Ingin membangun tim yang Hebat? Fokuslah pada Talenta, bukan Merekrut | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Ingin membangun tim yang Hebat? Fokuslah pada Talenta, bukan Merekrut

Posted by & filed under Uncategorized.


Salah satu pertanyaan yang dikeluarkan oleh kebanyakan founder adalah rahasia dalam melakukan perekrutan. Sesuatu yang perlu mereka mengerti adalah ada perbedaan yang besar antara ‘merekrut’ dan ‘bakat’. Saya selalu terkejut karena kebanyakan orang menggunakan strategi mereka untuk sekedar merekrut, dibandingkan mencari talenta. Faktanya, kebanyakan perusahaan mengedepankan perekrutan. Sedikit perbedaan dalam kata-kata ini bisa menciptakan dinamika yang salah.

Perekrutan, adalah bagian dari pencarian talenta, dan jika Anda berfokus dalam perekrutan, maka Anda akan menemukan diri Anda berputar-putar di satu tempat. Sedangkan, jika Anda berfokus pada mencari talenta, maka Anda akan menciptakan strategi untuk membangun tim yang hebat. Berikut ini adalah tiga pertanyaan penting yang bisa membantu sebuah perusahaan untuk berpindah fokus ke pencarian talenta.

1. Apakah kami bersedia menjalankan sebuah startup bersama Anda?

Ini adalah pertanyaan pertama yang kamu tanyakan kepada diri kami sendiri sebagai sebuah tim, saat kamu bertemu untuk mengevaluasi seorang kandidat. Pertanyaan ini menyimpulkan beberapa kriteria penting:

  • Waktu: Jika kamu bersedia menjalankan sebuah startup bersama Anda, maka kami setuju untuk berada di satu ruangan dengan Anda untuk waktu yang cukup lama. Kemampuan untuk bertahan berada di samping orang lain adalah hal yang penting jika ingin sama-sama berkembang.
  • Kepercayaan: Bisakah kami mempercayai Anda? Apakah kami harus terus mengawasi untuk memastikan Anda selalu melakukan yang terbaik? Hal itu merupakan hal yang wajar, tapi hal sebaliknya juga penting: apakah Anda bisa mempercayai kami? Jika tidak, maka kita sedang berada dalam masalah.
  • Komunikasi: Bisakah kita saling berkomunikasi dengan cepat dan efektif? Jika kita akan menghabiskan banyak waktu bersama, dan jika kita harus saling mempercayai, kita akan sangat membutuhkan komunikasi. Seiring waktu berjalan, kita harus bisa mengantisipasi kebutuhan masing-masing agar bisa bekerja dengan efisien.

2. Bisakah Anda “mengagetkan” perusahaan ini dalam waktu 90 hari?

Setelah kriteria pertama sudah terpenuhi, sangat penting untuk menanamkan sebuah mekanisme untuk memastikan kandidat tersebut bisa sukses. Kita melakukan ini dengan menentukan eskpektasi untuk kualitas pekerjaan si kandidat, dan dengan menentukan ekspektasi kecepatan perkembangan kandidat tersebut.

Pertama-tama, perhatikan bagian ini: dengan menentukan tujuan yang besar, kami bertanya apakah Anda memiliki keberanian untuk menjadi bagian dari sebuah tim yang elit. Lebih penting lagi, ini adalah cara untuk mencapai sebuah kesepakatan untuk memastikan kesuksesan. Inilah kenapa 90 hari itu digunakan. Seorang pegawai baru tidak akan bisa melakukan sesuatu yang luar biasa jika timnya tidak membuatnya berkembang pesat. Tim tersebut harus bisa memperkenalkan sistem dan proses yang ada kepada orang itu, sama halnya dengan si orang baru harus berusaha untuk berkembang dengan cepat.

