@Racunin Siap Meracuni Kamu Dengan Boys Toys

Beberapa hari ini beberapa rekan yang saya follow di Twitter meramaikan timeline dengan produk-produk aneh seperti charger engkol FTWhandphone darurat yang bisa hidup 15 tahunrompi anti panas yang berasal dari situs ecommerce boys toys racun.in.

Racun.in berawal dari keisengan Prasetyo Andy Wicaksono alias Praw dan beberapa teman di HoRepublik. “Kita paling senang dan rajin meracunin yang lain dengan gadget, tiket promo, dan boys toys lainnya”..

Setiap Praw dan rekan-rekan lagi ada trip ke luar, hampir selalu berhenti di toko gadget yang unik-unik. dan ia belum melihat toko serupa di Indonesia, kemungkinan besar karena urusan impor yang rumit. Sekitar awal Juli, Praw mendapatkan domain racun.in karena kesukaannya hunting domain unik..

Praw melihat peluang, belum banyak yang meng-expose boys toys yang mudah dibeli dan terjangkau, benchmarknya sendiri adalah Fab.com atau Fancy.com, “Tetapi di Fancy atau Uncrate, “racun” nya mahal, kadang tidak bisa dibeli (atau tidak terbeli), makanya di Racun.in ini saya mencoba bawa konsep untuk expose boys toys yang affordable, dan disukai oleh audiens Indonesia” ujarnya.
Racun.in baru berdiri kurang dari 2 minggu dan sifatnya masih berbentuk blog. kontributornya antara lain Praw dan beberapa teman di HoRepublik (Fachry BafadalAdrianusom Dedcak Uding, dan lainnya)

Sekarang yang di-expose oleh Racun.in masih berupa produk luar, yang bisa dibeli dan dikirimkan ke Indonesia, tapi masih dari toko lain. Racun.in belum di tahap menjual sendiri, tapi memiliki rencana untuk berafiliasi dengan online shop, manapun, bisa dari lokal atau luar.

Produk-produk yang diexpose adalah produk sekitar gadget, berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, kehidupan kantor, dan tiket promo. namun ke depannya akan membuka kolaborasi dengan pihak lain yang punya produk (bisa fisik, atau non fisik) yang bisa jadi bahan racun di Racun.in.
Target marketnya boys toys adalah laki-laki 20-45 tahun di kota dan terbiasa beli online untuk kekhilafannya.

HoRepublik sendiri seperti didefinisikan oleh Praw : “Tidak ada bentuk resmi sebenarnya, hanya sekumpulan orang yang suka kolaborasi bareng, membuat produk-produk digital”.

Background dari Praw sendiri adalah co founderLayangLayang Mobile, sebuah perusahaan pengembang aplikasi mobile yang terletak di Bandung. Di samping menjadi pengembang aplikasi mobile, Praw juga tertarik dengan industri digital secara umum, dan juga iseng melakukan hal-hal baru. Racunin adalah salah satu keisengannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *