Seri Pemimpin Hebat: Jeff Bezos, Founder dari Amazon.com | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Seri Pemimpin Hebat: Jeff Bezos, Founder dari Amazon.com

Posted by & filed under Uncategorized.

Jeff Bezos adalah salah satu dari founding fathers dari e-commerce, dan bagian dari grup pilihan dari entrepreneur yang tugasnya mengatur dot-com bubble tanpa kehilangan kontrol akan perusahaannya sendri. Hai ini, bisnisnya, Amazon.com merupakan raksasa internet yang menjual segalanya mulai dari buku hingga laptop, sampai ke keranjang hadiah. Baru-baru ini, perusahaannya telah mengakusisi Zappos, sebuah retailer sepatu inline, dan meluncurkan Kinle, e-reader pertama yang sukses. Perpindahan yang beresiko ini ke arah consumer electronic menunjukan bahwa Jeff Bezos, setelah menjadi pioner dalam retail online, belum mau menyerah untuk mengejar inovasi.

Ibu Bezos melahirkannya sewaktu ia masi remaja, dan ayah tirinya meninggalkan Cuba untuk ke U.S. pada usia 15 tahun. Tumbuh besar di Albuquerque, New Mexico, dan kemudian Houston, Texas, Bezos secara teknisnya belum dewasa pada waktunya; pada suatu masa ia membongkar tempat tidurnya dengan obeng pada waktu ia masih balita. Ia sering melakukan percobaan sains di garasi rumah orang tuannya, hingga kemudian ia lulus dengan gelar computer science pada Princeton, dan melanjutkan karirnya di Wall Street. Tapi Bezostidak akan setenar sekarang jika pada tahun 1994, ia tidak menyadari potensi Internet untuk commerce dan membiarkan dirinya terus bekerja pada sebuah perusahaan investasi ternama dengan gaji yang bagus, D.E. Shaw. Ia malah kemballi ke garasi rumahnya, dan meluncurkan Amazon.

Setelah mengundang 300 teman dan kenalan untuk menguji hasil karyanya, Bezos mengambil waktu sebentar dan dalam sebulan, perusahaannya telah menjual buku-buku dalam 50 bagian, dan 45 negara. Dalam dua bulan, penjualan terbesar mencapai dua puluh ribu dollar perminggunya. Sementara Amazon berkembang begitu pesat, ada ketakutan bahwa akan ada retailer besar lainnya yang menyingkirkan Amazon dari pasaran. Banyak orang yang beranggapan bahwa perusahaan itu memperoleh keuntungan yang terlalu cepat. Tapi Bezos tidak mundur. “Kami akan bekerja tanpa keuntungan dalam waktu yang lama, dan itu strategi kami.” Kata Bezos kepada kami di tahun 1997.

Prediksi orang-orang ternyata salah. Amazon memperoleh penghasilan pertahun pertamanya di tahun 2003, dan di tahun 2008, keuntungan perusahaan telah mencapai empat milyar dollar. Perusahaan itu bisa sukses karena ia dengan cepat mengembangkan inovasi e-commerce dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan standar prosedur one-click shopping, verifikasi email untuk pemesanan, dan review produk untuk pelanggan telah lebih dulu ditemukan dan digunakan Amazon untuk mencapai kesuksesan

Dan jika itu tidak cukup, Bezos telah membuat sebuah kapital ventur sebagai projek sampingan dari Amazon, menginvestasikan jutaan dollar dengan prediksi kesuksesan dalam startup seperti Talk Market, sebuah situs shopping video, Foodista, yang merupakan ensiklopedi masakan yang dapat di edit user, dan sebuah startup yang belum terkenal seperti pets.com. Di sisi lain, ia juga menciptakan sebuah perusahaan yang terpisah yang dinamakan Blue Origin, yang bertujuan untuk merancang teknologi untuk perjalanan luar angkasa komersial.

Bezos sering melontarkan lelucon bahwa kesuksesan Amazon setengahnya adalah sebuah keberuntungan, setengahnya lagi adalah waktu yang tepat, dan sisanya adalah kemampuan otak. Kenyatannya, passion yang ua bawa kedalam bisnisnyalah yang telah memajukan Amazon hingga seperti sekarang ini. “Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang-orang adalah mereka memaksakan suatu minat dalam diri mereka. Jika Anda benar-benar tertarik dalam software dan komputer, Anda harus fokus pada hal itu.” Kata Bezos kepada Inc. di tahun 2004. “Tapi jika Anda benar-benar tertarik pada pengobatan, dan Anda memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur internet hanya karena Anda melihat orang lain sukses melakukannya, maka ada kemungkinan hal itu tidak akan terjadi. Anda tidak memilih passion Anda, passionlah yang memilih Anda.”

Sumber: http://www.inc.com/30years/articles/jeff-bezos.html

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games