Struktur dari Presentasi yang Berkesan | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Struktur dari Presentasi yang Berkesan

Posted by & filed under Pitching.

Presentasi adalah jalan untuk memindahkan informasi yang ada didalam kepala seorang presenter untuk dilakukan audience. Jika presenter melakukannya dengan benar, presentasi tersebut akan membantu orang lain.

Chris Brogan, professional speaker dan CEO Human Business Works berbagi tips tentang struktur presentasi yang baik dan apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan teknik presentasi Anda.

 

 

 

Mulai dengan WIIFM

Yang pertama dan yang paling penting saat berbicara adalah  menjelaskan ‘What’s in it for me?’ (Apa gunanya untuk saya?) jawab secepatnya. Mungkin Anda akan menjawab “ Dalam pekerjaan Anda, biasanya amat sangat sibuk dan sering lembur, saya mempunyai 7 ide untuk membuat segalanya mudah untuk Anda, bisa bekerja lebih efisien dan tidak sering lembur”

Apa Tujuan Presentasi Anda?

Mungkin tujuan ringkas dari presentasi adalah “menyampaikan ide”. Namun, alangkah baiknya jika Anda memiiki tujuan lebih besar, yaitu merubah kebiasaan dari audiens atau mempengaruhi audience untuk melakukan sesuatu. Kadang tidak cukup jika kita hanya berharap audiens bertambah pengetahuannya, buat mereka melakukan suatu hal.

Apabila Anda berpikir seperti itu, presentasi adalah berjualan.

Jika kita ingin berjualan, kita harus lebih serius tentang hal itu. Dengan cara seperti itu, saya mengumpulkan lebih banyak ide. Mungkin mereka akan memantik beberapa ide untuk Anda, dan Anda akan mengajak mereka pada pembicaraan

Gunakan Beberapa Kerangka

Saya sangat membenci metode presentasi seperti ini ” Saya akan mengatakan pada Anda, Saya tunjukkan pada Anda, Saya telah bicara pada Anda”. Benar-benar cara yang aneh. Hanya beberapa buku memiliki daftar isi di bagian paling depan. Untuk saya, kurang menyenangkan melihat metode “ Judul, Agenda, tentang Saya”.

Bagaimana dengan struktur seperti ini (contoh)?

  • Tanyakan pendengar Anda pertanyaan yang membantu mengarahkan presentasi
  • Sampaikan kepada pendengar Anda, bagaimana Anda mencoba menjawab pertanyaan tersebut
  • Mulai dengan kisah personal dan cerita yang bersifat investigatif
  • Galilah hingga detail bagaimana cerita tersebut diterapkan ke dalam presentasi Anda
  • Berikan “takeaways” atau ‘next-action’ untuk presentasi Anda
  • Ceritakan pengalaman orang lain
  • Gali kembali poin-poin penting yang Anda sampaikan, lemparkan pertanyaan, dll
  • Selesaikan dengan memberikan beberapa action yang bisa dilakukan oleh pendengar.

Ini merupakan sebuah kerangka cerita. Anda dapat melakukan semua variasi berdasarkan tema. Sebagai conoh, apa yang Anda lakukan seperti berikut:

  • Mulai dengan pertanyaan tentang figur terkenal
  • Jelaskan kepada pendengar bahwa  figur tadi disebutkan untuk membantu Anda menjelaskan materi
  • Tanya mereka tentang figure tadi di seriap langkah presentasi

Apapun kerangka yang Anda pilih, pastikan bahwa Anda telah masuk dan berkomunikasi dengan pendengar Anda. Pastikan bahwa mereka selalu terbawa pada presentasi Anda. Jika Anda meiihat seorang yang mengantuk, bereaksilah (mungkin bisa dengan membesarkan suara, atau menegur orang tersebut untuk kembali fokus). Jika antusiasme Anda sedang tinggi, lihatlah orang tersebut untuk menginspirasi. Namun selalu perhatikan sekeliling.

 

Inspirasi dari Pembicara Hebat

Sangat mudah untuk belajar jika Anda mempelajarinya dari sumber yang menarik dan inspiratif. Pertama, dari beberapa sumber. Pilihan saya jatuh pada TED atau PopTech. Coba Anda dengarkan beberapa ucapan hebat dari pembicara disana, Saya pikir akan sama baiknya untuk selalu mencari inspirasi dimana saja.

Cirque Du Soleil – Jika Anda akan mendesain presentasi, apa yang akan terjadi apabila Anda melihatnya seperti sebuah pertunjukan? Saya menonton pertunjukan ini dua kali dalam setahun terakhir. Pasti Anda akan kecewa ketika ada beberapa pemain sirkus yang tampil mengecewakan dalam event.

Alec Baldwin – Kata-katanya dalam film “Always Be Closing” – Hal yang sangat penting dalam melakukan speech adalah passion, timing, dan ketegasan nada. Memang ada sedikit cemoohan, namun disana juga ada passion yang besar. Lihat dan pelajarilah !

David Lee Roth – Di masa jayanya, David tampil sangat memukau. Katakan apa yang Anda mau tentang musiknya, Ia tahu apa yang dicari pendengar dan memberikanya. Seorang pembicara bagus tahu bagaimana memberikan yang terbaik bagi pendengarnya.

Lihatlah cover buku komik. Design grafis dan layout menarik tentu saja akan membuat presentasi Anda menarik. Pikirkan jalan untuk mengirimkan pengalaman visual dan pikirkan tentang bagaimana membuat audiens lebih tertarik, hal ini lebih baik daripada menampilkan linear text dan clip art.

Pada poin ini adalah, jangan terinspirasi oleh suatu hal yang dapat menjatuhkan Anda. Namun lihatlah sumber lain yang dapat membuat Anda melangkah jauh dan bawa ide bersama dengan tujuan Anda agar bisa berjalan beriringan. Berpikirlah seperti seorang pengarang serta pencerita dari sebuah cerita, dan gunakan cara itu untuk keluar dari batasan yang Anda miliki.

Improfisasikan Presentasi Anda

Anda bisa latihan, tes, dan bekerja keras untuk presentasi Anda. David Meerman Scott, seorang penulis dan pembicara,  bekerja dengan perspektif untuk selalu menyempurnakan presentasinya, Ia memetakannya dengan sangat detail dan kemudian hanya mengutak-atik potongan-potongan kecilnya, sedangkan sebagian besar presentasinya dibiarkan utuh (tidak diubah).

Saya pikir Mitch Joel dan Seth Godin melakukan hal yang sama: Ambil presentasi menjadi sebuah bentuk yang solid, dan memodifikasi sesuai dengan kebutuhan pendengarnya.

 

Bagaimana saya melakukannya selama ini

Saya melakukan eksperimen presentasi pada beberapa minggu terakhir. Saya menulis beberapa ide menjadi sebuah buku kecil dan mempresentasikan dari buku tersebut. Yang saya lakukan adalah melakukannya tanpa ada jalan cerita. Saya telah bekerja dengan bersungguh- sungguh saat ini, seperti seorang actor atau aktris atau koki. Saya mengambil semua yang saya dapatkan saat berbicara dan menggabungkannya menjadi sebuah informasi .

Saya menikmatinya, tetapi pendengar saya tidak begitu meyukainya. Mereka datang dengan perasaan puas dengan passion saya namun mereka tidak siap untuk melakukan action. Dan ini menjadi masalah untuk Saya. Sehingga sekarang, setelah menerima beberapa saran, saya berkerja pada presentasi saya agar mereka mendapatkan apa yang harusnya mereka dapat.

Sangat penting untuk mengetahui bahwa presentasi bukan hanya sebuah pekerjaan kreatif, tetapi Anda juga harus menghargai waktu dan perhatian yang diberikan oleh pendengar Anda.  Jika Anda tidak memberikan perhatian Anda pada kebutuhan audiens dan tidak mencoba untuk berkomunikasi lebih dengan mereka, mengapa pendengar harus memilih Anda dibanding yang lain? Selalu berikan perhatian bagaimana cara pendengar Anda menerima presentasi Anda. Selalu ambil feedback atau saran. Selalu coba untuk meningkatkannya lebih dan lebih.

 

Apa lagi yang bisa Saya katakan lagi?

Saya hanya tau apa yang saya tau. Apa yang Anda ingin tau saat ini? Bagaimana saya membantu Anda untuk lebih mengerti? Apa yang bisa membuat semua ini terlihat sangat nyata? Apa yang bisa saya tambah dan klarifikasi?

Terima kasih atas waktu dan perhatiannya.  Tujuan saya adalah Anda merasa mendapatkan sebuah manfaat dari menghabiskan waktu dengan saya, semoga dapat membantu Anda. Terima kasih.

 

Sumber : Chris Borgan

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.