Bagaimana Mengatasi Kejenuhan dalam Membuat Suatu Ide yang Kreatif, Baru dan Segar

Kita sekarang sudah harus berhadapan dengan meja kerja, dan saat ini adalah Senin pagi. Jika Anda bekerja seperti kebanyakan orang, itu bukan menjadi masalah, Anda bisa sedikit bersantai, atau mungkin browsing web, hingga Anda semangat bekerja kembali.

Tetapi jika anda bekerja dengan membutuhkan kreativitas dan Anda dibayar untuk itu. Hal itu akan sangat bermasalah untuk Anda.

Apa yang harus dilakukan? Beberapa digital innovator dan profesor yang mempelajari tentang kreativitas memberikan beberapa tips untuk memecah kebuntuan Anda, Berikut tujuh tips tersebut :

1. Istirahat dan menjauhlah dari komputer

Menurut beberapa ahli yang mendalami kreativitas, untuk mendapatkan suatu ide, maka Anda harus menjernihkan kepala Anda beberapa saat, mungkin dengan pergi ke suatu tempat,  untuk melepaskan kepenatan dan mendapatkan inspirasi.

Rex ung,  asisten professor dari ilmu neurosurgery University of New Mexico juga mengatakan agar kita dapat bersantai sejenak. Jung percaya bahwa menghabiskan waktu dengan internet adalah suatu bagian penting dari  proses kreatif, namun suatu saat Anda harus menjauhkan diri dari PC Anda, kalau perlu tinggalkan smartphone Anda juga .”Anda harus biarkan bagian depan otak Anda berhenti sejenak dan membiarkan ide baru datang kepada Anda”.

Michael Lebowitz, founder dan CEO digital ad shop Big Spaceship berkata bahwa ia suka menggunakan cara “take a step back”. “Mudah bagi saya untuk berhenti melakukan sesuatu yang harus dilakukan saat ini sejenak dan lakukan hal yang lain setelahnya”   kemudian ia berkata  ”Berjalan jalan adalah cara yang paling mudah, namun jika Anda punya waktu, lakukanlah hal yang berbeda,  seperti pergi ke museum atau lakukan hal lain yang dapat menstimulus pikiran dan indera  Anda untuk menerima hal baru. Dan jangan lupa untuk tidur, jangan pernah menganggap remeh manfaat dari tidur.

2. Berinteraksi dengan orang baru, dan mendengar ide nya.

Jadi apa yang harus dilakukan setelah menjauhkan diri dari computer? Teressa Amabile, profesor administrasi bisnis dari Harvard berkata bahwa berbicara dengan orang lain adalah suatu ide yang baik, entah di dalam maupun di luar kantor dimana Anda tidak mengenalnya dengan baik. Semakin Anda berbicara dengan orang yang tidak dikenal, hal itu akan sangat baik  karena hal tersebut akan membuat Anda harus mendengar dan menerima pendapat mereka, Anda akan terekspose dengan orang-orang yang memiliki expertise di luar bidang Anda.

Agen Advertising Crispin Porter + Bogusky, sebagai contoh, memiliki aturan, yang diucapkan oleh co-founder Alex Bogusky “ Setiap orang yang mencari inspirasi dari ad agensi lain tidak seharusnya bekerja di perusahaan ini, inspirasi seharusnya dicari dari luar sana”.

Matt Walsh, VP executive director di Crispin mengatakan bahwa ia suka berdiskusi dengan orang dari berbagai latar belakang dan mendengar apa yang mereka inginkan “ Saya menemukan banyak sekali ide kreatif datang dari mixing and matching”.

3. Cari Jalan keluar yang mudah dahulu

Kebanyakan orang berkata bahwa kita harus bisa menyelesaikan masalah yang tersulit dahulu, Teresa Amabile justru berkata sebaliknya “Pikirkan bagian dari suatu pekerjaan yang Anda sukai dan mulailah dari hal tersebut, itu adalah entry point terbaik untuk memulai.”

