Kudo Memperoleh Pendanaan dari GREE Ventures & East Ventures | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Membantu Masyarakat ‘Gaptek’ Berbelanja Online, Kudo Mendapatkan Pendanaan dari GREE Ventures & East Ventures

Posted by & filed under Berita, News, Press.

kudo kios

Jakarta, 4 Mei 2015 – Kudo, sebuah startup teknologi online-to-offline (O2O) dari Jakarta, hari ini mengumumkan bahwa mereka mendapatkan pendanaan sebesar 11-digit rupiah yang dipimpin oleh GREE Ventures & East Ventures. Investor lainnya seperti 500 Startups dan IMJ Investment Partners turut berpartisipasi dalam ronde pendanaan ini.

Kudo menawarkan cara baru dan inovatif untuk berbelanja online pada jutaan penduduk kelas menengah Indonesia. Melalui agen Kudo dan digital kiosk-nya, pelanggan dapat dengan mudah mengakses produk-produk e-commerce melalui berbagai merchant partner. Kudo menyasar kalangan menengah yang kurang cakap teknologi (baca: gaptek) yang membuat mereka tidak cenderung untuk bertransaksi online. Dengan menggunakan model penjualan langsung pada berbagai komunitas, Kudo memungkinkan adanya full social commerce experience di Indonesia.

kudo agent 2

Kuan Hsu, Direktur GREE Ventures, mengatakan “Investasi strategis ini akan melengkapi portofolio kami yang tengah berkembang di Indonesia. Dana yang diterima akan digunakan untuk mengekspansi pilot program mereka yang sangat sukses yang telah diluncurkan pada awal Desember. Kudo akan mempercepat pertumbuhan transaksi online di Indonesia dengan menyediakan sebuah platform untuk menjembatani celah antara digital e-commerce dan offline retail”

Wilson Cuaca, Co-Founder dan Managing Partner dari East Ventures menambahkan “Platform Kudo unik dan mungkin hanya dapat berjalan di negara berkembang. Albert dan Agung telah menunjukkan ketetapan mereka untuk menghadapi 81.4% populasi di Indonesia yang belum memiliki rekening. Berdasarkan World Bank Global Financial Index hanya 19.6% dari orang Indonesia yang mempunyai akses ke bank dan produk finansial, dimana angka ini adalah yang terkecil di Asia Tenggara setelah Vietnam yang memiliki angka 21.4%. Kesempatannya sangat besar”

kudo agent in action

The Boston Consulting Group memperkirakan adanya tambahan jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia sebanyak 70 juta jiwa pada tahun 2020. Meskipun pertumbuhan jumlah pengeluaran konsumen cukup signifikan, namun masih ada celah yang cukup besar di bidang pembayaran, logistik dan infrastruktur internet. Sebuah laporan komprehensif dari Ernst dan Young pada tahun 2012 mengindikasikan bahwa kurang dari 6% penduduk Indonesia mempunyai akses kartu kredit. Kudo membantu memecahkan masalah kepercayaan dan pembayaran untuk belanja online melalui pendekatan uniknya menggunakan agen, memungkinkan pasar e-commerce untuk tumbuh bersama masyarakat kalangan menengah yang tengah berkembang.

Albert Lucius, CEO dan Co-Founder Kudo mengatakan, “Kami mempunyai tujuan untuk menjembatani celah-celah yang ada agar ekosistem e-commerce di Indonesia dapat berjalan penuh. Kami sangat percaya bahwa model social commerce yang dimiliki Kudo akan benar-benar mengangkat e-commerce Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.” Tidak seperti kompetitornya, Kudo fokus pada ruang e-commerce yang tengah berkembang dibandingkan dengan pasar pulsa atau PPOB (Payment Point Online Bank) yang telah sangat jenuh. Albert menambahkan, “Kudo berjalan bersama naiknya e-commerce di Indonesia dengan memungkinkan pembeli untuk berbelanja online, tanpa punya internet”

Kudo telah meluncurkan pilot program pada Desember 2015. Dana yang didapatkan akan digunakan untuk mendorong ekspansi pada berbagai kota di Indonesia. Agung Nugroho, COO dan Co-Founder Kudo menambahkan, “Sekitar 70% dari pelanggan kami sekarang adalah orang-orang yang baru pertama kali berbelanja online, dan lebih dari 40% dari mereka membeli kembali dari kami. Besarnya permintaan pasar terhadap jasa kami terlihat sangat jelas, dan sekarang adalah waktunya untuk scale.” Perusahaan mentargetkan untuk memiliki setidaknya 1000 agen aktif dalam beberapa bulan kedepan.

Pertumbuhan Kudo yang cepat didasarkan oleh social commerce. Perusahaan memodernisasi model direct selling yang populer di Indonesia. Kudo menawarkan kesempatan pada agen-agen yang cakap teknologi untuk mendapatkan extra income dengan menjual produk e-comerce pada masyarakat. Rata-rata agen Kudo dapat menambahkan pendapatan mereka lebih dari 25%, dan mereka mendapatkan training terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan sales mereka. Hanya dalam 3 bulan, perusahaan telah melayani lebih dari 600 transaksi sehari, dan menyasar untuk mencapai 8000 transaksi per hari dalam 3-6 bulan berikutnya.

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.