Cara meningkatkan Daftar Email Anda Hingga 5 Digit dan Bahkan Lebih

Email adalah metode yang terbukti untuk mendekati dan memelihara hubungan jangka panjang dengan customer.

Anda mungkin tahu bahwa email memiliki ROI paling tinggi di seluruh channel online marketing, terutama ketika digunakan secara bersama-sama dengan social dan search. Plus, email memberikan visibilitas yang lebih besar dibandingkan dengan twit singkat dan status update di facebook.

Pertanyaannya adalah bagaimana anda bisa memanfaatkan fitur terbaik email untuk meningkatkan audiens dan menghasilkan lebih banyak lead and sales ?

Ini adalah 7 cara untuk melakukannya :

1. Anda harus membuat form opt-in email anda menonjol

Banyak situs yang meremehkan pendaftaran email untuk meningkatkan  konversi dari social media. Walaupun, fans, folllowers, dan likes facebook itu berharga, tetapi tidak lebih berharga dari daftar email anda.

Selain itu, bagaimana bisa tombol-tombol itu meningkatkan satu daftar email yang anda miliki ? Itu tidak mungkin karena facebook lah  yang menentukan kapan fans anda bisa melihat konten anda , sedangkan twiter adalah arus yang konstan dimana pesan anda dapat dengan mudah tenggelam bersama dengan pesan-pesan user lainnya.

Tetapi, anda kan memiliki daftar email anda sendiri, jadi buatlah form pendaftaran dimana visitor akan melihatnya dan dipaksa untuk menggunakannya.

Contoh : SocialTriggers.com memposisikan form email opt-in mereka di semua konten utama, di bagian header, di sidebar kanan, dan di bawah setiap posting yang ada.

corey_presentation_6

Beberapa marketer mungkin berpikir bahwa itu berlebihan. Barangkali anda dapat mengatakannya pada Derek Halpem, pemilik situs tersebut yang dapat meningkatkan daftar email-nya menjadi 3 kali lipat dalam hitungan bulan.

2. Lebih baik lagi, jika anda dapat membuat form opt-in yang tidak mungkin terlewatkan

Mari kita berbicara tentang popovers dan popups. Iya benar, Lightboxes. Lightboxes adalah teknik javascript yang digunakan untuk menampilkan gambar dan web content dengan menggunakan model dialog.

Setiap kali saya presentasi, saya selalu bertanya siapa yang membenci popovers, dan 2/3 audiens mengatakan bahwa mereka membencinya. 1/3 nya merasa tidak keberatan dengan popovers karena  mereka merasakan manfaatnya dari popovers itu sendiri.

Hasil tersebutlah yang membuat saya untuk mendorong marketer agar setidaknya menguji lightbox form opt-in, biasanya dengan mendelay selama 15-45 detik dan juga diatur agar popovers tersebut hanya muncul satu kali per session. Mari kita lihat bagaimana popovers bekerja pada suatu situs dengan sangat mencolok :

corey_presentation_5

Hasilnya antara januari 2011 dan januari 2013, daftar email situs  ini meningkat 375% menjadi lebih dari 190.000 pembaca dan di saat konten berkualitas tinggi adalah pendorong peningkatan ini, Mike Stelzner berhasil meningkatkan hampir dari 70% pendaftaran email berasal dari popover.

corey_presentation_7

Hasil : melihat popover pada konteks sebaliknya. Ketika blogger dan penulis terkenal Chris Penn menyingkirkan popover, subcriptions-nya langsung turun. Dalam hitungan minggu, dia menggantinya dan memulai menjalankan seri baru dari popover timing dan display tests.

3. Jelaskan apa untung/manfaatnya bagi customer anda

Berbicara tentang mustahil untuk terlewatkan, nilai proposisi email anda harus bisa langsung dimengerti oleh customer. Tunjukkan pada mereka manfaatnya untuk mendaftarkan email mereka pada situs anda. Ini akan membuat mereka jauh lebih mungkin untuk mendaftar.

Ada beberapa cara untuk melakukannya, tetapi memastikan bahwa postingan blog anda memberikan konten yang menarik secara teratur adalah factor yang sangat mempengaruhi. Itu seperti menunjukkan sample gratis dari konten email anda. Jika kualitas postingan anda biasa-biasa saja, lalu kenapa visitor kembali ke blog anda, apalagi memberikan email mereka ?

