejarah bisnis, Microsoft.</p>
<p><span style="color: #ffffff;">kata kata mutiara motivasi</span></p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/akio-morita.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7684" alt="kata kata mutiara akio-morita" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/akio-morita.jpg" width="425" height="319" /></a>
<h2><strong>Akio Morita &amp; Masaru Ibuka, founder Sony </strong></h2>
<p>Hari ini, Anda tentu tahu Sony sebagai perusahaan elektronik kelas dunia. Tetapi Sony, di awal pendiriannya adalah perusahaan berteknologi rendah dibandingkan yang lain, seperti yang ditunjukkan oleh pendirinya Akio Morita dalam menjual rice cooker. Masalahnya, seperti disebutkan oleh <a href="http://www.sonyinsider.com/2009/03/16/one-of-sonys-first-products-a-rice-cooker/" target="_blank">SonyInsider.com</a>, penanak nasi buatan sony lebih banyak membakar beras daripada memasaknya. SonyInsider juga Menyebut rice cooker ini sebagai &#8220;produk primitif&#8221;.  Proyek ini  menjadi  “primitive product&#8221; untuk Morita dan Masaru Ibuka. Pada akhirnya, kurang dari 100 unit terjual kepada publik.</p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/rice-cooker.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7685" alt="kata kata mutiara" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/rice-cooker.jpg" width="408" height="306" /></a>
<p>Morita dan Ibuka memiliki wisdom yang kuat untuk tetap berjuang keras, setelah proyek rice cooker itu gagal. Seandainya mereka adalah orang keras kepala dan lemah yang terus menerus yakin dengan ide produk pertamanya atau memutuskan berhenti, mereka mungkin tidak akan pernah membangun kerajaan elektronik bernama Sony.</p>
<p>Entrepreneurs hari ini harus bisa mengingat pelajaran ini. Jangan pernah takut untuk mendapat kerugian di awal, karena Anda dapat bergerak dari ide pertama yang buruk ke situasi yang lebih baik.</p>
<p><span style="color: #ffffff;">kata kata mutiara motivasi</span></p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/sanders_1872984c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7687" alt="kata kata mutiara" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/sanders_1872984c.jpg" width="460" height="287" /></a>
<h2><strong>Harland Sanders David, founder KFC</strong></h2>
<p>Harland Sanders David (lebih dikenal sebagai &#8220;Kolonel Sanders&#8221;) mengalami banyak kegagalan terberat di awal . Meskipun kita tahu sekarang ini dialah penemu resep ayam populer, tetapi tidak ada yang tahu pada awalnya penemuannya. Bahkan, Sanders mengalami penolakan lebih dari 1.000 kali sebelum akhirnya menemukan restoran yang bersedia bekerja dengannya. Kolonel Sanders membawa campuran rempah-rempah rahasia di dalam mobilnya untuk mencari mitra bisnis.</p>
<p>Kegagalan awal Kolonel Sanders adalah bukti kekuatan tekad. Ini akan menjadi terlalu mudah jika ia menyerah setelah ditolak seratus kali. Tapi Sanders tahu resep-nya memiliki nilai dan maju terus sampai ia menemukan seseorang yang setuju dengan ideanya. Mungkin tidak mengherankan founder Y Combinator, Paul Graham percaya <a href="http://www.paulgraham.com/determination.html" target="_blank">determinasi</a> adalah sesuatu yang paling penting untuk dimiliki seorang Entrepreneurs .</p>
<blockquote><p>In most domains, talent is overrated compared to determination. I can&#8217;t think of any field in which determination is overrated. The simplest form of determination is sheer willfulness. When you want something, you must have it, no matter what. &#8211; <a href="http://www.paulgraham.com/determination.html" target="_blank">Paul Graham</a></p></blockquote>
<p><span style="color: #ffffff;"> kata kata mutiara motivasi</span></p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/HenryFord_09_2000.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7690" alt="kata kata mutiara" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/HenryFord_09_2000.jpg" width="500" height="381" /></a>
<h2><strong>Henry Ford &amp; Detroit Automobile Co</strong></h2>
<p>Perusahaan pertama Ford &#8211; Detroit Automobile Company &#8211; bangkrut pada tahun 1901 di tengah keluhan pelanggan kareana harga tinggi dan kualitas rendah, menurut Newsweek. Henry Ford Company (didirikan satu tahun kemudian) telah ditinggalkan karena konflik dengan partnernya, sementara perusahaan ketiga hampir runtuh karena angka penjualan yang rendah membuatnya tidak mungkin mengembalikan pendanaan dari investor. Pada akhirnya, angel investor menyelamatkan bisnisnya yang bermasalah dan membuat perusahaan baru dengan nama Ford Motor Co. yang pada tahun 2009 menghasilkan net income sebesar $2.7 billion.</p>
<p>Dalam kegagalan diatas, apa yang Henry Ford pelajari adalah &#8220;dengarkanlah market Anda!&#8221;.  Ford Motor Company terfokus untuk memproduksi kendaraan secara massal yang pelanggan inginkan dan mampu untuk membeli. Tentunya, kita semua tahu tentang Ford Motor sementara hampir tidak ada orang yang ingat Detroit Automobile Co.</p>
