User Experience di Kehidupan Nyata

Posted by & filed under Ecommerce, Website.

Kita sering sekali diberitahu orang, bahwa jika ingin masuk ke dunia digital, membawa bisnis kita ke cakupan yang lebih luas, maka kita harus membuat sebuah website. Dengan adanya sebuah website yang mempromosikan bisnis kita, maka ibaratnya sebuah toko, dengan adanya website, toko kita tidak pernah tutup, bisa melayani pengunjung selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu selama 365 hari setahun.

Beranjak dari situlah maka berbondong-bondong semua orang yang ingin bisnisnya lebih maju, segera membuat website, baik membuat website sendiri maupun menyewa seorang developer untuk membuat websitenya.

Setelah website jadi, dan traffic (baca: pengunjung) mulai datang, tetapi koq ternyata tidak ada penjualan yang masuk? Beberapa saran mengatakan gunakan Google Adwords, pasang iklan di Facebook. Dan setelah itu, traffic yang datang lebih banyak lagi, tetapi penjualan hanya meningkat sangat sedikit. Apa yang terjadi?

Saya menemukan sebuah video yang cukup bagus mengenai Landing Page di youtube. Seperti inilah kira-kira yang terjadi ketika traffic datang.

Banyak juga terjadi ketika orang datang ke website kita tetapi mereka tidak mendapatkan apa yang mereka cari. Yang mereka lakukan adalah kemudian menggunakan Site Search seperti yang terjadi di video ini.

Dan akhirnya setelah mereka menemukan apa yang mereka mau, yang harus terakhir dilakukan sebelum mendapatkan barang tersebut adalah melakukan Online Checkout.

Kalau kita perhatikan dari contoh-contoh video di atas, banyak sekali halangan untuk seorang pengunjung website kita, mulai dari datang, mencari barang sampai melakukan proses checkout. Semuanya itu biasanya luput dari perhatian kita sebagai designer web. Kita membuat sebuah website, mengintegrasikan semua fitur-fitur yang kita rasakan perlu, tetapi seringkali kita lupa memandangnya dari sudut pandang User Experience.

Melalui artikel ini, saya ingin mengajak Anda yang ingin membuat website untuk bisnis Anda, mulai melihat dari sudut pandang dan psikologis customer Anda. Karena ternyata memiliki sebuah website saja tidak cukup untuk mendatangkan profit kalau tidak didukung dengan User Experience yang menyenangkan dan mudah.

Berikan tanggapan atau pengalaman Anda selama ini bagaimana menangangi kejadian seperti ini.

Salam
@dennysantoso

SociaBuzz