Metrik Atau KPI Marketing Paling Penting Yang Harus Anda Pahami Dalam Bisnis Online

Jason Nazar, Founder Docstoc.com, online tools untuk UKM membagikan pandangannya tentang metriks atau KPI apa yang penting untuk startup atau bisnis online.

Metrik  untuk produk berbayar

Customer Acquisition Cost / Cost per Acquisition

Biaya akuisisi customer adalah biaya dasar dalam marketing untuk mendapat customer. Sebagai contoh, jika dibutuhkan U$1000 agar 500 orang mengunjungi situs melalui iklan di Google dan lima diantara orang ini membeli produk anda, berarti biaya akuisisi customer anda adalah $200 (U$1000/5). Biaya akuisisi customer adalah turunan dari biaya per klik (CPC) atau biaya untuk mendorong visitor ke aplikasi anda dan ke tingkat konversi anda. Dalam banyak kasus, sebelum suatu penjualan selesai, anda juga harus mengukur cost per lead (CPL) saat proses pembelian untuk mengumpulkan data tentang pengguna agar anda bisa memasarkan kembali produk anda kepada mereka.

Conversion Rate

Tingkat konversi adalah mengukur persentase orang yang berinteraksi dengan produk anda yang pada akhirnya membeli produk anda. Kuncinya adalah anda harus memaparkan setiap langkah dari saluran konversi (conversion funnel). Sebagai contoh:

  1. Berapa persen dari pengunjung situs anda yang pergi sebelum menjelajahi situs anda lebih dalam?
  2. Berapa persen pengunjung aplikasi anda yang mendaftar?
  3. Berapa persen pengguna yang terdaftar yang menambahkan barang ke shopping cart mereka atau mendaftar ke free trial subscription anda?
  4. Berapa persen orang yang telah menambahkan barangnya ke shopping cart atau yang mencoba free trial yang pada akhirnya membayar produk anda?

Lifetime Value

Lifetime Value adalah jumlah semua pembayaran yang anda harapkan untuk didapatkan dari customer selama mereka terus menggunakan produk anda atau terus berbelanja di situs anda. LTV  biasanya dikaitkan pada bisnis model subscription dengan pendapatan yang bisa diprediksi. Akan tetapi, LTV juga berfungsi sebagai average order value (AOV), dimana toko online anda menjual barang satu persatu; dalam kasus ini LTV adalah jumlah total yang diharapkan dari AOV (nilai order rata-rata). Produk seperti Netflix memiliki memiliki tingkat pembatalan yang rendah setiap bulannya dan LTV yang sangat tinggi dengan customer yang loyal yang terus aktif menggunakan produk mereka selama dua tahun atau bahkan lebih.

Net Promoter Score

Net Promoter Score adalah nilai untuk mengukur kualitas dari product experience. Dengan bertanya satu pertanyaan ini: “seberapa besar kemungkinan bahwa anda akan merekomendasikan [perusahaan x] ke teman anda?’ Dengan begini anda akan bisa menilai skor negatif atau positif yang menjelaskan seberapa senangnya orang terhadap layanan anda. Perusahaan seperti SurveyMonkey memiliki tool gratis untuk mengukur NPS anda.

Metrik untuk produk yang gratis

Traffic/Registered User/Engagement

KPI dasar dari produk digital yang gratis biasanya terdiri dari:

  • Traffic: jumlah pengunjung unik yang menggunakan produk anda dalam waktu yang ditentukan
  • Registered User: jumlah orang yang mendaftar untuk menggunakan layanan anda yang mana anda terus bisa memasarkan produk anda kepada orang-orang ini secara berkelanjutan
  • Engagement: ukuran seberapa besar dan sering penggunan terlibat dengan produk anda, biasanya diukur dengan “jumlah waktu mereka browsing di situs/aplikasi” dan “jumlah kunjungan rata-rata”.

Viral Co-Efficient

Ini adalah metrik yang paling penting dan ukuran yang sebenarnya dari seberapa cepat aplikasi anda akan tumbuh. VCE dinilai dari angka (biasanya bilangan desimal) pada suatu produk untuk menentukan berapa banyak penggunanya mendorong orang lain agar menggunakan aplikasi tersebut. VCE dengan nilai 0.5 berarti setiap pengguna mendorong orang lain agar menggunakan aplikasi itu sebesar 0.5. Jadi 100 pengguna pertama, akan mendorong pengguna lain untuk menggunakan aplikasi itu (100 pengguna pertama akan mendorong penambahan 50 pengguna baru, lalu 50 pengguna ini akan mendorong 25 penggunan baru, begitulah seterusnya). VCE dengan nilai satu ataupun lebih akan memiliki kekuatan yang sangat besar karena dalam teorinya, pengguna akan terus bertambah besar. Metrik ini sangat penting karena metrik ini adalah alat prediksi yang paling bagus untuk mengukur pertumbuhan.

Cost Per Visitor

Biaya per pengunjung mirip dengan CPC (biaya per klik). CPV adalah cara sederhana untuk mencari biaya dalam mendorong pengunjung ke produk gratis anda (search engine marketing, email, sosial media). Dalam banyak kasus, anda tidak akan memiliki budget untuk terus-menerus mendorong ribuan atau bahkan jutaan pengunjung ke suatu produk yang tidak menghasilkan pendapatan secara langsung. Tapi untuk pertama hal menghabiskan uang untuk marketing seperti ini memang harus dilakukan karena anda juga harus memvalidasi value dari produk anda. Pastikan anda memiliki cara dengan biaya yang rendah untuk mendorong traffic ke situs anda karena ini adalah hal penting pada peluncuran pertama anda.

Teruslah pantau metrik-metrik ini setiap hari ataupun setiap minggu dan lihatlah trennya mengarah  emana, nantinya anda akan tahu ke mana bisnis anda akan anda jalankan.

Sumber: wsj.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *