Tips Presentasi Pitching Kepada Investor | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Tips Presentasi Pitching Kepada Investor

Posted by & filed under Pitching.

 

 

Life is a pitch. Apalagi entrepreneur yang sering melakukan pitching kepada investor, mencari co founder, supplier, merchant, partnership. Semua membutuhkan skill pitching. Berikut ini adalah beberapa tips pitching yang cukup singkat.

 

FI pitch deck

 

Advice dari Adeo Ressi, Founder Institute

Banyak entrepreneur yang menggunakan kalimat useless dalam pitching, tidak jelas mendefinisikan target market dan memiliki value proposition yang lemah tanpa  secret sauce. Menurut Adeo, entrepreneur yang baik berbicara dengan spesifik, menghindari istilah yang sulit dimengerti, jelas mendefinisikan target market dalam satu kalimat. Lihatlah video di bawah ini tentang penjelasannya.

 

5 Poin advice yang simpe untuk presentasi pitching kepada investor dari Alvin Wang Graylin (mInfo Inc) 

  1. Seberapa painful problem yang dihadapi ? How painful is the problem ?
  2. Kenapa solusimu lebih baik dari yang lain ? Why Your Solution is Better
  3. Siapa customernya ? Who is the Customer ? (What is that customer market size)
  4. Apa revenue modelnya ? What is the Revenue Model
  5. Kenapa kamu adalah yang terbaik untuk menjalankannya ? Why You are the Best at Doing This
Jangan lupa untuk enjoy, nikmati presentasimu, senyum, bicara dengan jelas dan lihat mata audience.

 

Advice dari Theresia Gouw, Accel Partner :

Jelaskan cerita (singkat) Anda

Anda harus bisa membuat VC percaya dengan cerita dan pengalaman Anda. Anda harus bisa mengerti apa saja masalah dalam bidang industri yang Anda tekuni berikut dengan problem solvingnya. Anda harus membawa VC untuk mengerti tentang Anda dan perusahaan Anda secara singkat  dan jelas.

Gunakanlah angka

Jangan buat VC untuk duduk dan mendengarkan 100 data yang berbeda. Secara jujur VC tidak akan mengingat semua hal itu. Gunakanlah sebuah insight yang jelas dan terlihat berbeda.  Dengan begitu Anda menunjukkan diri Anda sebagai seseorang yang capable.

Sebutlah kompetitor Anda

Mentionlah satu atau 2 kompetitor Anda dan garis bawahi apa yang kurang dari mereka dan kenapa produk Anda lebih baik. Tidak menyebutkan kompetitor Anda bisa berarti 2 hal. Yang pertama Anda tidak memberikan respect yang cukup kepada VC atau mungkin Anda tidak dapat membaca market.

Jangan gunakan banyak jargon

Entrepreneur  sering menggunakan istilah / jargon  karena mereka sudah terbiasa menggunakannya pada aktivitas mereka sehari-hari. Namun, jangan gunakan jargon pada saat Anda berbicara dengan VC. Jika Anda menggunakannya itu akan membuat Anda terlihat buruk dan Anda seperti tidak mengetahui hal-hal fundamental dari produk atau bisnis Anda. Gunakanlah bahasa yang mudah dimengerti kedua belah pihak sehingga komunikasi antara Anda dan VC bisa berjalan baik.

Berikanlah pertanyaan apakah VC ingin bertanya

Jika arah diskusi berubah menjadi seperti lecturing, itu tandanya ada yang salah. Pause monolog Anda dan berikanlah kesempatan untuk Anda bertanya pada VC apakah VC ingin menyampaikan pertanyaan misalnyai, apa yang tidak masuk akal bagi Anda? Apa yang ingin Anda ketahui lebih jauh ?

 

Baca juga

Belajar Bisnis Online : 5 Kesalahan Terbesar dalam Menjalankan Bisnis oleh Edy Sulistyo

Belajar Bisnis Online dari @Dwirianto Founder Mindtalk di Stage @Wrausahamandiri

Belajar Bisnis Online dari Zappos : Kisah Pendiriannya dan Mengapa Sepatu Bagus Untuk E-Commerce?

 

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games. APKBOX.ME | APKINSIDER.INFO | APKID.INFO | APKMAIN.INFO.