<p><span style="color: #ffffff;">kata kata mutiara motivasi</span></p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/R.H-Macy.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7693" alt="kata kata mutiara" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/R.H-Macy.jpeg" width="501" height="370" /></a>
<h2><strong>R.H. Macy, founder jaringan dept store Macy </strong></h2>
<p>RH Macy tidak mengalami sukses instan di bisnis ritel. Bahkan, empat lokasi toko pertama yang ia buka adalah kegagalan besar (termasuk toko Macy pertama di Massachusetts.) Antara 1843-1855, semua tokonya mati karena permintaan konsumen yang sedikit dan total penjualan yang loyo.</p>
<p>Tentunya ada pelajaran yang bisa diambil di hampir setiap kegagalan usaha yang ada, tentunya ini juga tidak berbeda untuk R.H. Macy. Pada akhirnya ia pun membuka jalan untuk sukses dengan membuka toko di lokasi utama (New York City) bukan di daerah dengan permintaan yang sedikit.</p>
<p>Macy mengalami kegagalan di awal dan akhirnya sadar dan menyerap semua pelajaran yang dia bisa ambil untuk menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari.</p>
<p><span style="color: #ffffff;"> kata kata mutiara motivasi</span></p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/jk-rowling_78113-1920x1200.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7696" alt="kata kata mutiara" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/jk-rowling_78113-1920x1200.jpg" width="504" height="315" /></a>
<h2><strong>JK Rowling, &#8220;founder&#8221; Harry Potter</strong></h2>
<p>Ketika J.K Rowling menulis paragraf pertama dari novel Harry Potter, dia dalam keadaan hampir bangkrut, seorang single mother yang berjuang dari depresi. Ketika ia menyelesaikan script pertamanya, ia ditolak oleh 12 publisher sebelum publishing house kecil di London menerimanya. Saat ini menurut Biography.com, ia lebih kaya dari Queen Elizabeth II.</p>
<blockquote><p>I was set free because my greatest fear had been realized, and I still had a daughter who I adored, and I had an old typewriter and a big idea. And so rock bottom became a solid foundation on which I rebuilt my life. It is impossible to live without failing at something &#8211; JK Rowling</p></blockquote>
<p><span style="color: #ffffff;">kata kata mutiara motivasi</span></p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/evan-williams.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7699" alt="kata kata mutiara" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/evan-williams.jpg" width="502" height="335" /></a>
<h2><strong>Evan Williams, Blogger</strong></h2>
<p>Ketika Evan Williams dan partnernya, Meg Hourihan, membangun <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pyra_Labs" target="_blank">Pyra Labs</a> di tahun 1999, salah satu produknya adalah Blogger yang dilaunch pada 2001, awalnya Blogger sepenuhnya free dan tidak men-charge biaya dari user dan tidak memiliki revenue model, ketika dana seed perusahaan mengering, karyawannya terus bekerja tanpa bayaran selama beberapa minggu dan dalam beberapa kasus, sampai beberapa bulan, sampai kemudian Williams menghadapi &#8220;walk out&#8221; dari karyawannya, termasuk co foundernya, Meg Hourihan.</p>
<p>Williams menjalankan perusahaannya seorang diri dari rumahnya sampai berhasil mendapatkan pendanaan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Trellix" target="_blank">Trelix</a> dan kemudian diakuisisi oleh Google pada tahun 2003.</p>
<blockquote><p> “When you’re obsessing about one thing, you can reach insights about how to solve hard problems. If you have too many things to think about, you’ll get to the superficial solution, not the brilliant one.” &#8211; Evan Williams</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/kegagalan-awal-para-pengusaha-terkenal-dan-apa-yang-mereka-pelajari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengoptimalkan Campaign Google AdWords di Google Display Network (2) oleh @RyanBatchin</title>
		<link>http://startupbisnis.com/mengoptimalkan-campaign-google-adwords-di-google-display-network-2-oleh-ryanbatchin/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/mengoptimalkan-campaign-google-adwords-di-google-display-network-2-oleh-ryanbatchin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 May 2013 09:51:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guest Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[DGtraffic]]></category>
		<category><![CDATA[Google display network]]></category>
