Tips dari Para Ahli Facebook Ads untuk Mendapat Hasil yang Lebih Besar dari Facebook Ad Anda

Posted by & filed under Featured, Sales & Marketing.

#5: Raihlah tipping point Iklan Anda menggunakan Demografik - Jeff Widman

Jika Anda menggunakan iklan jenis apapun untuk sebuah fan page, maka mungkin Anda ingin menargetkan iklan tersebut pada demografis untuk mencoba menjangkau orang yang saling berteman.

Facebook menggunakan action yang dilakukan teman Anda untuk menentukan informasi apa yang akan ditunjukkan pada Anda. Jadi Anda membayar untuk mencapai puncak dalam lingkaran antara teman fans-fans Anda.

Dua tempat Anda bisa mencapai tipping point:

1. Page Suggestions. Jika Anda mentarget sebuah grup berisi 10 orang yang saling berteman, mungkin Anda mendapatkannya dengan membayar untuk iklan agar mereka me-like page Anda. Tapi kemudian Facebook akan mulai menyorot halaman itu dalam slot “Suggested Pages” kepada teman-teman mereka yang lain, karena algoritma page suggestion menilai bahwa banyak teman dari orang ini yang menyukai page ini, maka mungkin orang ini juga menyukainya. Pada dasarnya ini seperti iklan gratis.

2: Newsfeed stories. Algoritma EdgeRank (Edgerank.net) mengatakan bahwa saat dua orang berhubungan dekat, aksi yang mereka lakukan akan berefek lebih besar satu sama lain. Jika Anda mempublish sebuah Facebook post, dan seorang fans memberi komentar pada cerita tersebut, maka fans lain memiliki kemungkinan lebih besar untuk melihat post tersebut. Tapi jika kedua fans tersebut adalah teman di Facebook, maka aksi komentar yang dilakukan fans pertama akan membuat fans kedua berkemungkinan lebih besar lagi melihat post tersebut. Lagi-lagi, hal ini seperti beriklan secara gratis.

Menggunakan ads berbayar untuk menciptakan friend circles bisa menjadi sangat berguna ke depannya.

Jeff Widman berbicara secara rutin tentang Facebook Analytics & EdgeRank. Dia adalah pendiri Glue dan PageLever. Cari tahu lebih banyak di JeffWidman.com

#6: Ciptakan ad yang menggunakan gambar yang memiliki Calls-to-action - Andrea Vahl

Berkreasilah dengan gambar di ads Anda. Gunakan area gambar (sekarang berukuran 100×72 pixel) untuk menambah jumlah kata-kata di iklan Anda. Gambar orang cenderung lebih menarik dibandingkan logo, tapi tentunya Anda harus mengujinya sendiri. Pastikan bahwa pesan yang Anda sampaikan konsisten dan jangan takut untuk mencoba sesuatu yang tidak biasa untuk mendapat lebih banyak klik. Gunakan judul dan gambar secara bersamaan untuk membawakan sebuah cerita.

 

Menggunakan gambar dan teks dalam iklan Anda akan menarik perhatian audiens ideal Anda.

Saat Anda mengetahui apa yang akan menarik audiens Anda, menggunakan gambar yang hanya mengandung teks bisa menjadi strategi yang sangat cerdas.

Dan jika Anda ingin mendapat ide untuk gambar iklan Anda, coba cek Facebook Ad Board Anda. Saat sudah login ke Facebook, bukalah www.facebook.com/ads/adboard dan lihatlah semua iklan yang sedang berjalan dan menargetkan demografis Anda. Hal ini akan membantu Anda mendapat ide untuk iklan Anda sendiri. Iklan-iklan tersebut adalah yang memang menargetkan profil Anda, dan bukan merupakan semua iklan yang sedang berjalan, tapi tetap merupakan tempat yang bagus untuk memulai.

Andrea Vahl, Co-author dari Facebook Marketing AIO for Dummies. Community Manager di Social Media Examinar. Cari tahu lebih banyak di AndreVahl.com

#7: Cara menggunakan pengetahuan tentang Facebook untuk membuat iklan yang lebih baik - Nate Riggs

Banyak sekali cara berbeda yang bisa digunakan untuk meneliti dan mengukur sebuah kegiatan periklanan di Facebook, dan semuanya bergantung hanya pada tujuan dari bisnis Anda. Salah satu langkah dasar yang biasanya dilewatkan oleh pemasar adalah pertama-tama berfokus untuk menambah jumlah fans di page dengan segmen dan lokasi geografis yang tepat dimana mereka bisa menjadi pelanggan suatu hari nanti. Hal ini sangat benar adanya untuk bisnis kecil dengan sumber daya dan budget yang terbatas.

Anda juga harus memastikan Anda memperhatikan make up dari fan base Anda, menggunakan Facebook Insights atau aplikasi third party seperti PageLever, EdgeRankChecker, atau Simply Measured untuk memastikan bahwa iklan Anda memang mengirimkan trafik ke page Anda dan like yang didapat datang dari audiens yang tepat dan ada di target pasar bisnis Anda. Kedua, habiskan beberapa waktu untuk mengkaji ulang click-through-rate (CTR) untuk berbagai iklan berbeda yang sedang Anda uji.

Ingatlah bahwa copy writing iklan dan gambar akan berpengaruh langsung terhadap pengukuran ini. Membuat berbagai versi berbeda dari iklan yang sama, dengan sedikit perubahan desain dalam setiap copy, lalu menguji semuanya dalam kurun waktu yang ditentukan. Setelah campaign tersebut berjalan, gunakan Ad Manager Insights untuk melihat iklan mana yang bekerja paling baik, lalu optimasikan campaign Anda untuk menggunakan iklan-iklan yang lolos uji tadi. Pendekatan dengan cara ini dinamakan multi-variate-testing.

Nate Riggs berspesialisasi dalam membantu perusahaan berukuran sedang untuk menggunakan web demi memenangkan perhatian dari pelanggan mereka.Dia adalah direktur Social Business di The Karcher Group. Cari tahu lebih banyak di NateRiggs.com

#8: Bagaimana cara Mengalahkan Kompetitor Anda di Facebook  - Jennifer Sheahan

Volume trafik yang tersedia di Facebook sangat luar biasa. Untuk memanfaatkan kesempatan unik ini, Anda harus mengetahui cara mengembangkan kegiatan periklanan Anda agar bisa bertahan sepanjang waktu.

Ads cenderung tenggelam di background dan makin tidak terlihat seiring waktu berjalan. Setelah beberapa hari, Facebook akan berhenti menunjukkan iklan ini dan campaign Anda akan terhambat.

Hindari hal tersebut dengan cara:

1. Batching: Sering-seringlah mengumpulkan beberapa kreasi iklan Anda. Lebih efisien untuk mengirimkan sejumlah iklan untuk disetujui oleh Facebook, dan berganti-ganti iklan saat Anda memerlukannya. Sehingga Anda akan terus memiliki beberapa iklan baru untuk diaktivasi saat yang iklan yang sekarang Anda gunakan sudah ‘mati’.

2. Click Thru Rate: Perhatikan dengan baik iklan yang “cocok” dengan audiens Anda (mendapat CTR yang tinggi), dan variasikan iklan yang cocok tersebut. Dalam hari-hari pertama iklan, akan terlihat iklan mana yang bagus dan sebaliknya. Buatlah beberapa klon dari iklan yang bagus untuk melihat seberapa besar peningkatan performa yang dihasilkan.
Segera non aktifkan ads yang tidak memiliki performa baik, sebelum mencapai “dasar”. Sehingga Anda tetap membayar untuk mendapat CTR setinggi mungkin.

Yang banyak dilakukan orang lain adalah membuat satu atau dua ads, mengirimkannya untuk menunggu persetujuan, lalu menjalankannya, lalu kembali untuk membuat satu atau dua yang lain. Dengan begini, Anda harus menunggu Facebook menyetujuinya dan hal tersebut membutuhkan banyak waktu. Jika hal ini terjadi, maka Anda akan kehilangan momentum.

Untuk mengimplementasikan strategi ini, kirimkan beberapa ads yang mirip, tapi hanya sedikit berbeda satu sama lain. Facebook akan menyetujui keseluruhan iklan itu dan Anda lalu bisa mengaktivasi dan memberi jeda untuk melakukan pengujian.

Jennifer Sheahan adalah seorang ahli Facebook Ads, Pembicara, dan Pendiri FBAdslab.com