Zalora: Dengan Agresifitas kami Bisa Menjadi No. 1 | Startupbisnis.com

Free Education for Indonesia Startup Entrepreneur

RSS

Zalora: Dengan Agresifitas kami Bisa Menjadi No. 1

Posted by & filed under Ecommerce, Ecommerce Indonesia, Running a Business.

17632993924_04fd34d79b_k

Melanjutkan liputan ideabox pada tanggal 29 Mei 2015, rombongan ideabox melanjutkan kunjungannya ke kantor Zalora Indonesia yang bertempat di Menara Bidakara I Lantai 16 & 17, Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 71-73, Jakarta.

Bagi para masyarakat netizen Indonesia, nama Zalora tentunya sudah tidak asing lagi terdengar. Sukses menjadi fashion e-commerce terbesar di Indonesia, di umurnya yang telah mencapai lebih dari 3 tahun di Indonesia, Zalora telah melayani lebih dari 2000 order setiap harinya dan bahkan menargetkan pertumbuhan 500% di tahun 2015 ini. Di bawah naungan inkubator bisnis Rocket Internet, Managing Director Zalora Indonesia, Anthony Fung melakukan sharing bagaimana perkembangan Zalora di Indonesia.

18067884730_41f7186916_k

Sesi sharing dengan rombongan Ideabox dilakukan di meeting room kantor Zalora Indonesia. Tidak lama kemudian, Managing Director Zalora Indonesia, Anthony Fung, datang menyambut kedatangan rombongan Ideabox untuk memberikan sharing dan sesi tanya jawab. Tidak seperti kunjugan selanjutnya, sharing kali ini tidak terasa sangat formal karena tidak menggunakan proyektor dan slide presentasi. Sharing dilakukan spontan saja dengan sesi tanya jawab.

18256951541_40fcb7440d_k

Anthony fung mengungkapkan bahwa ia sangat senang dengan pertumbuhan e-commerce di Indonesia dan mengapa zalora memilih fashion, Karena fashion adalah market yang paling besar untuk digarap potensinya. “kita percaya pada sektor fashion karena setiap orang pasti membutuhkannya” terang Anthony.

Menurut Anthony, setiap negara memiliki karakteristik pasar yang unik.”seperti contohnya di Indonesia, market untuk fashion muslim pastinya sangat besar karena mayoritas penduduknya beragama muslim” ungkap Anthony lebih lanjut. Untuk menanggapi permintaan tersebut, Zalora juga meluncurkan lini fashion muslimnya agar tidak ketinggalan dengan para competitor.

Seperti yang kita ketahui juga bahwa belakangan ini zalora sangat agresif dalam usaha pemasarannya untuk menjadi fashion e-commerce terbesar di Indonesia. Mungkin tidak asing lagi kita melihat iklan Zalora di berbagai web page terkenal yang sering kita kunjungi dan usaha pemasaran tersebut gencar dilakukan baik online maupun offline. Salah satunya yang menarik adalah ketika Zalora membuka digital pop up market pertamanya di Indonesia yang terletak di Fashion Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan sepanjang Desember 2014 kemarin.

”Alasan kita membuka digital pop up market supaya pelanggan bisa merasakan pengalaman belanja offline maupun online di satu tempat secara bersamaan” terang Anthony. Selain itu, Anthony juga menjelaskan bahwa cara unik itu dilakukan untuk mengatasi biaya pemasaran yang semakin mahal dan tidak masuk akal.”Kita ambil contoh seperti iklan di TV, biayanya sudah sangat besar bahkan terkesan tidak masuk akal. Advertising secara online sekarang juga telah mengalami peninggkatan biaya yang tinggi sehingga Customer Acquisition Cost sudah menjadi semakin mahal. Untuk itu kita perlu menyiasatinya dengan membuka pop up market. Dengan itu, awareness akan Zalora di tengah masyarakat Indonesi juga akan terbangun” Ujar Anthony.

