Pentingnya Memahami "Burn Rate" untuk Startup | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Pentingnya Memahami “Burn Rate” untuk Startup

Posted by & filed under Fundraising / Investment, Running a Business.

burn-rate

 

Burn rate adalah kecepatan dari turunnya saldo kas Anda. Sedangkan Runway adalah sisa waktu yang Anda miliki sebelum uang (termasuk pendanaan investor) yang Anda miliki habis. Jika Anda punya $1 million cash pada 1 January, dan sekarang 1 Oktober uang Anda tersisa $250,000, maka burn rate Anda adalah $750,000/9, atau $83,333/bulan. Lebih jelasnya, $750,000 dalam perhitungan ini adalah jumlah cash yang telah dikeluarkan ($1 million – $250,000 = $750,000) dan 9 adalah jumlah bulan yang telah dilewati (January hingga September sama dengan 9 bulan).

Di 1 Oktober, uang Anda tersisa $250,000 dan burn rate Anda $83,333/bulan. Jadi, berapa bulan lagi Anda bisa hidup dengan uang cash Anda? Nah, sekarang Anda sudah tahu cara menghitung burn rate, perkiraan selanjutnya akan mudah. Ambil jumlah uang cash yang Anda punya ($250,000) dan bagilah dengan burn rate Anda ($83,333/bulan). Artinya, uang Anda hanya bisa dipakai sampai 3 bulan ke depan. Di akhir tahun Anda akan kehabisan uang.

Itulah inti dari mengetahui seberapa besar burn rate Anda. Jika Anda memiliki dana tak terbatas, burn rate akan menjadi angka yang tidak berarti. Tetapi, saya belum pernah melihat sebuah perusahaan dengan cash tak terbatas. Jadi, para entrepreneur, CEOs, dan tentunya CFOs sebaiknya selalu tahu seberapa banyak cash yang mereka miliki dan jika mereka menggunakan cash tersebut, seharusnya mereka tahu seberapa besar tingkat di mana saldo kas mereka akan turun. Dan tentu saja, mereka harus tahu persisnya kapan mereka tidak lagi memiliki uang tersisa.

Jika perusahaan Anda sangat menguntungkan dan berlimpah uang (seperti Apple), maka seluruh pembahasan kali ini tidak akan penting. Akan tetapi, perusahaan – perusahaan tersebut bisa berubah dari sangat menguntungkan menjadi rugi dalam waktu yang cukup cepat. Karena kondisi ekonomi yang sedang buruk atau transisi siklus produk atau karena nasib buruk lainnya. Dan ketika hal itu terjadi, burn rate dengan cepat akan menjadi hal yang sangat penting. Sehingga, tetap menjaga cash balance dan struktur pengeluaran akan selalu menjadi ide yang bagus.

Perhitungan burn rate seperti yang telah kita lakukan adalah apa yang biasa disebut sebagai “back of the envelope method”. Anda bisa melakukannya di board meeting, pitch meeting, atau ketika Anda sedang mengemudi di jalan raya selama Anda memiliki perkiraan tanggal dan jumlah cash yang Anda miliki (Asumsi tidak ada pembiayaan tambahan di periode tersebut).

Tetapi, ada cara yang lebih canggih untuk menghitung tingkat burn rate. Lihatlah pengeluaran bulanan Anda pada laporan laba rugi. Totalkan semuanya itu. Kemudian, lihatlah setiap pengeluaran kas untuk belanja modal atau penggunaan kas lainnya dari balance sheet dan laporan arus kas. Totalkan semua pengeluaran tersebut selama sebulan. Hasil dari penambahan tersebut merupakan “Gross Burn Rate” Anda. Kemudian, lihatlah pendapatan Anda, atau lebih baik lagi, lihatlah penerimaan kas dari pendapatan Anda. Totalkan semuanya itu dengan jumlah kas yang Anda perkirakan juga pasti akan diterima per bulannya. Hasil dari penjumlahan revenue tersebut kemudian dikurangi dengan total “Gross Burn Rate” yang telah Anda hitung. Maka, Anda akan mendapatkan angka “Net burn rate”. Hasilnya merupakan jumlah cash yang bisnis Anda burn setiap bulannya.

Setiap kali saya melakukan versi penghitungan burn rate yang lebih canggih tersebut, perlu untuk selalu melakukan cek ulang, membandingkannya dengan metode “back of the envelope” untuk sekedar memastikan dua perhitungan tersebut ada dalam area yang tidak jauh berbeda. Jika CFO melaporkan perusahaan memiliki net burn rate $100,000/bulan, tetapi saldo kas telah habis $1 million selama 5 bulan terakhir, itu adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak benar dan Anda harus menyelidiki lebih dalam.

Ketika melakukan penyelidikan lebih dalam, seringkali Anda akan menemukan “one time expense” (Sebuah pengeluaran yang besar dan untuk situasi khusus). Misalnya “Yah, kami harus mengeluarkan uang jaminan yang besar di bulan February dan itu sangat mempengaruhi cash kami” atau “Biaya legal untuk perjanjian kontrak besar dengan IBM sangat mempengaruhi cash kami di bulan Juni ”. Tetapi, menurut pandangan saya adalah jika sebuah perusahaan memiliki “One time expenses” setiap bulan atau dua bulan sekali, sesungguhnya hal itu tidak bisa lagi disebut sebagai “one time expenses”. Perkiraan dan penghitungan burn rate Anda bisa berubah karena “one time expenses” tersebut.

Burn rate dapat berubah cukup cepat. Jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran secara konsisten setiap bulan, maka tingkat burn rate akan turun. Dan untuk alasan yang baik – perusahaan akan semakin dekat pada tujuan menghasilkan profit. Sebaliknya, burn rates akan bergerak ke arah sebaliknya jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan atau bahkan di mana tidak ada pendapatan sama sekali. Penghitungan burn rate perlu memperhatikan fakta bahwa tidak selamanya tarif burn rate itu konstan. Jika burn rate Anda meningkat, dari $83,333/month menjadi $100,000/month, maka sisa $250,000 yang Anda punya tidak akan bertahan sampai 3 bulan ke depan. Mungkin hanya bertahan sampai 2 ½ bulan. Mengasumsikan tingkat burn rate yang konstan justru bisa berbahaya. Selalu ketahuilah naik dan turunnya burn rate Anda dan pertimbangkan itu dalam analisis Anda.

Sebagian besar startups “membakar” uang untuk sementara waktu. Beberapa untuk waktu yang sangat singkat. Tapi banyak yang melakukannya untuk jangka waktu yang lama. Selama periode penghabisan cash tersebut, akan sangat penting untuk memperhatikan saldo kas, burn rate, dan waktu di mana cash Anda akan habis. Hal – hal tersebut akan memberitahu Anda kapan Anda perlu melakukan fundraising lagi (setidaknya lakukan ini 6 bulan sebelum Anda kehabisan uang) dan juga memberitahukan seberapa banyak Anda berinvestasi pada perusahaan Anda setiap bulannya. Hal – Hal tersebut adalah angka – angka penting untuk diketahui, diinternalisasi, dan dioperasikan.

Ditulis oleh Fred Wilson dari AVC.com

 

Baca Juga

Burn Rate, Unit Economics, dan Kapan Waktu yang Tepat Bagi Startup Untuk Membakar Uang Besar Per Bulan

Riset Pasar di Internet : Lakukan Tes Sebelum Membakar Uang Anda

 

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games