Startup Indonesia | Bisnis Online | Cara membuat toko online | Peluang Dan Ide Bisnis Online

RSS
new

Mengoptimalkan Campaign Google AdWords di Google Display Network (2) oleh @RyanBatchin

Posted by & filed under Search Engine Marketing.

 

Editor’s note :  Ryan Batchin adalah seorang Google AdWords Optimizer di DGtraffic Indonesia dan saat ini menjadi Contributor untuk Forum Google AdWords di Indonesia

 

Setelah sebelumnya kita sempat membahas mengenai bagaimana langkah-langkah awal mempersiapkan campaign Google Display Network, di tulisan berikut ini mari kita ulas lebih dalam lagi strategi dalam mengoptimalkan campaign Google Display Network. Menjalankan iklan / sebuah campaign di Google Display Network, tidak hanya butuh ketekunan pada saat mempersiapkan materi atau strateginya di awal saja. Agar campaign kita dapat berjalan dengan lebih efektif, diperlukan beberapa langkahkhusus yang harus kita lakukan agar campaign GDN yang kita jalankan dapat berjalan lebih efektif dan mencapai goal sesuai yang kita inginkan.

A. Tentukan metode penargetan campaign Google Display Network yang tepat

 

GDN Pict 1

  1. Managed Placement Targeting,  metode penargetan dengan cara kita menargetkan secara manual website-website yang tergabung dalam jaringan Google mana saja yang ingin kita gunakan agar iklan kita muncul pada website tersebutPerlu kita ketahui bahwa dalam menjalankan campaign GDN, kita dapat menggunakan beberapa metode  penargetan yang dilakukan secara umum antara lain sebagai berikut:
  2. Contextual Targeting, metode penargetan dengan menargetkan kata kunci yang relevan sesuai dengan produk / jasa yang akan kita iklankan. Jadi nanti iklan kita akan muncul pada website yang memiliki content yang sesuai dengan keyword yang kita targetkan. Contoh: Kita menargetkan content tentang “mobil balap”, nantinya iklan kita akan muncul di website-website GDN yang mempunyai content relevan atau yang sedang membahas tentang “mobil balap”
  3. Interest Targeting, metode penargetan iklan GDN berdasarkan dari minat/interest audiens.
  4. Topic Targeting, metode penagetan iklan GDN berdasarkan topik-topik website yang kita pilih. Sebagai contoh, apabila kita memilih topik website tentang bisnis, maka nanti iklan kita akan dimunculkan pada website-website dengan topik bisnis seperti startupbisnis.com
  5. Remarketing, metode penargetan iklan GDN dengan menargetkan ulang audiens yang pernah mengunjungi halaman website kita dengan cara mengumpulkan cookie dari tiap user tersebut.

B. Siapkan materi iklan yang sesuai dengan kebutuhan Anda

GDN Pict 2

Di dalam campaign GDN kita dapat menentukan format iklan yang akan kita gunakan. Secara umum format iklan yang tersedia untuk campaign GDN adalah:

  1. Iklan format teks
  2. Iklan format banner (JPG, GIF dan Flash Banner)
  3. Iklan format video

 

Di sini saya membagi 3 hal penting yang harus kita benar-benar perhatikan dalam mempersiapkan materi GDN,  antara lain adalah:

  1. Format iklan, seperti yang sudah dijelaskan bahwa format iklan GDN secara umum dapat kita bagi 3 format yaitu teks, banner dan video. Saran dari saya untuk bisa melebarkan jangkauan dan kemunculan iklan, kita sediakan 3 format iklan tersebut. Karena perlu diketahui bahwa tidak semua website yang tergabung dalam jaringan GDN mensupport seluruh format iklan, ada yang hanya support teks saja atau banner format JPG saja. Dengan menyediakan berbagai jenis format iklan, maka kemungkinan iklan kita untuk muncul di website-website GDN akan lebih besar.
    Note: Iklan format banner biasanya lebih memiliki CTR dan respon yang lebih tinggi dari user dibandingkan iklan hanya berupa teks saja.
  2. Konten iklan, buat konten iklan yang menarik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten iklan antara lain adalah :  Call to Action, iklan memiliki pesan yang mampu mengajak / mempersuasi audiens untuk melakukan action (click, mengisi form, buy).  Contohnya, dengan mempergunakan kata-kata “Beli Sekarang”, “Daftar Segera”, dll  Clear & Visible Image, apabi la kita menggunakan materi image banner. Gunakan gambar yang menjelaskan produk/jasa kita, kontras dan mempunyai resolusi yang baik. Include Detail, masukan detail dari promo yang akan kita iklankan, dan juga USP dari produk/jasa kita. Sebagai contoh; lebih baik bila kita masukan pesan seperti “Turun Harga Rp 300.000 jadi 270.000” dibandingkan hanya pesan  seperti “Promo Menarik Turun Harga” saja. Keep it Simple, buat pesan yang kita sampaikan sejelas dan sesimpel mungkin agar audiens tidak terlalu bingung saat membaca pesan iklan kita
  3. Patuhi kebijakan periklanan Google AdWords. Salah satu hal yang sering dilupakan tetapi sangat krusial adalah mengenai kebijakan/policy dalam beriklan. Banyak dari pengiklan yang pada akhirnya iklan yang mereka jalankan disuspend oleh Google karena melanggar beberapa kebijakan dalam beriklan. Untuk lebih lengkapnya mengenai kebijakan beriklan di Google, Anda dapat mengunjungi: https://support.google.com/adwordspolicy/topic/1626336?hl=en&ref_topic=2996750