Bagi Wlash, entry point terbaik dalam mulai memecahkan masalah berasal dari riset konsumen. Kampanye iklan terbaik adalah dengan memecahkan permasalahan yang dirasakan konsumen dari sebuah brand. Sebagai contoh , Crispin membuat program yang disebut Pizza Tracker untuk Domino Pizza yang berfungsi agar para konsumen dapat melihat status pesanan mereka. Prindle berkata bahwa ide tersebut datang dari suatu ekspresi dan ketidaksabaran dari customer yang membayangkan bagaimana pesanan pizza mereka, apakah telah diproses, akan selesai, atau telah diantar.” Itu adalah 30 menit yang menyebalkan dan penuh kekhawatiran” kata Prindle. “ Saya selalu melihat dari sisi manusia, sejauh mana mereka sabar?.”

4.Hindari brainstorming dengan banyak orang

Banyak ilmuwan yang tidak tahu masalah kreativitas, namun satu hal yang mereka tahu dan setuju bahwa sesi brainstorming yang melibatkan banyak orang adalah cara buruk untuk mendapatkan suatu ide. “ Jika Anda mencoba brainstorming dengan 4-5 orang bersamaan, hal ini akan menimbulkan banyak pembahasan yang berulang dikarenakan setiap orang akan mencoba sangat sopan (tidak dapat dengan terbuka memberikan gagasannya).  Amabile menambahkan .” Saya belum melakukan riset untuk ini, namun saya telah membaca literature dan sangat jelas dengan banyak grup yang besar, orang merasa tidak nyaman”

Solusi dari Crispin adalah berdiskusi dengan dua orang. Ide ini bukanlah hal baru, dalam dunia periklanan ada banyak cerita tentang tim dengan dua orang, baik penulis maupun illustrator, mungkin untuk sekarang penulis dan programmer, berbeda antara dulu dan sekarang, Sama seperti dunia musik, suatu lagu biasanya dikerjakan hanya oleh dua orang. Sebagai contoh Lennon/McCartney, Jagger/Richard, dll.

Amabile berkata bahwa brainstorming dalam grup yang besar bisa berjalan apabila dalam keadaan digital . semisal chat room. Lebih menjadi tempat yang terbuka dibanding dunia nyata. Dimana orang dapat menyampaikan idenya tanpa diketahui identitasnya.

5. Mengingat hobi dan kegemaran lama

Bertemu orang dan ide baru merupakan hal yang penting dalam mendapatkan suatu kreatifitas, namun hal yang baik juga untuk melihat kembali sesuatu hal yang menjadi inspirasi Anda di masa lalu, mungkin buku lama favorit Anda, film, cerita, seni. Karena hal tersebut bisa membawa Anda menuju ide-ide dan kreatifitas yang mungkin orang lain lupakan.

6. Gunakan trik Jerry Seinfield

Kita tidak selalu bisa mendapatkan ide di setiap harinya, terutama pada Anda yang dituntut untuk selalu harus membuat suatu ide baru. Seseorang berkata,”Yang Anda harus lakukan adalah bertahan ketika masa non “kreatif” tiba”.

Ide dari Jerry Seinfield mungkin bisa membantu :

“Tandai kalender pada setiap Anda mendapatkan suatu ide/kreatifitas, entah itu ide baru atau suatu kelanjutan dari ide lama. Kemudian perbaharui dan kembangkan terus sesuatu dari ide yang Anda dapatkan itu sehingga hal ini seperti sebuah rantai yang saling berhubungan ”.

7. Gunakan trik Ernest Hemingway

Trik Ernest Hemingway mungkin secara tidak disadari hampir kita lakukan setiap saat kita kekurangan ide. Ya,  Ernest Hemingway melakukan hal seperti ini, ketika ia tidak tau harus menulis apa, ia hanya menulis sebuah paragraph untuk scene dia selanjutnya dan untuk kemudian meninggalkannya seharian untuk mencari inspirasi. Hal ini cukup manjur bagi kita yang membutuhkan suatu ide yang baru dan segar.

Anthony Trollope , novelis Britania, menggunakan trik yang hampir sama. Trollope bangun setiap 5:30 setiap harinya, dan meletakkan jam didepannya. Ketika ia telah mengerjakan selama tiga jam. Trollope akan pergi bekerja di service postal. Apabila ia telah menyelesaikan novelnya saat waktu tersebut. Maka Trollope akan mengambil kertas dan memulai yang baru.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *