Pengelolaan Saham Startup : Vesting Berbasis Milestone Untuk Para Founder Startup | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Pengelolaan Saham Startup : Vesting Berbasis Milestone Untuk Para Founder Startup

Posted by & filed under Finance, Running a Business, Startup.

Vesting Berbasis Milestone Untuk Para Founder Startup

Editor’s Note :

Saya pernah mendengar real story dari founder startup yang terjadi di saat masih bootstrapping (belum fundraising), ia single founder dan melihat salah satu karyawannya sangat bagus sehingga diberikan share, let say 30%. Setahun mereka lalui bersama (masih bootstrapping juga), lalu “mantan karyawan”nya ini keluar dari perusahaan dan bilang “kamu harus beli saham saya”.

Akhirnya si founder mau tidak mau harus keluar duit sebanyak harga mobil (atau bisa juga apartemen), hanya untuk membeli saham yang pernah ia berikan kepada karyawannya.

Entah berapa banyak founder yang pernah mengalami ini, dan bad story seperti ini tidak pernah naik ke permukaan. Artikel vesting untuk founder startup ini cukup penting untuk Anda ketahui sehingga mengurangi risiko Anda mengalami hal tersebut.

Scott Kupor, CEO dan managing partner di Andreessen Horowitz, baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel di Fortune.com (berjudul “Your next business partner should come with a prenup”) di mana dia mengulas beberapa ‘perangkap’ dalam kerjasama bisnis dan mengadakan perjanjian pra-kerja.

Isu penting yang dibahas Kupor adalah vesting mengenai saham founder dalam startup. Bisa dipahami bahwa saham menjadi hal penting bagi perusahaan, karyawan, investor, dan co-founder untuk meyakinkan jika seorang founder keluar secara sukarela atas alasan tertentu, founder tersebut tidak bisa mendapatkan semua equitynya. Nyatanya, kebanyakan startup saat ini memiliki masa vesting selama 3-4 tahun untuk saham founder.

Kupor menyarankan bahwa founder mempertimbangkan periode vesting karena, saat ini membutuhkan waktu lebih lama bagi perusahaan swasta untuk IPO. Oleh karena itu, periode vesting harus diperpanjang untuk menjaga insentif jangka panjang yang tersedia dalam mekanisme vesting.

Meskipun menambah masa vesting memberi beberapa keuntungan, masalah akan muncul dimana-mana. Rumus vesting tradisional didasari oleh asumsi bahwa nilai yang diperoleh berbanding lurus. Artinya, bahwa nilai perusahaan selalu bertumbuh seiring waktu berjalan dan bertumbuh dengan laju yang konstan

Nyatanya, meskipun demikian, nilai/valuasi perusahaan tidak tumbuh secara linear. Sesungguhnya, malahan menurunkan hal tertentu dalam timeline perusahaan. Sebuah down round merupakan contoh nyata tentang penurunan nilai perusahaan. Contoh lainnya dari penurunan nilai adalah pivot.

Banyak startup saat ini yang melalui satu atau beberapa pivot sebelum mencapai product-market fit dan scale. Tindakan pivot menggambarkan bahwa model bisnis sebelumnya telah gagal, yang sesuai dengan penurunan nilai venture. Terlebih lagi, ketika valuasi perusahaan meningkat, biasanya tidak meningkat secara constant. Sebuah startup mungkin mengulang beberapa model bisnis sebelum mendapatkan yang pas.

A startup may iterate over multiple business models before hitting on the right one.

Valuasi yang dimiliki venture selama proses mencapai product-market fit jauh lebih rendah dibandingkan dengan setelah venture menemukan model bisnis yang tepat. Perusahaan mungkin sudah menghabiskan 3 bulan atau 4 tahun mencari model bisnis yang tepat, tapi jangka waktu tersebut tidak berhubungan. Peningkatan valuasi terjadi hanya ketika model bisnis yang sesuai sudah ditemukan.

Fenomena valuasi startup meningkat pada waktu yang spesifik dan tidak secara bertahap dari waktu ke waktu sebenarnya hal yang wajar. Nilai startup meningkat pada beberapa kejadian tertentu, seperti perekrutan anggota tim, PoC (proof of concept) teknologi yang sukses, pelanggan pertama yang mendaftar atau baru saja dapat pendanaan, Sebuah grafik menggambarkan nilai venture akan lebih mirip step function daripada dengan yang linear (kenaikannya stabil) , dan waktu yang dibutuhkan untuk peningkatan nilai mungkin bervariasi.

Sebuah pendekatan alternatif tentang vesting founder, yang membangun korelasi lebih baik antara level vesting dan pembuatan value, akan menggambarkan kumpulan value milestones, masing-masing yang membongkar bagian tambahan dari saham milik founder. Berpindah dari milestone yang satu ke yang lainnya mungkin bisa lebih cepat atau lambat bergantun pada performa venture. Terlebih lagi, pada prinsipnya, nilai enture mungkin kembali turun, sehingga menurunkan jumlah vested equity para founder.

Founding a company is a commitment that should be taken seriously.

Menjabarkan value startup bisa rumit, tapi bahkan rumus vesting berbasis milestone yang sederhana mungkin akan lebih baik daripada rumus tradisional yang berbasis waktu. Inila beberapa cara untuk menjabarkan value milestones.

Cara mudah menjabarkan rumus berdasarkan-milestone untuk startup yang mungkin membutuhkan venture funding akan mendasarkan rumus pada valuasi perusahaan pada berbagai financing round.

Contohnya, seorang co-founder tidak mendapat apapun jika ia secara sukarela keluar dari perusahaan sebelum ronde valuasi perusahaan mencapai $1 juta. Jika dia keluar secara sukarela setelah divaluasi pada $1 juta tetapi sebelum mencapai valuasi $5 juta, dia bisa memiliki 10% dari total equity vested, dan lainnya. Mencapai lebih dari 50% vesting sebelum mencapai 100 juta banyak terjadi dan tidak disarankan, dan akselerasi menjadi 100% hanya terjadi saat ada yang keluar perusahaan.

Pendekatan lainnya untuk mengukur value adalah dengan menggunakan metriks bisnis yang relevan, seperti revenue, user aktif, angka customer atau penjualan. Peristiwa utama, seperti kesuksesan prototype development atau pengiriman ke pelanggan pertama, juga secara umum terhubung dengan value.

Baca : Menggunakan Single Metric Untuk Menjalankan Startup Anda

Kriteria berdasarkan valuasi, metriks, event dan waktu tidak terpisah, dan bisa dikombinasi dengan berbagai cara untuk membangun rumus vesting paling tepat. Contohnya, salah satu time-based yang direkomendasikan adalah overriding cliff selama satu tahun, yang berarti tidak ada vesting sebelum satu tahun berlalu. Mendirikan sebuah perusahaan adalah komitmen yang harus ditanggapi dengan serius; seorang co-founder yang keluar sebelum satu tahun berlalu tidak akan mendapat modal apapun.

Cliffs basically allow you to “trial” a hire or partnership without an immediate equity committment. You agree on the equity amount and vesting period immediately, but if you part ways (via either quitting or firing) during the cliff period, then the leaving party gets no equity. Apart from that, it acts like normal vesting. – Startup Toolkit

Vesting founder biasanya dijalankan menggunakan sebuah mekanisme yang dikenal sebagai reverse vesting, yang memaksa pihak yang keluar untuk menjual modal “unvested” miliknya ke perusahaan atau ke pemilik saham lainnya dengan syarat tertentu. Mekanisme tertentu seringkali ada konsekuensi pajak dan perlu ditinjau menggunakan peraturan setempat.

Vesting berbasis-milestone merupakan cara paling efektif untuk meyakinkan bahwa jika seorang co-founder keluar secara sukarela dari perusahaan, dia tidak mendapat terlalu banyak equity. Dalam kasus seorang co-founder yang dipaksa keluar dari perusahaan atau dari posisi sebelumnya cukup berbeda.

Dalam hal tersebut, founder tidak lagi bertanggung jawab atas penciptaan value dan harus dikompensasi seolah-olah semua atau sebagian dari value telah dibuat. Hal ini dicapai menggunakan akselerator yang berlaku dalam beberapa scenario dan mempercepat tingkat vesting founder ke tingkat yang lebih tinggi. Mekanisme ini ada dalam founder/shareholder agreement.

Untuk menyingkat, founder vesting merupakan mekanisme yang penting menyeleraskan kepentingan semua stakeholders dari perusahaan tahap awal. Vesting tradisional yang berbasis waktu terlalu sederhana dan tidak membahas skenario yang lebih rumit – yang cukup umum saat ini. Vesting berbasis milestone merupakan alternative sederhana yang menyelesaikan sebagian “jebakan” dari rumus vesting berbasis waktu saat ini

Sumber : MaGIC / Techcrunch

Baca Juga 

Cara Pembagian Saham : Mengenal Founder’s Equity Calculator

Kesalahan Paling Pertama yang Dilakukan oleh Banyak Founder Startup : Pembagian Saham Founder

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.