		<category><![CDATA[Ryan Batchin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7651</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sebelumnya kita sempat membahas mengenai bagaimana langkah-langkah awal mempersiapkan campaign Google Display Network, di tulisan berikut ini mari kita ulas lebih dalam lagi strategi dalam mengoptimalkan campaign Google Display Network <a href="http://startupbisnis.com/mengoptimalkan-campaign-google-adwords-di-google-display-network-2-oleh-ryanbatchin/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><i>Editor&#8217;s note :  </i><i>Ryan Batchin adalah seorang Google AdWords Optimizer di </i><a href="http://www.dgtraffic.com/"><i>DGtraffic Indonesia</i></a><i> dan saat ini menjadi Contributor untuk</i><i> </i><a href="http://goo.gl/QU0KS"><b><i>Forum Google AdWords di Indonesia</i></b></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah sebelumnya kita sempat membahas mengenai bagaimana <a href="http://startupbisnis.com/mengoptimalkan-campaign-google-adwords-di-google-display-network-part-1-oleh-ryanbatchin/" target="_blank">langkah-langkah awal mempersiapkan campaign Google Display Network</a>, di tulisan berikut ini mari kita ulas lebih dalam lagi strategi dalam mengoptimalkan campaign Google Display Network. Menjalankan iklan / sebuah campaign di Google Display Network, tidak hanya butuh ketekunan pada saat mempersiapkan materi atau strateginya di awal saja. Agar campaign kita dapat berjalan dengan lebih efektif, diperlukan beberapa langkahkhusus yang harus kita lakukan agar campaign GDN yang kita jalankan dapat berjalan lebih efektif dan mencapai goal sesuai yang kita inginkan.</p>
<h2>A. Tentukan metode penargetan campaign Google Display Network yang tepat</h2>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/GDN-Pict-1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-7653" alt="GDN Pict 1" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/GDN-Pict-1.jpg" width="472" height="153" /></a></p>
<ol>
<li><b><i>Managed Placement Targeting,</i></b>  metode penargetan dengan cara kita menargetkan secara manual website-website yang tergabung dalam jaringan Google mana saja yang ingin kita gunakan agar iklan kita muncul pada website tersebutPerlu kita ketahui bahwa dalam menjalankan campaign GDN, kita dapat menggunakan beberapa metode  penargetan yang dilakukan secara umum antara lain sebagai berikut:</li>
<li><b><i>Contextual Targeting,</i></b> metode penargetan dengan menargetkan kata kunci yang relevan sesuai dengan produk / jasa yang akan kita iklankan. Jadi nanti iklan kita akan muncul pada website yang memiliki content yang sesuai dengan keyword yang kita targetkan. Contoh: Kita menargetkan content tentang “mobil balap”, nantinya iklan kita akan muncul di website-website GDN yang mempunyai content relevan atau yang sedang membahas tentang “mobil balap”</li>
<li><b><i>Interest Targeting,</i></b> metode penargetan iklan GDN berdasarkan dari minat/interest audiens.</li>
<li><b><i>Topic Targeting,</i></b> metode penagetan iklan GDN berdasarkan topik-topik website yang kita pilih. Sebagai contoh, apabila kita memilih topik website tentang bisnis, maka nanti iklan kita akan dimunculkan pada website-website dengan topik bisnis seperti startupbisnis.com</li>
<li><b><i></i></b><b><i>Remarketing,</i></b> metode penargetan iklan GDN dengan menargetkan ulang audiens yang pernah mengunjungi halaman website kita dengan cara mengumpulkan <i>cookie</i> dari tiap user tersebut.<b><i></i></b></li>
</ol>
<h2>B. Siapkan materi iklan yang sesuai dengan kebutuhan Anda</h2>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/GDN-Pict-2.jpg"><img alt="GDN Pict 2" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/GDN-Pict-2-300x167.jpg" width="216" height="120" /></a>
<p>Di dalam campaign GDN kita dapat menentukan format iklan yang akan kita gunakan. Secara umum format iklan yang tersedia untuk campaign GDN adalah:</p>
<ol>
<li>Iklan format teks</li>
<li>Iklan format banner (JPG, GIF dan Flash Banner)</li>
<li>Iklan format video</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sini saya membagi 3 hal penting yang harus kita benar-benar perhatikan dalam mempersiapkan materi GDN,  antara lain adalah:</p>
<ol>
<li><b><i>Format iklan</i></b>, seperti yang sudah dijelaskan bahwa format iklan GDN secara umum dapat kita bagi 3 format yaitu teks, banner dan video. Saran dari saya untuk bisa melebarkan jangkauan dan kemunculan iklan, kita sediakan 3 format iklan tersebut. Karena perlu diketahui bahwa tidak semua website yang tergabung dalam jaringan GDN mensupport seluruh format iklan, ada yang hanya support teks saja atau banner format JPG saja. Dengan menyediakan berbagai jenis format iklan, maka kemungkinan iklan kita untuk muncul di website-website GDN akan lebih besar.<br />
<b>Note:</b> Iklan format banner biasanya lebih memiliki CTR dan respon yang lebih tinggi dari user dibandingkan iklan hanya berupa teks saja.</li>
