Tidak Ada Rotan, Koran pun Jadi! Wawancara dengan Salam Rancage pada Peluncuran BosToko.com

Bukan cuma berbisnis tetapi juga memberdayakan

Salah satu UKM yang telah menggunakan aplikasi cloud Telkom Bostoko adalah Salam Rancage. Telkom Bostoko (Bisa online untuk semua toko) banyak digunakan oleh UKM untuk pengelolaan operasional bisnisnya karena memiliki fitur lengkap seperti modul pembelian, penjualan, persediaan, kasir (point of sale), akuntansi, multi cabang dan memiliki keunggulan harganya yang relatif murah dan cocok untuk UKM (Rp. 100 / transaksi , max.Rp.300 ribu per bulan) juga dibundling bersama koneksi internet Telkom Speedy Gratis.

Salam Rancage sebagai salah satu UKM yang menggunakan aplikasi cloud Telkom Bostoko adalah UKM daur ulang asal Bogor, yang mendaur ulang bermacam-macam sampah baik plastik, botol maupun kertas. UKM ini didirikan oleh Ibu Tri Permana Dewi pada tahun 2012. Selain membuat kerajinan, Salam Rancage juga membuat berbagai produk-produk lain seperti tas, keranjang baju, tas laptop,dll. Karyawan salam Rancage terdiri dari 6 orang, dan selain karyawan-karyawan ini Salam Rancage juga memberdayakan ibu-ibu di daerahnya untuk turut membuat produk-produk  Salam Rancage yang berjumlah 60 orang.

Apa saja tantangan dalam menjalankan bisnis ini ?

Tantangan pada bisnis daur ulang ini adalah kinerja pembuat produk yang tidak stabil (naik turun) karena si pembuat tidak terikat kontrak kerja, maka kita (Salam Rancage) sebagai pemberdaya harus terus menyemangati para ibu-ibu yang diberdayakan agar tetap bekerja dengan baik dan stabil. Produk yang dihasilkan Salam Rancage membawa dua pesan, yang pertama pesan lingkungan dan yang kedua pesan pemberdayaan. Dua hal inilah yang kita “kejar”. Dampak dari bisnis ini juga sudah terasa, terutama di lingkungan mereka setelah muncul bisnis ini lingkungan mereka (ibu-ibu pembuat) menjadi lebih bersih dan sehat.

Apa tips dan trik supaya Salam Rancage bisa terus tumbuh di tengah persaingan ?

Yang terpenting dalam menjalani bisnis ini adalah menjaga kualitas. Kualitas harus bagus dan dipertahankan, meskipun produk ini berbahan dasar sampah dan produk daur ulang, kita tidak ingin orang membeli hanya atas dasar kasihan atau hanya untuk kampanye lingkungan, tapi membeli karena mereka suka. Itulah yang kita tekankan pada ibu-ibu. Mereka harus membuat sungguh-sungguh, sepenuh hati, pantas dijual dan dibeli. Dari sampah-sampah ini telah dihasilkan 100 item, mulai dari mangkok kecil hingga keranjang cucian yang besar (60cm) yang terbuat dari koran yang di daur ulang.

Apa saja strategi penjualan Salam Rancage ?

Untuk melakukan penjualan kami memiliki gallery sekaligus tempat workshop, setiap hari Jumat kita berjualan di CIFOR (Center for International Forestry Research), pada pameran-pameran, bazaaronline shop, serta social media. Dalam mengelola stock cukup mudah, karena produk kita bukan produk konsumsi. Hanya saja inventory kadang kala agak bertumpuk. Omzet  Salam Rancage dalam satu bulan sudah mencapai 15 juta rupiah, range harga untuk produk-produk yang dijual mulai dari Rp. 5.000 hingga Rp. 400.000 dan untuk ibu-ibu pemberdayaan kita telah membuat suatu sistem tabungan. Jadi, setelah mereka menghasilkan suatu produk, jasa mereka dibayarkan dalam bentuk tabungan yang bisa mereka ambil saat akhir bulan atau ketika mereka membutuhkannya.

Bagaimana pendapat tentang Bostoko ?

Salam Rancage telah menggunakan Bostoko dalam pengelolaan operasional sehari-hari. Berbagai kemudahan sudah dirasakan, salah satunya kemudahan dalam menghitung stock produk saat pameran yang bersamaan dengan penjualan di toko. Kita bisa mengetahui berapa sisa stock yang masih ada secara online dan kita juga bisa mengetahui dan memonitor berapa banyak penjualan di kota-kota lain. Dan banyak keuntungan-keuntungan lainnya dalam menggunakan Bostoko, selain kemudahan dalam mengelola stock, pemakaian Bostoko juga terjangkau dan sangat bermanfaat dalam membantu jalannya bisnis Salam Rancage, perusahaan daur ulang ini juga sudah memiliki website yaitu salamrancage.com.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *