Kenapa Tom Cruise Harus Menjadi Content Strategist Untuk Perusahaan Anda ? | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Kenapa Tom Cruise Harus Menjadi Content Strategist Untuk Perusahaan Anda ?

Posted by & filed under Content Marketing, Sales & Marketing.

content marketing indonesia

 

Ketika Tom Cruise tidak sedang menerobos zona berbahaya di Mission Impossible, ia melakukan hal-hal yang sangat jauh dari core competency-nya, kadang-kadang mengambil risiko besar bermain di film seperti Eyes Wide Shut.

Tom Cruise adalah sebuah model yang cocok tentang bagaimana menjalankan sebuah brand : walaupun trademarknya memang adalah aktor yang luar biasa sukses (dan Anda pasti bukan aktor), tetapi sebuah bisnis bisa belajar tentang reputation management dan strategi konten darinya.

Lalu sebenarnya bagaimana sih strategi konten dari karir Tom Cruise ? Cukup sederhana, ia berhasil menyenangkan audience utamanya dan di sisi lain bisa menarik fans baru dengan pilihan-pilihan yang sedikit beresiko, ia masih tersedia untuk dikritik dengan peran-peran yang menantang brand dari seorang Tom Cruise.

70-20-10

Konsep strategi konten 70-20-10 dipopulerkan oleh Coca Cola yang menjabarkan strategi kontennya untuk memenangkan persaingan. Lihatlah video ini dari menit ketiga.

  • 70% dari konten Anda harus berisi hal-hal standar, advice tentang how-to / cara menggunakan sesuatu yang mudah disampaikan dan bisa dibilang untuk mensupport SEO
  • 20% konten Anda harus mencoba melepaskan diri dari pola konten yang 70%nya. Ini adalah jenis konten “ekspansi”, Anda bisa menyerempet kontroversi atau mencoba menemukan tipe audience baru dengan mengambil sedikit risiko. Untuk membuatnya mungkin Anda butuh sedikit effort tetapi juga memiliki potensi yang bagus baik dalam hal traffic, revenue atau awareness.
  • 10% dari konten Anda harus sangat inovatif : hal-hal yang belum pernah Anda lakukan, jika ternyata bekerja dengan baik, bisa saja menjadi bagian dari yang 20% atau 70%. Konten yang 10% ini membutuhkan banyak interaksi dengan audience, dan juga beresiko. Sebagian besar dari 10% ini akan gagal, tetapi Anda tetap harus melakukannya, karena sangat penting, jika Anda tidak melakukannya, seluruh strategi akan stagnan dan tidak berkembang.

Gambarannya sbb :

1-strategi content marketing Indonesia

 

 

 

Tom Cruise’s 70-20-10

  • 70% dari peran Tom Cruise menggambarkan ia sebagai seorang “Movie Star”, yang adalah brand dari Tom Cruise™ : yang “loveable”, kadang-kadang agak angkuh, jagoan bajingan yang exciting dan mengambil risiko, tetapi ada di sisi yang benar. Persona dari Tom Cruise – Maverick di “Top Gun,” Ethan Hunt di “Mission: Impossible” – seringkali punya latar belakang cerita yang tragis, yang memperlihatkan pada penonton tentang latar belakang dari karakternya yang angkuh, di mana pada akhir ceritanya membuktikan bahwa Tom adalah karakter heroic, berkorban untuk suatu tujuan yang baik.
  • 20% dari perannya sedikit mengambil risiko di mana ia mengambil peran dengan karakter berbeda. Tom masihlah seorang Tom, memiliki wajah yang sama, perilaku yang sama tetapi mencoba mengambil kesempatan di genre film yang berbeda dan tidak familiar dengan dirinya. Seperti “Minority Report”, atau menghabiskan separuh dari durasi film dibelakang topeng (Vanilla Sky). Tom mengambil peran ini untuk menantang dirinya dan meningkatkan reach dari brandnya untuk demografi yang berbeda yang memandang 70% filmnya mudah diprediksi.
  • 10% dari filmnya benar-benar tampil sebagai Tom yang berbeda. Tom bukanlah Tom.  Bisa dibilang, Tom sedang mencoba merobek robek Tom Cruise. Di sinilah seninya terjadi. Ia mengambil risiko besar seperti peran yang sering mengeluhkan dirinya di “Born on the Fourth of July,” atau bermain peran misogynistic  (pembenci wanita), motivasional speaker yang manipulatif di  “Magnolia.”  Kedua film ini mendapatkan nominasi oscar. Ada reward yang begitu besar untuk jenis konten 10% ini, tetapi risikonya juga besar.  Lihatlah Eyes Wide Shut dan Rock of Ages yang gagal di pasar dan tidak direkomendasikan untuk ditonton.  
Why Tom Cruise Should Be Your Content Strategist

 

Kenapa Ini Penting Untuk Anda SebagaI should care because…?

Seperti Tom Cruise, Anda harus memanage brand identity lewat pilihan konten Anda. Hari-hari kampanye iklan “MAKAN DISINI” sudah berakhir karena ada begitu banyak pilihan makanan.

Suka atau tidak, semua orang sekarang ada di bisnis konten. Anda harus terlibat di dalamnya dan berevolusi, atau menghilang.

 

Tetapi Konten yang 10% menakutkan saya …

Mengurangi risiko bukan berarti Anda tidak mengambil risiko, berarti anda memanage risiko yang Anda ambil. Memutuskan kapan Anda menahan pukulan dan kapan mengambil pukulan yang massif.

Saya yakin konten yang 10% ini juga membuat Tom Cruise takut, karena film-film ini hasilnya secara umum tidak begitu baik di box office. Tetapi yang mereka lakukan sangat baik adalah meningkatkan brand mereka, reachnya, durability dan reputasinya.

Perannya sebagai Les Grossman di “Tropic Thunder” menyelamatkan Tom Cruise setelah insiden melompat di kursi oprah. Perannya menempatkan dirinya sebagai orang yang bisa mentertawakan diri sendiri. Bahkan kini orang-orang membicarakan untuk membuat film tersendiri untuk Les Grossman …setelah mencoba dan sukses dengan peran seperti ini, Les Grossman tidak lagi merepresentasikan konten 10% untuk Tom. Cruise.

Konten 10% yang paling sukses seharusnya bisa direplikasi bergabung dengan yang 20% dan kadang-kadang bergabung dengan yang 70%.

 

Kesimpulan

Kecuali Anda memang bahagia dengan bisnis status quo Anda, Anda harus membuat konten yang sesekali membuat Anda takut. Bukan asal membuat konten tetapi secara strategis dan terukur. Audience Anda bisa bosan, kontennya kok begitu-begitu saja. Growth bagi konten dan bisnis Anda bisa saja painful tetapi layak dilakukan.

Ajaklah Tom Cruise menjadi contoh strategi konten Anda, pilihan lainnya adalah Anda tidak mengalami kemajuan, tidak pernah masuk status konten no 1, masuk zona degradasi, film-film Anda masuk gudang. Atau mungkin Anda memang memilih menjadi Jean Claude Van Damme.

 

Sumber : Portent.com

Baca Juga

Cara Membuat Toko Online : Bisnis Model Ecommerce Berbasis Konten (Part 1)

Kingsman: ‘Shoppable Film’ yang Mampu Mempengaruhi Dunia E-commerce

 

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.