<li><b>Konten iklan,</b> buat konten iklan yang menarik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten iklan antara lain adalah :  <b>Call to Action</b>, iklan memiliki pesan yang mampu mengajak / mempersuasi audiens untuk melakukan action (click, mengisi form, buy).  Contohnya, dengan mempergunakan kata-kata “Beli Sekarang”, “Daftar Segera”, dll  <b>Clear &amp; Visible Image</b>, apabi la kita menggunakan materi image banner. Gunakan gambar yang menjelaskan produk/jasa kita, kontras dan mempunyai resolusi yang baik. <b>Include Detail</b>, masukan detail dari promo yang akan kita iklankan, dan juga USP dari produk/jasa kita. Sebagai contoh; lebih baik bila kita masukan pesan seperti “Turun Harga Rp 300.000 jadi 270.000” dibandingkan hanya pesan  seperti “Promo Menarik Turun Harga” saja. <b>Keep it Simple</b>, buat pesan yang kita sampaikan sejelas dan sesimpel mungkin agar audiens tidak terlalu bingung saat membaca pesan iklan kita</li>
<li><b>Patuhi kebijakan periklanan Google AdWords. </b>Salah satu hal yang sering dilupakan tetapi sangat krusial adalah mengenai kebijakan/<i>policy</i> dalam beriklan. Banyak dari pengiklan yang pada akhirnya iklan yang mereka jalankan di<i>suspend</i> oleh Google karena melanggar beberapa kebijakan dalam beriklan. Untuk lebih lengkapnya mengenai kebijakan beriklan di Google, Anda dapat mengunjungi: <a href="https://support.google.com/adwordspolicy/topic/1626336?hl=en&amp;ref_topic=2996750">https://support.google.com/adwordspolicy/topic/1626336?hl=en&amp;ref_topic=2996750</a></li>
</ol>
<h2></h2>
<h2>C. Lakukan testing, monitoring dan eksplorasi</h2>
<p>Beberapa bagian yang perlu kita lakukan testing, optimasi serta monitoring, antara lain adalah:</p>
<ul>
<li><b>Campaign</b></li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Buat berbagai jenis metode penargetan campaign (Managed Placement, Contextual Targeting, Interest Targeting, dsb).<br />
Setelah berjalan selama beberapa waktu, lihat performa masing-masing campaign dan<br />
alokasikan budget lebih besar pada campaign yang mempunyai performa lebih baik.<br />
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/GDN-Pict-3.jpg"><img class=" wp-image-7656 alignright" alt="GDN Pict 3" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/GDN-Pict-3-300x167.jpg" width="210" height="117" /></a><b>Note:</b>  Performa campaign yang baik bisa dilihat dari beberapa aspek, seperti: Jumlah klik, harga rata-rata CPC, conversion yang didapat</p>
<ul>
<li><strong>Banner</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Jangan hanya terpaku pada satu materi kreatif saja. Gunakan beberapa materi kreatif dalam adgroup yang berbeda. Dengan menggunakan beberapa materi iklan, kita dapat melihat Iklan A atau Iklan B yang mempunyai performa lebih baik. Dan yang memiliki performa lebih baik tersebut dapat kita pertahankan.<br />
Sedangkan banner dengan performa kurang baik dapat kita pause atau ganti dengan materi baru lainnya.</p>
<p style="padding-left: 60px;">Ganti materi banner secara berkala, tujuannya adalah untuk tetap menjaga performa CTR dan juga agar audiens tidak bosan melihat banner yang sama selama beberapa waktu.<br />
Saran saya dalam melakukan pergantian banner, apabila campaign berjalan dalam jangka waktu panjang kita bisa ganti banner setiap sebulan sekali</p>
<ul>
<li> <b>  </b><b>Website yang ditargetkan</b></li>
</ul>
<ol>
<ol>
<li>Pilih website sesuai dengan karakteristik produk dan target audiens.</li>
<li>Pantau performa dari tiap website, hal yang kita pantau antara lain:
<ul>
<li>CPC -&gt; pasang bid lebih tinggi untuk website yang kita ingin kemunculannya/impressionsnya lebih tinggi</li>
<li>CTR -&gt; pause website yang memiliki CTR rendah dibawah 0.05%</li>
<li>Click &amp; Impressions -&gt; pertahankan website dengan performa klik &amp; impressions yang bagus</li>
<li>Conversions -&gt; pertahankan website dengan conversion yang tinggi, apabila website menghasilkan klik tinggi tapi tidak menghasilkan conversion sebaiknya dipause saja</li>
</ul>
</li>
<li>Pause / exclude website atau content keyword yang performanya berada di bawah performa yang kita targetkan.</li>
<li>Pada campaign Automatic Placement seperti campaign Contextual Targeting ataupun Interest Targeting, lakukan set Exclude Category dan Placement. Tujuannya adalah untuk menghindari iklan kita muncul pada website tertentu yang tidak ingin kita targetkan.</li>
<li>Lakukan eksplorasi website untuk melihat opportunity pada website-website lain yang belum kita targetkan. Caranya kita bisa mempergunakan alat bantu seperti Placement Tool : <a href="http://support.google.com/adwords/answer/2471191?hl=en&amp;from=160322&amp;rd=2" target="_blank">http://support.google.com/adwords/answer/2471191?hl=en&amp;from=160322&amp;rd=2</a></li>
</ol>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian beberapa langkah optimasi dalam menjalankan campaign di Google Display Network yang dapat saya share. Sebenarnya masih banyak cara-cara yang bisa kita terapkan dalam melakukan optimasi agar campaign yang kita jalankan dapat memiliki performa yang semakin baik.<br />
Prinsipnya menurut saya dalam melakukan optimasi adalah: Belajar dari beberapa best practice yang tersedia, jangan ragu untuk melakukan testing, teliti dalam memonitoring performa campaign serta temukan beberapa insight yang bisa diterapkan untuk ekplorasi campaign. Semoga membantu <img src='http://startupbisnis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://support.google.com/adwords/answer/2471191?hl=en&amp;from=160322&amp;rd=2" target="_blank"><b><i>@ryanbatchin</i></b><b><i></i></b></a></p>
<p><b>Untuk  berdiskusi serta belajar bersama tentang Google AdWords</b><b> di Indonesia</b><b>, ayo gabung dan kunjungi :  Forum Google AdWords Indonesia (</b><a href="http://goo.gl/MwxV1"><b>http://goo.gl/MwxV1</b></a><b>)</b></p>
<p>Image source: Google</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/mengoptimalkan-campaign-google-adwords-di-google-display-network-2-oleh-ryanbatchin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mempelajari Konsep Lean Startup : Customer Development Script</title>
		<link>http://startupbisnis.com/mempelajari-konsep-lean-startup-customer-development-script/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/mempelajari-konsep-lean-startup-customer-development-script/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 13:50:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rein Mahatma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Running a Business]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[belajar lean startup]]></category>
		<category><![CDATA[customer development script]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7606</guid>
		<description><![CDATA[Prinsip utama dari lean startup adalah untuk mengurangi waste dengan meningkatkan frekuensi kontak dengan customer, sehingga pengujian dapat dilakukan dan menghindari asumsi pasar yang tidak benar sedini mungkin. <a href="http://startupbisnis.com/mempelajari-konsep-lean-startup-customer-development-script/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/lean-startup-2037.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7621" alt="belajar lean startup" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/lean-startup-2037.jpg" width="660" height="353" /></a>
<p>Pertengahan tahun 2012, saya bertemu dengan 2 orang technical founder startup dari Indonesia yang mengatakan akan membangun startup ecommerce seperti ebay, dalam hati saya berpikir &#8220;apakah Indonesia butuh another Tokopedia, Rakuten, Bukalapak ?&#8221;</p>
<p>Kemudian ia menjelaskan diferensiasi produknya yang saya tidak ingat lagi tetapi rasanya tidak ada bedanya dengan yang lain.</p>
<p>Awal Mei 2013 saya dapat kabar bahwa mereka kesulitan mendapatkan user dan mereka juga mengatakan ternyata setelah buat produk, harus dipasarkan dll dan ternyata tidak semudah yang mereka kira dan .. konsepnya tidak masuk di market Indonesia.</p>
<p>Di dunia startup ada istilah &#8220;get out of the building&#8221; yang dipopulerkan <a href="http://startupbisnis.com/tag/steve-blank/" target="_blank">Steve Blank</a>. Apa maksudnya ? Seorang entrepreneur jangan membangun produk secara terisolasi dari marketnya. Cerita di atas bisa jadi kebalikan dari &#8220;get out of the building&#8221;.</p>
<p>Jika Anda entrepreneur kuliner kecil-kecilan, let say, jual jus di depan kampus, jika dalam 3 hari atau 1 minggu yang beli dari Anda sepi, Anda tentu akan langsung membuat perkiraan bahwa ada yang salah dengan jualan jus di depan kampus atau ada yang salah dengan jus Anda. Hanya butuh waktu 1 minggu.</p>
<p>Jika Anda adalah entrepreneur internet yang butuh beberapa bulan untuk membangun product, lebih buruk lagi jika Anda tidak tahu konsep MVP (Minimum Viable Product) dan Anda berusaha membuat product sesempurna mungkin sebelum dilempar ke market, maka Anda membutuhkan waktu 3-6 bulan sebelum dilempar ke market, lebih buruk lagi ada yang sampai 1 tahun.</p>
<p>Entrepreneur internet yang mengerjakan product yang sulit secara teknikal seperti social network, marketplace, dalam kasus yang buruk, memiliki masa &#8220;sibuk di dunianya sendiri&#8221; merasa produknya bisa memecahkan masalah &#8211; tanpa mengetesnya ke market &#8211; lebih lama dari entrepreneur small business yang jualan di depan kampus. Artinya ? risiko waktu dan uang yang terbuang lebih besar.</p>
<p>Postingan ini menjelaskan definisi konsep lean startup yang merupakan metode meminimalisasi risiko dalam membangun bisnis, terutama dengan cara mengandalkan iterasi (langkah pengulangan) dari product Anda ke market untuk mendapatkan feedback yang berkualitas secepat mungkin dan sesering mungkin dari market.</p>
<p>Posting lain tentang konsep lean startup bisa dibaca di : <a href="http://startupbisnis.com/pelajaran-lean-startup-oleh-kark-suitmedia-adadiskon/" target="_blank">Pelajaran lean startup oleh Kark, Suitmedia, Adadiskon</a></p>
<div id="attachment_7613" class="wp-caption aligncenter" style="width: 223px"><a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/1-Lean-Startup.gif"><img class="size-medium wp-image-7613" alt="Konsep Lean Startup : Click to enlarge" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/1-Lean-Startup-213x300.gif" width="213" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Konsep Lean Startup : Click to enlarge</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Apa itu lean startup ?</strong></p>
