Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

Menghadapi Persaingan ? Coba Bertarunglah Sebagai Buaya, Kata Founder Tokopedia

Posted by & filed under Motivation & Inspiration, Startup.

buaya

Editor’s note : Dalam acara Founder Institute Pitch BootcampWilliam Tanuwijaya, co founder Tokopedia membagi pengalamannya menghadapi kompetisi ketat startup marketplace di Indonesia. William akan menjadi mentor di Founder Institute Jakarta batch 3. Pendaftaran bisa dilakukan di Fi.co/join. Artikel lainnya tentang perjalanan dan strategi William membangun Tokopedia bisa dibaca di sini.

 

Dalam beberapa kesempatan saya bertemu dengan berbagai perusahaan besar maupun lembaga pemerintahan, saya juga sering mendapatkan pertanyaan apakah mampu pemuda-pemudi Indonesia membuat karya lokal yang sanggup bersaing dari sisi kualitas dengan produk-produk luar negeri? Kadang sedih rasanya ketika kita sendiri meremehkan kemungkinan bahwa kita mampu bersaing, dan mampu menjadi produsen, bukan hanya sebagai pasar.

Dalam perjalanan saya membangun Tokopedia dari nol sejak 2009, Tokopedia menghadapi banyak persaingan yang dalam beberapa kasus orang melihatnya sebagai pertarungan David Vs Goliath.

Pertanyaan tentang mampukah Tokopedia melawan persaingan global ketika situs-situs luar masuk ke Indonesia juga menjadi salah-satu pertanyaan paling sering diterima oleh kami saat memulai mimpi ini.

Sebuah pertanyaan yang tidak bisa dijawab, dan hanya bisa dibuktikan lewat perjalanan waktu.

Satu cerita yang sangat menginspirasi saya adalah cerita tentang Jack Ma, seorang guru Bahasa Inggris yang kemudian menjadi pendiri dari Alibaba.

Ketika kami memulai Tokopedia, saya membaca kisah Jack Ma ketika tahun 2003 eBay mengakuisisi produk lokal C2C terbesar di Cina pada saat itu, EachNet senilai 150 juta USD. Jack Ma memutuskan Alibaba juga harus mulai masuk ke pasar C2C dan mereka membangun produk baru bernama Taobao.

Seluruh media heran dan mempertanyakan keputusan tersebut. Mengapa Jack Ma berani untuk masuk ke pasar yang jelas-jelas sudah dimenangkan oleh EachNet dan bahkan telah dibeli oleh raksasa C2C E-Commerce sedunia, eBay?

Jack Ma menjawab sangat sederhana. Dirinya mengilustrasikan eBay sebagai ikan hiu di samudra yang luas, sementara dirinya adalah buaya di sebuah sungai yang kecil.

Jika diajak bertarung di samudra, maka buaya tidak mungkin menang.

Namun, jika bertarung di sungai, maka buaya lah yang akan menang.

Saat membaca cerita tersebut, saya tersentak, dan sadar bahwa orang lokal selalu punya kelebihan yang unik untuk mampu bersaing di pasar global. Para pemuda-pemudi Indonesia bisa dan mampu menjadi buaya-buaya dari sungai Kapuas, menjadi raja dan produser di negaranya sendiri.