Bermain di bukti social dan indicator kredibilitas pihak ketiga juga memberikan anda keunggulan pada kesan pertama. Jika 30.000 orang berlangganan ke email anda, berarti anda melakukan sesuatu yang benar. Banyak pengunjung akan menginginkan untuk mendaftar dan mencari tahu sendiri apa manfaatnya bagi mereka.

corey_presentation_8

Anda belum juga mendapatkan daftar email sebanyak 5 digit ? Jangan dipikirkan. Ada jalan lain untuk menggunakan prinsip yang sama.

Contohnya, coba buat long-copy form untuk meminta feedback yang positif dari subscriber dan customer anda yang sesungguhnya. Itu akan memberikan bukti kepada visitor tentang manfaat yang mereka akan peroleh dari mendaftarkan email mereka ke situs anda.

corey_presentation_4

Hasil: Tahun lalu ketika kami mengujinya, kami mendapat kenaikan 321% pada pendaftaran. Jadi kami adalah pendukung besar pada pengujian format tersebut.

4. Menciptakan dan menawarkan white paper yang bernilai tinggi

Lihatlah dengan anda membangun daftar email sebagai gantinya. Customer anda memberikan alamat email mereka dan sebaliknya anda juga memberikan value pada mereka. Tetapi value yang menjadi favorit dikalangan marketer adalah white paper.

White paper, berdasarkan definisi Wikipedia adalah sebuah laporan otoritatif atau panduan untuk membantu pembaca untuk memahami sebuah masalah, menyelesaikan masalah, atau membuat suatu keputusan. White paper sangat efektif untuk marketing di bisnis B2B dimana pembuat keputusan memiliki masalah bisnis yang spesifik untuk diselesaikan.

Untuk mempersiapkan white paper, anda dapat memulainya dengan melihat analytic anda, terutama di popular page, dengan menggunakan pageview sebagai metric. Anggap saja anda sedang menjalankan blog online marketing dan postingan paling popular anda ada di keyword research. White paper anda kemudian mungkin akan berjudul “5 rahasia to menemukan keyword long tail yang profitable”. Dan tentunya konten anda akan menjelaskan teknik untuk menemukan keyword long tail tersebut.

Setelah menguraikan, menulis dan menggambar desain white paper anda, atau mungkin meng-hire seseorang untuk melakukannya, upload white paper tersebut ke software penyedia email marketing, seperti AWeber.

Ketika anda meng-uploadnya, anda dapat mengirim informasi pada satu email atau lebih dari waktu ke waktu dengan menggunakan autoresponder. Keuntungan mengirim satu email adalah anda mengrimkan informasi ketika customer anda sangat menginginkannya. Sedangkan mengirimkan white paper secara bertahap dalam beberapa hari dapat membantu anda untuk melibatkan pembaca pada banyak point, secara langsung ini membantu anda untuk menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan customer anda.

Di bawah ini adalah contoh white paper salesforce.com tawarkan, yang berjudul “ 6 keuntungan dari IT Help Desk berbasis Cloud

corey_presentation_1

Di saat ada beberapa aspek di halaman ini saya akan ubah, seperti gambar dan daftar benefit, gambar di atas dapat berfungsi sebagai model pada white paper marketing page anda. Gambar di tengah berhubungan dengan panduan, teks di bagian kiri menjelaskan apa yang pembaca akan pelajari/dapat setelah mendownloadnya, form digunakan untuk membantu anda menciptakan relationship dengan pembaca (termasuk email mereka), dan tombol call to action, yaitu “Download Now”.

Kualitas dari kesiapan white paper anda membutuhkan banyak keterampilan dan latihan. Tapi white paper sungguh dapat membantu anda untuk menarik pembaca baru dan membangun daftar email anda. Contohnya, 93% dari pembeli IT berbagi hingga 50% dari white paper yang mereka terima.

5. Buat kontes yang melibatkan pembaca anda

Kontes yang dibuat dengan bagus akan menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan menarik bagi pembaca. Ada banyak form kontes yang dapat anda ambil, seperti trivia, content submission, dan user voting. Yang penting kuncinya adalah untuk meminta customer ikut berpartisipasi dengan mendaftarkan lewat email mereka.

Jika dengan white paper anda perlu menawarkan value kepada pembaca sebagai ganti dari alamat email mereka. Lain halnya dengan kontes,value kontes biasanya ada 2 bentuk. Jika ini adalah kontes konten dimana user men-submit poto atau artikel mereka, value nya adalah pengakuan atau kesempatan untuk membagikan kreasi mereka pada suatu komunitas.