Apakah orang ini bertanya saat merasa kesulitan? Tidak ada pertanyaan yang bodoh, dan tidak melakukannya karena Anda tidak berani adalah sesuatu yang kontra produktif. Bisakah orang baru ini membuat sebuah sistem baru dalam satu har, atau dibutuhkan satu minggu, atau lebih? Sangat penting untuk memahami bahwa melakukan sesuatu yang luar biasa adalah tujuan dari tim tersebut, sama besarnya dengan tujuan individual masing-masing anggotanya. Memasangkan orang baru itu dengan anggota tim yang sudah sukses sangat diperlukan, karena kesuksesan memang ada untuk dibagikan.

Kriteria-kriteria ini menyiapkan pendatang baru untuk sebuah kesuksesan jangka panjang. Segera setelah mereka bisa melewati batu (milestone) pertama, mereka sudah melalukan sesuatu yang bisa diakui oleh orang lain dalam perusahaan tersebut, dan mereka memiliki rasa percaya diri yang akan mengantarkan mereka mendapatkan prestasi-prestasi lain. Saya sudah sering melihat semua orang, dari intern sampai eksekutif memenuhi criteria ini, dan banyak dari orang-orang yang berada di level atas sudah mendapat beberapa kesuksesan dalam 90 hari pertama mereka. Tidak ada yang lebih baik dibandingkan berada dalam sebuah rapat besar dengan salah satu orang baru di tim, dan mendengar seseorang (A) bertanya, “Siapa dia dan kenapa dia ada di sini?”, lalu seseorang (B) menjawab, “Dia bernama _____ yang membuat proyek _______”. Lalu si A menjawab: “Wow.”

3. Dalam empat atau lima tahun, apakan Anda akan melakukan sesuatu yang menakjubkan?

Apa artinya melakukan sesuatu yang menakjubkan? Mungkin Anda akan menjalankan tim tersebut, memimpin sebuah divisi, atau perusahaan tersebut. Anda mungkin akan melakukan sesuatu dengan cara yang sama sekali berbeda. Anda mungkin akan memulai sebuah perusahaan yang akan mengubah dunia industry. Sulit untuk menyatakannya secara jelas karena kita sedang membicarakan potensi dan masa depan yang jauh. Tapi kita semua ingin sebuah kesuksesan akan menghasilkan kesuksesan lain, dan saya percaya bahwa kita bisa melihat orang-orang yang akan membantu kita mencapai tahap yang sama suksesnya.

Saya tidak berharap seorang karyawan baru akan melakukan sesuatu yang menakjubkan saat dia sedang bekerja dengan kami. Rentang waktu empat sampai enam tahun memungkinkan seoran anggota tim untuk membuat gambaran dan rencana jangka panjang. Banyak organisasi yang komitmen waktu ini menjadi tidak jelas dengan cara membicarakan tentang jenjang karir yang samar dan tidak pernah ada akhirnya. Tapi para profesional tidak lagi menumpukkan karir mereka hanya dalam satu perusahaan. Setiap generasi profesional yang baru, jumlah organisasi dan peluang karir juga meningkat. Jadi daripada melawannya, terimalah fakta bahwa orang-orang pada akhirnya akan pergi, asalkan mereka pergi untuk melakukan sesuatu yang menakjubkan. Saya tertarik pada potensi: jika Anda memilikinya, kita semua akan menang dan bertumbuh bersama, walapun kesuksesan terbesar Anda bisa saja bersama tim saya, atau di tempat lain.

Akhirnya, kriteria-kriteria ini bersifat mutual. Seorang pendatang baru tidak akan melakukan sesuatu yang menakjubkan, entah sekarang atau di masa depan, jika organisasi tempat dia bekerja tidak menjalankan perannya. Organisasi tersebut harus menyediakan media dan kesempatan bagi individu tersebut untuk mencapai kesuksesan. Melemparkan orang baru ke sebuah sudut dan berharap mandapat sebuah kesuksesan tidak akan berhasil. Sama halnya, individu tersebut harus membuat perusahaannya sukses meningkatkan media tempat individu itu memulai. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lagi “the Next PayPal, LinkedIn, atau Mafia”.

Source: http://techcrunch.com/2012/01/08/talent-not-hiring/

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games