<p>Prinsip utama dari lean startup adalah untuk mengurangi waste. Proses Lean Startup mengurangi waste dengan meningkatkan frekuensi kontak dengan customer, sehingga pengujian dapat dilakukan dan menghindari asumsi pasar yang tidak benar sedini mungkin.</p>
<p>Eric Ries telah membuat trademark untuk kata &#8220;Lean Startup&#8221;</p>
<blockquote><p><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;">The Lean Startup takes its name from the lean manufacturing revolution that Taiichi and Shigeo Shingo are credited with developing at Toyota. Lean thinking is radically altering the way supply chains and production systems are run. Among its tenets are drawing on the knowledge and creativity of individual workers, the shrinking of batch sizes, just-in-time production and inventory control, and an acceleration of cycle times. It taught the world the difference between value-creating activities and waste and showed how to build quality into products from the inside out. Lean Startup adapts these ideas to the context of entrepreneurship, proposing that entrepreneurs judge their progress differently from the way other kinds of ventures do. Lean Startup uses a different unit of progress, called validated learning. With scientific learning as our yardstick, we can discover and eliminate the sources of waste that are plaguing entrepreneurship.  &#8221;</span></p></blockquote>
<p>Diambil dari buku : Eric Ries &#8220;The Lean Startup: How Today&#8217;s Entrepreneurs Use Continuous Innovation to Create Radically Successful Businesses (p. 18)&#8221;.</p>
<p><strong>Apa saja langkah-langkah basic dalam proses lean startup ?</strong></p>
<p>Secara ringkas, berikut ini adalah langkah-langkah utama dari proses Lean Startup. Setiap langkah ini dirancang untuk dilakukan dengan cepat dalam upaya untuk keluar dari kantor dan belajar sebanyak mungkin di tengah-tengah market daripada menghabiskan waktu menulis rencana bisnis 40-halaman yang tidak berarti apa-apa pada akhirnya.</p>
<ul>
<li>Customer Development</li>
<li>Minimum Viable Product</li>
<li>Invest in Learning, not Asset</li>
<li>Rapid Build-&gt;Measure-&gt;Learn Cycles</li>
</ul>
<p><strong>Apa itu Customer Development?</strong></p>
<p>Steve Blank pertama kali memperkenalkan konsep Customer Development dalam buku, &#8220;The Four Steps to the Epiphany&#8221;. Buku ini menyatakan bahwa sebagian besar startup gagal karena mereka <strong>tidak mengembangkan pasar mereka</strong>, bukan karena mereka tidak mengembangkan produk mereka.</p>
<blockquote><p>Customer Development adalah tentang mempertanyakan asumsi bisnis inti Anda. Customer Development adalah suatu kerangka kerja empat langkah untuk menemukan dan memvalidasi bahwa Anda telah mengidentifikasi pasar untuk produk Anda, membangun fitur produk yang tepat yang memecahkan kebutuhan pelanggan, menguji metode yang benar untuk memperoleh dan mengkonversi pelanggan, dan menggunakan sumber daya yang tepat untuk memperbesar skala bisnis.</p></blockquote>
<p>Diambil dari buku Cooper, Brant, Vlaskovits, Patrick &#8220;The Entrepreneur&#8217;s Guide to Customer Development: A cheat sheet to The Four Steps to the Epiphany&#8221; (p. 17).</p>
<p>Kerangka kerja ini digunakan untuk membantu entrepreneur memvalidasi bahwa mereka harus memecahkan masalah  untuk segmen pelanggan sasaran mereka. Setelah masalah telah diidentifikasi, proses menciptakan backlog fitur sangat mudah, karena visi ke depan yang jelas.</p>
<p>Berikut ini adalah contoh fiksi Customer Development  skrip klien yang digunakan untuk mendokumentasikan startup mereka.</p>
<p><strong>Contoh Script Customer Development </strong></p>
<p>Berikut ini empat langkah memetakan masalah, hipotesis untuk pemecahan masalah, dan bagaimana startup melakukan pengujian hipotesis. Sebagian besar tes dilakukan secara manual dengan sedikit atau bahkan tanpa teknologi.</p>
<ul>
<li><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;"><strong>Menggambarkan fenomena atau masalah yang startup yang dihadapi di pasar.</strong> </span><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;">Sebagai contoh, Sebuah klub sepakbola, misalnya Persija, berada di posisi bagus pada papan klasemen tetapi tidak banyak yang membeli tiket. Oleh karena itu, klub ini harus memiliki cara promosi baru untuk meningkatkan kehadiran.</span></li>
<li><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;"><strong>Merumuskan hipotesis kausal (sebab-akibat) untuk menjelaskan pernyataan masalah</strong>. </span><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;">Harga tiket Pecrsija terlalu mahal atau pelanggan (penonton) tidak melihat value yang cukup untuk menghadiri permainan.</span></li>