Digital pop up market adalah usaha zalora untuk menyajikan pengalaman shoping secara offline maupun online. Item – item fashion dipajang layaknya fashion outlet pada umumnya seperti yang sering kita lihat di mall. Akan tetapi, ketika pelanggan ingin membeli item – item tersebut, pelanggan tidak dapat langsung membawa pulang item tersebut. Tapi memesannya secara online dan tinggal bersantai, menunggu diantarkan ke alamat yang dicantumkan.

Lebih lanjut lagi, Anthony Fung juga menceritakan salah satu kunci sukses Zalora di Indonesia.”Besarnya varietas brand dan item yang kami miliki merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan Zalora di Indonesia bisa begitu cepat. Contohnya, mungkin akan sangat mudah menemukan sepatu Nike di sini (Jakarta) tetapi lain ceritanya di daerah lain. Kami secara berkala selalu melebarkan varietas brand di Zalora.co.id agar bisa lebih tanggap menghadapi kebutuhan pelanggan.”

Zalora juga beberapa waktu lalu meningkatkan kapasitas gudang dengan memindahkan lokasi gudangnya ke kawasan Cibitung, Bekasi dengan kapasitas tiga kali lipat dari gudang sebelumnya yang berada di ciracas. Rata – rata saat ini jumlah barang yang masuk ke gudang Zalora bisa mencapai 20.000 hingga 30.000 item setiap harinya. “Dengan kapasitas logistic yang semakin baik diharap kedepannya kami bisa meningkatkan pelayanan order kepada pelanggan”, Anhony Menjelaskan.

Bagaimana dengan aplikasi Zalora? “Aplikasi Zalora telah mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Lebih dari 50% pembelian dilakukan secara mobile. Sekarang kita lebih mendorong agar para pelanggan mau menginstal aplikasi mobile Zalora karena potensinya yang sangat besar dan untuk meningkatkan awareness akan Zalora, sekarang kami juga sedang melakukan transisi mengubah private label kami menjadi “Zalora”. Seperti misalnya, salah satu private label kami adalah EZRA. Sekarang, kami menggantinya dengan EZRA by Zalora.”

“Untuk metode pembayaran, terbukti metode Cash on Delivery kami juga sangat berhasil. Orang Indonesia ternyata tidak cukup terbiasa dan sedikit yang menggunakan metode pembayaran online secara langsung. Kebanyakan dari mereka masih suka menggunakan metode seperti transfer bank. Hanya saja kami melihat bahwa cancelation rate (Pembatalan Pesanan) dari orang – orang yang memilih metode transfer bank ini juga ternyata tinggi. Terbukti dengan COD (Cash on Delivery), justru cancelation rate itu bisa menurun. Mungkin karena pembelian barang Fashion merupakan sesuatu yang impulsive, sehingga mereka jadi bisa berpikir lebih banyak ketika mau mentransfer uang pembelian lewat ATM.”ungkap Anthony.

18069404179_196bff3257_k

Terakhir, apa kunci sukses Fashion e-commerce Zalora sementara di luar sana ide seperti itu sudah tergolong banyak dan persaingan juga sudah sangat ketat? Apakah Anthony punya saran untuk para startup lainnya ?“Saya rasa keberhasilan kami sangat dipengaruhi oleh betapa agresifnya kami menjalankan bisnis ini. Seperti misalnya kami terus menghadirkan brand baru sehingga setiap kebutuhan dan keinginan konsumen bisa kami layani. Dengan itu kami bisa menjadi destinasi Fashion e-commerce no. 1 di Indonesia. Jadi, untuk para startup baru di luar sana, teruslah berusaha agresif dalam melayani dan memenuhi kebutuhan konsumen karena dengan itu kalian bisa memenangkan persaingan dan menjaring kesempatan,” Anthony Menjelaskan.

 

 

sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.

mobiles10 is free apk downloader website for download best android apps and top games