Laporan Event UKM 2015 : Mengelola Identitas Digital | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Laporan Event UKM 2015 : Mengelola Identitas Digital

Posted by & filed under Ecommerce Indonesia.

eommerce indonesia

 

“Sampai sekarang, kepemilikan domain, yang bisa kita sebut dengan nama brand online, itu tidak ada hukumnya. Artinya, siapa cepat dia dapat.” -Erwin Panigoro, Verisign-

 

Dalam forum Usaha Kecil Menengah (UKM) yang digelar idEA pada Sabtu, 30 Mei 2015, Erwin Panigoro dari Verisign mengisahkan bagaimana dirinya ingin membuat domain www.panigoro.com.

Namun, domain itu sudah ada yang mendaftarkan dan dijual dengan harga 50 juta rupiah. Padahal, beli domain hanya 99 hingga 100 ribu rupiah! “Itu adalah hukum yang terjadi, di mana pun juga. Siapa cepat, dia dapat!”

Lulusan S2 Universitas Mercu Buana itu juga mengungkapkan bahwa merk Anda adalah identitas Anda. “Merk Anda di dunia digital itu similar dengan domain Anda,” ujarnya seraya mengilustrasikan bagaimana suatu usaha yang memiliki kartu nama, situs, alamat url (Uniform Resource Locator), alamat surel yang sesuai dengan url, akan terlihat profesional. “Karena dipikirkan dari sekecil, dari sedini mungkin.”

“Dengan memiliki brand digital, sudah pasti akan membangun reputasi Anda dan meningkatkan credibility.”

Dalam presentasi berdurasi sekitar 20 menit itu, Erwin juga mengulas bagaimana membangun identitas digital. “Apa yang kamu lakukan, itu adalah marketing. Tapi siapa kamu, itu adalah brand,” tuturnya.

Mengapa hal itu penting bagi UKM? Director TRAM Digital tersebut menjelaskan, “Teman-teman UKM itu harus punya identitas.”

Sebelum mendefinisikan lebih lanjut, mantan Advertising & Promotion Manager ISTARA FM itu mengulas perbedaan offline dan online. Menurutnya, semua yang offline adalah ‘milik komersial’. Offline sendiri baginya antara lain yaitu iklan di televisi, billboard, flyers, hingga poster. “Tapi online, di dalamnya, itu ada website, aplikasi, e-mail, dan lainnya.”

Ciri utama online bagi dosen marketing di Universitas Indonesia ini adalah 24/7. “Nggak ada jamnya tutup,” tambah pria yang pernah menjadi Group Product Manager di Suntory Garuda Beverage ini.

Director Multimedia Cipta Mandiri Komunikasi tersebut juga menuturkan, “Identitas online itu paling gampang, ketika kita men-type sesuatu di google.” Sekali lagi ia menegaskan, “Yang paling penting bagi teman-teman UKM adalah mendaftarkan identitasnya secara digital.”

Tips dan trik mendaftarkan identitas digital yaitu memulai dengan menentukan identitas dari brand Anda. “Akhir-akhir ini, pemerintah sudah membuat mudah untuk mendaftarkan brand Anda, melalui HKI.” Penjelasan lebih lanjut mengenai pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) disediakan pemerintah Republik Indonesia dalam https://www.dgip.go.id/

“Setelah Anda daftarkan, segera kaitkan brand Anda dengan aset digital yang Anda punya,” terang mantan Senior Brand Manager Garudafood itu. Aset digital yang dimaksudnya antara lain yaitu media-media sosial.

Usai mengintegrasikan semua aset digital, mantan Assistant Product Manager Nestle Indofood Citarasa Indonesia ini menyarankan, “Mulailah membuat cerita. Jangan hanya jualan.”

Itulah mengapa banyak pemain UKM meminta testimony dari para customer-nya. “Itu cerita. Cerita bahwa produk Anda memang ada. Cerita bahwa service Anda baik. Cerita bahwa produk dan brand Anda reputasinya bagus. Dan credible tentunya,” urai mantan Assistant Marketing Support Manager PT. Sinar Sosro tersebut.

 

oleh Jennifer Siddharta, mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara Jurusan Jurnalistik

 

Baca Juga 

Insights dari Event Echelon 2015 (Part 2) Building a Local brand for a Regional Business “Pentingnya Localization”

Berikut Ini Adalah Langkah-langkah Dalam Mengembangkan dan Membangun Visi Brand Oleh @SaktiMakki

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games