<li><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;"><strong>Jelaskan hipotesis untuk membantu memecahkan masalah dan memprediksi hasil implementasinya dengan pendekatan baru</strong>. </span><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;">Jika Persija mendorong kelompok-kelompok kecil orang untuk datang ke pertandingan bersama-sama dan menghargai kelompok kecil itu untuk datang dengan menawarkan real value bagi organizer kelompok, penjualan tiket akan meningkat sebesar 1% per game.</span></li>
<li><span style="font-size: 13px; line-height: 19px;"><strong>Mengukur kinerja yang diprediksikan berdasarkan pada pengujian eksperimental</strong>.  </span>Pergi ke broker tiket dan minta mereka 20 tiket. Cari representatif dari perusahaan minuman, misalnya Heineken, minta 2 kotak bir sebagai barang promosi yang dibarter dengan promosi di Facebook dan Twitter, tawarkan minuman gratis di hari permainan jika pelanggan membeli tiket dan membawa 2 teman dengan mereka.</li>
</ul>
<p>Berdasarkan hasil tes tersebut, startup kemudian dapat mengubah hipotesis dan mencoba lagi. Lewati proses ini berulang-ulang (iterative), pelan-pelan perusahaan baru Anda dapat mulai mendefinisikan apa fitur teknologi yang bisa dibangun untuk memecahkan masalah.</p>
<p>Perhatikan script di atas tidak memerlukan teknologi apapun yang akan dibangun. Startup dapat menggunakan alat yang ada (misalnya, Facebook / Twitter ) untuk menguji konsep dan mendapatkan feedback / validasi market segera.</p>
<p>Selain itu, sangat penting bagi startups untuk mendapatkan feedback dari market atau pelanggan nyata yang benar-benar akan membayar startup untuk memecahkan masalah mereka. Dalam contoh di atas, kita akan meminta startup untuk mengumpulkan hipotesis seperti dicontohkan di atas untuk mengetahui berapa banyak pelanggan yang menghargai layanan Anda. Hipotesis ini merupakan dasar dari model bisnis.</p>
<p>Customer Development bukanlah sebuah proses yang dilakukan hanya sekali,  tim startup harus terus-menerus terlibat dengan pelanggan selama masa hidup startup, karena mereka memperbaiki pemahaman mereka tentang pelanggan, masalah mereka, motivasi, anggaran, dll</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/mempelajari-konsep-lean-startup-customer-development-script/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelajaran Kepemimpinan dari Iron Man 3 oleh @Gmontadaro</title>
		<link>http://startupbisnis.com/pelajaran-kepemimpinan-dari-iron-man-3-oleh-gmontadaro/</link>
		<comments>http://startupbisnis.com/pelajaran-kepemimpinan-dari-iron-man-3-oleh-gmontadaro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 May 2013 01:23:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guest Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership & Managing]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation & Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[iron man]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran kepemimpinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://startupbisnis.com/?p=7589</guid>
		<description><![CDATA[Robert Downey Jr kembali menjadi superhero Marvel berbaju besi, dalam sekuel terakhir film Iron Man yang dimulai tahun 2010, film yang dibintangi Gwyneth Paltrow dan Ben Kingsley, telah menghasilkan $ 200 juta, di seluruh dunia di saat saya menulis artikel ini. <a href="http://startupbisnis.com/pelajaran-kepemimpinan-dari-iron-man-3-oleh-gmontadaro/" class="read-more">Baca selengkapnya...</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Editor&#8217;s note</strong> : <a href="https://twitter.com/gmontadaro" target="_blank">Gabriel Montadaro</a> adalah eksekutif perusahaan yang berpengalaman di industri retail &amp; consumer Indonesia dan regional ASEAN. Saat ini ia menjabat sebagai vice president di PT.APL (Anugerah Pharmindo Lestari).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Robert Downey Jr kembali menjadi superhero Marvel berbaju besi, dalam sekuel terakhir film Iron Man yang dimulai tahun 2010, film yang dibintangi Gwyneth Paltrow dan Ben Kingsley, telah menghasilkan $ 200 juta, di seluruh dunia di saat saya menulis artikel ini.</p>
<p>Apa yang saya suka tentang film ini di sequel ketiga Iron man adalah sentuhan yang lebih manusiawi pada cerita dan masih memiliki aksi big bang film super hero. Ceritanya cukup mengesankan, dan ada cerita tentang seorang manusia, berikut hal yang bisa Anda pelajari dari film:</p>
<p><strong>Jangan Remehkan Musuh Anda</strong><br />
Bila Anda memiliki uang banyak layaknya seorang  Tony Starks ditambah memiliki tenaga nuklir Mini ditanam di badan Anda, perbedaan antara kesombongan dan kepercayaan diri hanya seperti garis tipis.</p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/ironman1-621x414.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-7592" alt="ironman1--621x414" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/ironman1-621x414.jpg" width="621" height="414" /></a>
<p>Setelah melihat begitu banyak aksi teroris yang dilakukan oleh Mandarin, musuh Iron Man, Tony benar-benar kesal, di depan juru kamera dari seluruh media, ia hanya berkata &#8220;come and get me &#8230; here is my details address &#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p>Dalam beberapa jam, musuh mengirimkan armada chopter kelas militer, meledakkan kediaman Tony dan hampir membunuh Tony.</p>
<p>Dalam kehidupan nyata, Jangan pernah meremehkan pesaing Anda, Anda mungkin hanya mengenal mereka di permukaan tetapi kekuasaan yang sesungguhnya terletak jauh tersembunyi di dalam.</p>
<p><strong>Selalu Perlakukan Orang Dengan Hormat</strong></p>
<p>Sebuah perjalanan hidup yang panjang, pada waktu itu, entah sengaja atau tidak sengaja, kita pernah terluka, mengatakan atau melakukan sesuatu yang buruk kepada orang lain.</p>
<p>Tony Starks melakukan hal yang sama, ia tidak pernah menyadari apa yang dia lakukan di masa lalu akan membahayakan masa depannya, ketidaktahuannya telah merubah seorang jenius culun menjadi musuh kuat yang hidup dengan satu tujuan, untuk balas dendam kepada orang yang menyakitinya.</p>
<p>Pelajaran yang kita dapat adalah &#8230; selalu perlakukan orang, apapun latar belakang atau tingkatannya, dengan hormat, memperlakukan orang seperti Anda ingin diperlakukan, bukan hanya kepada atasan Anda atau pelanggan, tetapi juga untuk rekan tim Anda, bawahan, pekerja, dan ya, sopir bus yang membawa Anda kembali dari kantor ke rumah.</p>
<p><strong>Apa yang Anda lihat tidak selalu apa yang Anda dapatkan.</strong></p>
<p>Kadang-kadang musuh yang nyata dan tidak terlihat, berubah menjadi orang yang tak terduga, di Iron Man 3, Anda melihat Citra orang jahat, mandarin, menunjukkan dalam berita seperti bukan musuh, dan Mandarin yang sebenarnya ternyata adalah salah satu teman Pepper.</p>
<p>Dalam kehidupan bisnis nyata kita telah melihat banyak contoh bahwa kadang-kadang musuh yang paling mematikan adalah sesuatu yang tidak bisa kita lihat sekarang. Nokia 10 tahun yang lalu bahkan tidak bermimpi bahwa pesaing yang membawa mereka turun adalah Apple, RIM dan Samsung yang namanya bahkan tidak dikenal di percaturan ponsel global.</p>
<p><strong>Sukses adalah Tentang Seberapa Cepat Anda Bangun Setelah Kamu Jatuh</strong></p>
<p>Tony Starks menghadapi salah satu musuh terkuatnya, Mandarin, rumahnya hancur dan ia sendiri tersingkir, ia bahkan harus bersembunyi di tempat lain untuk melindungi orang tercinta. Dan herannya, menurut pendapat saya, bagian ini adalah adegan terbaik dari film Iron Man 3.</p>
<p>Dalam kehidupan nyata kita, hal yang sama terjadi, kadang-kadang Anda sudah bangun, kadang-kadang Anda jatuh, setelah beberapa saat mungkin Anda dapat tersingkir oleh pesaing Anda atau hal lainnya.</p>
<a href="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/Pelajaran-kepemimpinan-Iron-Man.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7598" alt="Pelajaran kepemimpinan Iron Man" src="http://startupbisnis.com/wp-content/uploads/2013/05/Pelajaran-kepemimpinan-Iron-Man.jpg" width="650" height="650" /></a>
<p><strong>Anda Selalu Butuh Teman Atau &#8230;. Seorang Soulmate yang Kuat</strong><br />
Baik atau buruk, teman-teman Anda, sekutu terdekat anda, yang akan membantu Anda melalui badai. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan, kadang-kadang seorang stranger bisa juga berubah menjadi penyelamat Anda.</p>
<p>Tony Starks beruntung memiliki teman baik dan kuat seperti Kolonel James &#8220;The War Machine&#8221; Rhodes yang berdampingan membantu dia untuk melawan musuh. Selain Rhodes, Tony juga mendapat bantuan dari seorang stranger, seperti seorang anak yang ia temui ketika dia berada di persembunyian.</p>
<p>Dalam masa krisis, pada jam kritis, seperti dalam kehidupan nyata, Anda dapat mengandalkan keluarga atau ehemmm &#8230;. jodoh untuk menyelamatkan hidup Anda. Siapa yang akan pernah menebak bahwa hanya ketika The Mandarin akan membunuh Tony &#8220;Iron Man&#8221; Starks, hidupnya diselamatkan oleh Pepper, soulmatenya.</p>
<p><strong>Siapkan Rencana B</strong><br />
Tony Starks telah siap untuk situasi terburuk, ia menyiapkan puluhan copy Iron Man yang akan menyelamatkan hidupnya dalam jam kritis.</p>
<p>Orang bijak mengatakan &#8220;persiapan perang dibuat selama masa damai&#8221;, Anda tidak akan pernah dapat memperkirakan masa depan secara akurat, apa yang dapat Anda lakukan adalah tetap waspada, bersiap-siap dan menyiapkan rencana B, rencana C, Rencana D, dll</p>
<p><strong>Fokus pada &#8220;The Greater Good&#8221;</strong><br />
Kadang-kadang selama masa krisis, akan ada situasi ketika Anda harus membuat keputusan tidak populer, bahkan mengorbankan diri Anda untuk mendapat lebih baik. Selalu fokus pada gambaran besar, its ok untuk kehilangan beberapa pertempuran untuk memenangkan seluruh perang.</p>
<p>Yah, mereka adalah saya ambil setelah menonton Iron man 3, apakah yang Anda pelajari dari film?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://startupbisnis.com/pelajaran-kepemimpinan-dari-iron-man-3-oleh-gmontadaro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