C. Lakukan testing, monitoring dan eksplorasi

Beberapa bagian yang perlu kita lakukan testing, optimasi serta monitoring, antara lain adalah:

  • Campaign

Buat berbagai jenis metode penargetan campaign (Managed Placement, Contextual Targeting, Interest Targeting, dsb).
Setelah berjalan selama beberapa waktu, lihat performa masing-masing campaign dan
alokasikan budget lebih besar pada campaign yang mempunyai performa lebih baik.
GDN Pict 3Note:  Performa campaign yang baik bisa dilihat dari beberapa aspek, seperti: Jumlah klik, harga rata-rata CPC, conversion yang didapat

  • Banner

Jangan hanya terpaku pada satu materi kreatif saja. Gunakan beberapa materi kreatif dalam adgroup yang berbeda. Dengan menggunakan beberapa materi iklan, kita dapat melihat Iklan A atau Iklan B yang mempunyai performa lebih baik. Dan yang memiliki performa lebih baik tersebut dapat kita pertahankan.
Sedangkan banner dengan performa kurang baik dapat kita pause atau ganti dengan materi baru lainnya.

Ganti materi banner secara berkala, tujuannya adalah untuk tetap menjaga performa CTR dan juga agar audiens tidak bosan melihat banner yang sama selama beberapa waktu.
Saran saya dalam melakukan pergantian banner, apabila campaign berjalan dalam jangka waktu panjang kita bisa ganti banner setiap sebulan sekali

  •    Website yang ditargetkan
    1. Pilih website sesuai dengan karakteristik produk dan target audiens.
    2. Pantau performa dari tiap website, hal yang kita pantau antara lain:
      • CPC -> pasang bid lebih tinggi untuk website yang kita ingin kemunculannya/impressionsnya lebih tinggi
      • CTR -> pause website yang memiliki CTR rendah dibawah 0.05%
      • Click & Impressions -> pertahankan website dengan performa klik & impressions yang bagus
      • Conversions -> pertahankan website dengan conversion yang tinggi, apabila website menghasilkan klik tinggi tapi tidak menghasilkan conversion sebaiknya dipause saja
    3. Pause / exclude website atau content keyword yang performanya berada di bawah performa yang kita targetkan.
    4. Pada campaign Automatic Placement seperti campaign Contextual Targeting ataupun Interest Targeting, lakukan set Exclude Category dan Placement. Tujuannya adalah untuk menghindari iklan kita muncul pada website tertentu yang tidak ingin kita targetkan.
    5. Lakukan eksplorasi website untuk melihat opportunity pada website-website lain yang belum kita targetkan. Caranya kita bisa mempergunakan alat bantu seperti Placement Tool : http://support.google.com/adwords/answer/2471191?hl=en&from=160322&rd=2

 

Demikian beberapa langkah optimasi dalam menjalankan campaign di Google Display Network yang dapat saya share. Sebenarnya masih banyak cara-cara yang bisa kita terapkan dalam melakukan optimasi agar campaign yang kita jalankan dapat memiliki performa yang semakin baik.
Prinsipnya menurut saya dalam melakukan optimasi adalah: Belajar dari beberapa best practice yang tersedia, jangan ragu untuk melakukan testing, teliti dalam memonitoring performa campaign serta temukan beberapa insight yang bisa diterapkan untuk ekplorasi campaign. Semoga membantu :)

@ryanbatchin

Untuk  berdiskusi serta belajar bersama tentang Google AdWords di Indonesia, ayo gabung dan kunjungi :  Forum Google AdWords Indonesia (http://goo.gl/MwxV1)

Image source: Google