Perusahaan-perusahaan terbaik menyelesaikan hal-hal ini terlebih dahulu | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Perusahaan-perusahaan terbaik menyelesaikan hal-hal ini terlebih dahulu

Posted by & filed under Uncategorized.

Jika bisnis Anda tidak memiliki fondasi yang kuat, maka memiliki karyawan yang cerdas dan id eyang luar biasa tidak akan bisa menyelamatkan Anda dari masalah-masalah yang akan muncul di kemudian hari.

Satu dari dua orang CEO dari perusahaan Inc.5000, setelah disurvey ternyata memiliki kualitas-kualitas dari seorang “Creative Builder CEO” (lihat Inc.’s 2012 CEO survey). Jika Anda memiliki karakteristik-karakteristik tersebut, maka Anda mirip dengan pemimpin yang ikonik, seperti Steve Jobs, tentunya perusahaan Anda cukup baik untuk dikembangkan. Walaupun begitu, dalam pengalaman saya, ada beberapa konsekwensi yang tidak diharapkan dalam kepemimpinan dengan pendekatan ini.

Coba lihat apakah salah satu pernyataan dibawah ini cocok dengan Anda:

1. “Saya merasa kamu sering melakukan hal yang sulit dengan benar, tapi salah dalam melakukan hal mudah dalam area konsistensi, servis, kualitas, atau marketing.”
2. “Kadang kala kami merasa seperti anak tukang sepatu. Kami bisa melakukan banyak hal dengan benar untuk pelanggan kami, tapi membuat kesalahan dalam area yang sama dalam perusahaan kami sendiri.”
3. “Saya hanya prihatin karena kami tidak bisa berkembang jika kamu terus membuat kesalahan-kesalahan dasar.”

Terdengar familiar? Jika iya, maka Anda mungkin juga familiar dengan keinginan untuk “back to basics”. Saya pernah mendegar frasa ini dari mulut-mulut CEO yang melihat potensi perusahaannya terhalang oleh rintangan-rintangan kecil. Mendeklarasikan bahwa Anda perlu untuk kembali ke dasar (basic) bisa menjadi langkah dengan tujuan yang baik pada awalnya, tapi hal itu tidak bisa dilakukan atau dipertahankan untuk jangka panjang.

Jadi sebelum Anda melangkah kedalam sistemisasi ulang tugas dan daftar performa, saya menyarankan Anda untuk terlebih dahulu memastikan “dasar” yang mendasari bisnis Anda sekarang. Dasar-dasar ini harus mencakup intisari dari mutu yang mendorong berjalannya semua kelakukan yang lain.

Contoh:

“Bertindaklah seolah orang yang anda cintai berada diatas meja operasi.” IMS, Integrated Medical Systems (reparasi alat-alat operasi, efisiensi instrument dalam ruang operasi, proses pensterilan managemen dan konsultan)

“Makanan yang hebat. Tempat yang bersih. Servis yang bersahabat.” – The Garden Caf← di Omaha.

“Ukuran, bentuk, waktu, tempat apapun, selalu benar, setiap hari.” – Langham Logistics (3PL dan 4PL transportasi dan muatan logistik)

Contoh-contoh sederhana ini dalam pengaturan persepsi memberikan standar yang jelas yang bisa digunakan untuk menguji semua keputusan, prosedur, dan kebijakan dalam perusahaan-perusaaan tersebut. Berikut adalah 3 tips untuk membangun milik Anda sendiri:

1. Buatlah sebuah pesan yang sederhana. Milik saya adalah, “Kami membantu perusahaan untuk memperbesar dua kali lipat kecepatan perusahaan mereka dengan cara melakukan penjualan yang transformasional.” Apa nilai dasar yang Anda janjikan pada pelanggan Anda? Bisakah Anda menyampaikannya dalam sebuah kalimat tentang mereka dalam bahasa yang bisa mereka mengerti?

2. Katakan itu dimanapun, jalani itu dimanapun. Saya bisa menanyakan pada siapapun dalam perusahaan yang sudah saya sebutkan, dan mereka bisa menyampaikan nilai dasar perusahaan mereka. Luar biasa, mengingat adalah langkah awal yang baik. Bukti nyatanya adalah menanyakan kepada karyawan tersebut pertanyaan kedua, “Bagaimana cara Anda membuat hal itu terjadi untuk klien-klien kita dalam pekerjaan Anda setiap hari?” Jika mereka bisa menjawabnya dengan satu atau dua kalimat, Anda memiliki integritas dalam klaim Anda, kerapihan dalam tim Anda, dan sebuah kemungkinan yang sangat besar bahwa dasar-dasar tersebut benar-benar berarti sesuatu.

3. Kepercayaan dan pengujian. Tahap terakhir: Ukurlah seberapa baik perusahaan menjalankan pesan ini. Apa pengukuran yang bisa menguji bahwa Anda sudah mencapai janji-janji dasar tersebut? Pengukuran-pengukuran yang menilai performaa operasional Anda harus berhubungan jelas dengan janji dasar Anda.

Lebih banyak dasbor, punch list, dan pelatihan tidaklah cukup untuk menanggulangi kekuarangan perusahaan Anda dalam hal-hal dasar. Intisari yang bisa menjadi dorongan itu harus didefinisikan, dimengerti, dan diukur.

Sumber: http://www.inc.com/tom-searcy/the-best-companies-get-this-right-first.html

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games