Tapi biasanya value yang lebih umum adalah berbentuk hadiah. Bentuk hadiah sendiri itu sangat luas, jadi cobalah pilih hadiah yang komunitas anda akan senangi. Jika anda memiliki komunitas teknologi, tentunya hadiah yang aman adalah iPad.

Contoh dari kontes membangun daftar email adalah 37signal’s basecamp yang kontesnya adalah “Tell a friend”. Basecamp adalah software solusi untukonline project management. Apa yang ia lakukan adalah meminta user untuk mendaftar pada akun di basecamp dan lalu membagikan referral code via email atau jejaring social ke teman-teman mereka.

Teman-teman mereka mendapatkan diskon $10 di basecamp, dan pendatang mendapatkan kesempatan untuk memenangkan iPad dan Macbook air serta grand prize sebesar $5000. Kenapa kontes ini bisa berjalan ? Hadiah hardware ini memang merupakan ke salah satu inti dari demo basecamp, online project manager, dan hadiahnya memang untuk dibagikan, sesuai dengan pernyataan basecamp bahwa “setiap orang yang anda daftarkan ini dihitung sebagai orang yang memiliki kesempatan untuk memenangkan salah satu hadiah dari kami.”

corey_presentation_2

Catatan terakhir bagi yang menggunakan kontes untuk membangun daftar email, cobalah untuk menghubungkan kontes dengan produk atau industry anda. Contohnya, jika anda memasarkan software accounting, anda bisa meminta user untuk memberikan tips tentang pajak. Dengan cara ini, Sebagian besar dari orang yang memberikan alamat emailnya akan merasa tertarik dengan produk dan konten anda.

Jika anda ingin belajar lebih banyak tentang kontes, bisa cek di sini.

6. Publikasikan newsletter dengan informasi niche yang spesifik

Newsletter adalah workhorses dari marketing email karena newsletter memungkinkan anda untuk megirimkan value kepada pembaca secara berkelanjutan.

Ada banyak hal yang diperlukan untuk menciptakan newsletter yang well-read. Bahkan, banyak perusahaan memiliki full time staff hanya untuk  berkreasi dengan newsletter. Akan tetapi, jika anda memiliki resources yang terbatas, ada banyak strategi yang bisa anda terapkan untuk menghasilkan newsletter yang bernilai tinggi.

Mulailah dengan membuat konten newsletter anda sesuai dengan kebutuhan pembaca. Menawarkan informasi yang berguna, tidak hanya materi-materi penjualan yang tersirat. Sebagai contoh, beberapa tahun yang lalu, dengan newsletter shoeboxed, kami menemukan baris subject yang menawarkan fitur baru, produk gratis, dan cara-cara untuk menghemat uang memiliki 500% lebih tingkat click-to-open daripada yang rata-rata.

Selain itu, tawarkan setidaknya tiga sampai empat cerita yang bervariasi di newsletter anda, terkait dengan topic industry anda. Pada dasarnya, lemparlah jaring yang luas agar anda dapat menarik audiens sebanyak mungkin. Jika anda menjalankan blog tentang pajak, contohnya, anda harus memasukkan berita tentang potongan pajak, memilih akuntan, business expense, dan software pajak.

7. Pantau metric yang tepat dan segera mengujinya

Mungkin aspek yang paling penting dari newsletter anda termasuk semua upaya pada email anda adalah panel analisis. Kelihatannya jumlah item yang harus di pantau itu banyak sekali, tetapi coba anda lebih memperhatikan pada delivery, open, click-to-open, share/forward, spam complaint, dan tingkat unsubscribe.

setelah anda membuat baseline-nya, mulailah untuk menguji. Coba gunakan baris subject yang berbeda, ide artikel konten, dan gambar. Bahkan anda mungkin perlu untuk menguji HTML vs text email. Tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan system perbaikan dan peningkatan secara terus-menerus untuk membangun hubungan 1-to-1 dengan customer anda.

Itulah, 7 cara yang terbukti untuk membuat email marketing anda menjadi sangat efektif.

Dibanding dengan semua hype tentang social media dan SEO, email sepertinya bukan channel digital yang seksi  di era digital seperti sekarang. Tetapi coba anda berpikir tentang real estate digital yang anda miliki, yaitu daftar email anda, dan kenapa email tetap berada di ranking ROI yang paling tinggi. Sudah jelas kan bahwa kenapa email marketing sangat mendongkrak kemajuan bisnis anda.

Sumber : Kissmetrics

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *