Riset keyword adalah salah satu fondasi dari SEO Campaign apapun. Keyword yang Anda pilih akan menentukan hasil pencarian apa yang diranking situs Anda dan hasil pencarian traffic apa yang akan dikirimkan search engine pada situs Anda Baca selengkapnya…
Tag Artikel: keyword research
Job Board @StartupBisnis
- WEB DEVELOPER / PROGRAMMER
Post On 10 June 2013
- Magento Programmer
Post On 03 June 2013
- dicari CSS Designer
Post On 03 June 2013
- Graphic Designer
Post On 03 June 2013
- IT
Post On 28 May 2013
Latest Post on Forum
- Halo mas Oswin. Saya ikut bertanya ya. Pada penjelasan tersebut diatas, startup yg sedang di cari CAV termasuk ecommerce atau vertical ecommerce. Nah, ecommerce yg CAV cari itu yg seperti apa ya mas? Apakah yg menjual consumer goods, fashion? Karena saya lihat kedua jenis tersebut bertumbuh pesat di Indonesia. Lalu, apakah ada kriteria khusus dari ecommerce yg CAV cari? Kalau pun ada, seperti apakah itu? Mungkin itu dulu pertanyaan dari saya. Trims.Read More
- Read More
halo mas oswin, saya sudah kirim email mohon di cek hehehe :)
Hi @imansekalian mo tanya nih :1. menurut mas oswin, apakah startup berbasis job listing bisa tumbuh pesat di indonesia (karena ada saingan gede seperti jobstreet, jobsdb). kalau menurut mas bisa, kira2 bagaimana caranya ?2. punya pesan ga mas buat enterprenuer muda ? harus kek gmn biar bisa fokus dan ga patah semangat klo gagal3. untuk jumlah founder, kira2 paling ideal brp mas ?makasih buat jawabannya ...Saya udah bales disini kok ga naek yah -.-# Ok, saya coba tulis ulang yah.1. Job listing di Indonesia itu masih ada chance menurut saya, tergantung bagaimana service tersebut dikembangkan. Nah, ini yang harus dipikirkan oleh mas Iman. Yang paling terlihat sekali kekurangan terbesar dari JobStreet dan JobsDB adalah screening mereka. Screening mereka itu parah banget :( Jadi saya lihat startup masih bisa perang gerilya dengan mereka. Tapi saya melihat bidang recruitment ini, yang melakukannya harus ada background yang bisa membantu mereka untuk meng-accelerate service mereka, sebagai contoh, mereka punya kenalan yang kuat dengan perusahaan2, atau mereka sudah berkecimpung di bisnis ini sehingga tahu betul masalah2 yang dihadapi dan apa solusi-nya, dll dll.2. Mungkin saya share aja yah perbedaan entrepreneur muda di Jepang dan Indonesia yang saya lihat semenjak saya bekerja di kedua negara ini. Di Jepang itu, kebanyakan mereka bekerja di satu service saja dan fokus mengembangkan service tersebut. Jadi, kalau ada masalah di service itu, pasti langsung dipikirkan bagaimana menyelesaikan problem itu. Kalau-pun memang service tersebut gagal, mereka bisa langsung pivot dan belajar dari kegagalan mereka.Di Indonesia, banyak orang yang takut gagal, takut diomongin orang. Saya ngerti sih, karena saya orang Indonesia juga :) Tapi coba dipikir deh, kalau gagal, ya bikin yang baru lagi dan jangan sampai terulang kesalahan yang kemarin. Kalau kamu sukses nantinya, kegagalan kamu nantinya akan dilihat sebagai step-step menuju keberhasilan kamu.3. Jumlah paling ideal sih menurut saya 3 orang. Sebenernya 2 orang juga OK sih. Tapi ke depannya pasti ada bentrok suara, jadi kalau 3 orang kan bisa ambil voting :) Paling pas juga biasanya ada CEO, COO, CTO, jadi ada yang urusin eksekutif-nya, operational-nya, dan technical-nya.Semoga menjawab. - IDE Bisnis Budidaya Sidatijin nyimak dulu :)Read More
- Menguasai Monetizing, Rahasia Terbesar Para Miliarder Yang Belum Terungkapnyimak dulu :DRead More
- Smiling World Accelerator Program with GEPI (Deadline 2 August 2013)download dulu ah :DRead More
Popular Posts
- Cara Menambah Follower di Twitter dengan Tweetadder
- Kevin Mintaraga : Rahasia Magnivate Sehingga Menjadi Digital Agency Terbesar di Indonesia (Part 2)
- Cara Menjadi Pengusaha : Dari Mana Saya Harus Memulai ?
- Term Sheet 101 & Case Study oleh Arip Tirta, CEO UrbanIndo
- Cara Mencari Modal Usaha : Startup Founders, Berhati-hatilah Dengan Dumb Money
- 4 langkah percepatan bisnis versi Hamzah Izzulhaq, pemuda dengan omzet 160 juta per bulan di umur 18 tahun.

